Indomobil Bangun Ekosistem EV Di Bandung, Bukan Cuma Jual Mobil Listrik

Author: Qoo Media

Indomobil Group mulai menempatkan ekosistem kendaraan listrik sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan Indomobil Expo Bandung 2026. Pameran ini tidak hanya menampilkan mobil dan motor listrik, tetapi juga menonjolkan dukungan pembiayaan, layanan purna jual, jaringan dealer, dan integrasi infrastruktur pengisian daya.

Langkah itu terlihat dari konsep pameran bertajuk “EVperience” yang digelar pada 23–31 Mei 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung. Indomobil menyebut acara ini sebagai cara untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman kendaraan listrik yang lebih dekat dengan kebutuhan mobilitas urban.

Deretan model listrik dan kesempatan mencoba langsung

Di area pameran, Indomobil menghadirkan berbagai merek kendaraan listrik, mulai dari Changan, Citroën, GAC AION, Maxus, Volkswagen, hingga Indomobil eMotor untuk kategori roda dua. Sejumlah model yang tampil antara lain AION V, AION UT, Hyptec HT, Changan Lumin, Changan Deepal S07, Citroën eC3, Maxus MIFA 9, Maxus MIFA 7, Volkswagen ID. Buzz, serta lini Indomobil eMotor.

Pengunjung juga bisa mencoba kendaraan secara langsung melalui sesi test drive dan test ride selama pameran berlangsung. Aktivitas ini ditujukan agar calon konsumen merasakan karakter berkendara kendaraan listrik, termasuk kenyamanan kabin dan efisiensi energi untuk penggunaan harian.

Skema kepemilikan dibuat lebih mudah

Indomobil turut menawarkan berbagai program kepemilikan kendaraan listrik selama pameran. Skema yang disiapkan mencakup uang muka mulai 10 persen, bunga 0 persen hingga tenor lima tahun, pilihan pembiayaan sampai tujuh tahun, serta program loyalitas dan lucky dip.

Strategi ini memperlihatkan bahwa perusahaan tidak hanya mendorong minat lewat produk, tetapi juga lewat kemudahan akses pembelian. Dengan begitu, hambatan awal konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik diharapkan bisa lebih kecil.

Fokus ke layanan dan jaringan setelah pembelian

Di sisi lain, Indomobil menyatakan terus memperkuat jaringan dealer dan layanan purna jual di berbagai kota besar, termasuk Bandung dan wilayah Jawa Barat. Kehadiran jaringan tersebut disebut penting untuk menjaga pengalaman kepemilikan kendaraan listrik dalam jangka panjang.

CEO Indomobil Dealership Group, Santiko Wardoyo, menegaskan bahwa pendekatan perusahaan terhadap kendaraan listrik tidak berhenti pada produk. Ia menilai transisi menuju kendaraan listrik juga berkaitan dengan kesiapan ekosistem dan rasa percaya diri konsumen saat menggunakannya untuk mobilitas sehari-hari.

“Kami terus memperkuat dukungan layanan, jaringan dealer, hingga pengalaman kepemilikan kendaraan listrik secara menyeluruh. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan mobilitas, dengan melihat langsung berbagai kemudahan dan manfaat yang kini sudah tersedia,” ujar Santiko dalam keterangan tertulis, dikutip Ahad, 24 Mei 2026.

Infrastruktur pengisian daya ikut menjadi sorotan

Indomobil juga menyoroti perkembangan infrastruktur kendaraan listrik di Jawa Barat sebagai bagian dari konteks pasar yang terus tumbuh. Data PLN mencatat hingga akhir 2025 terdapat lebih dari 300 titik SPKLU di Jawa Barat, termasuk sekitar 27 titik di wilayah Bandung Raya.

PLN juga baru meresmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, bertepatan dengan penyelenggaraan Indomobil Expo Bandung. Kehadiran infrastruktur ini menjadi elemen penting dalam upaya memperluas penggunaan kendaraan listrik di tengah kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin tinggi.

Terbaru