Firefly, merek kecil listrik milik Nio, baru saja menembus tonggak 60.000 pengiriman kendaraan. Pencapaian ini datang kurang dari dua bulan setelah Firefly mencapai 50.000 unit pada 29 Maret.
Lonjakan itu menunjukkan laju adopsi yang cepat untuk brand yang baru meluncurkan model pertamanya sekitar 13 bulan lalu. Di tengah persaingan pasar yang ketat, Firefly terus diposisikan sebagai mobil kecil boutique yang menyasar kebutuhan komuter perkotaan.
Tonggak 60.000 unit juga menempatkan Firefly sebagai salah satu penggerak pertumbuhan penting di dalam grup Nio. Pada April, Firefly mengirim 4.980 kendaraan dan menyumbang 16,96% dari total pengiriman Nio Inc sebesar 29.356 unit.
Pembaruan software untuk mobil lama
Menjelang pencapaian itu, Firefly merilis pembaruan perangkat lunak besar lewat Aster 1.5.0. Upgrade OTA ini menaikkan daya puncak motor Firefly EV versi lama dari 105 kW menjadi 120 kW atau 161 hp.
Perubahan tersebut memangkas akselerasi 0-100 km/jam menjadi 7,9 detik. Dengan pembaruan gratis ini, performa model lama disamakan dengan Firefly EV versi penyegaran yang meluncur pada April.
Harga jual penuh model refreshed itu tetap 119.800 yuan, atau sekitar $17.623, sama seperti pendahulunya. Jika memilih skema BaaS atau battery as a service, harga awal turun menjadi 79.800 yuan dengan biaya sewa baterai bulanan 399 yuan.
Arah baru lewat stasiun tukar baterai generasi kelima
Selain peningkatan performa, update Aster 1.5.0 juga menambah fitur swap station parking assist. Fitur ini membantu pengemudi memarkir kendaraan secara otomatis ke dalam stasiun tukar baterai generasi kelima milik Nio yang akan datang.
Nio berencana membangun lima hingga 10 stasiun perintis generasi kelima antara Mei dan Juni. Setelah itu, perusahaan menargetkan pembangunan infrastruktur skala lebih besar pada Juli dan Agustus.
Stasiun baru itu mengusung arsitektur dasar yang dirombak total agar cocok dengan wheelbase Firefly yang lebih pendek. Hal ini penting karena saat ini mobil Firefly belum mendukung 3.857 stasiun tukar baterai Nio yang sudah ada.
Strategi pasar dan ekspansi luar negeri
Percepatan pengiriman Firefly juga terjadi saat perusahaan berupaya memperkuat posisi pasar di tengah kompetisi yang sengit. Brand ini sudah menjadi pionir Nio untuk masuk ke pasar internasional, termasuk sejumlah negara Eropa serta pasar setir kanan seperti Thailand dan Singapura.
Data pengiriman bulanan menunjukkan Firefly mengirim 2.807 unit pada Januari, 2.657 unit pada Februari, dan 6.119 unit pada Maret. Pada April, pengiriman sedikit melandai 18,61% dibanding Maret, tetapi tetap berada di level yang cukup tinggi untuk menopang momentum pertumbuhan.
Di sisi lain, Nio main brand juga mengumumkan pengiriman ES8 generasi ketiga ke-110.000. SUV listrik besar dengan margin kotor tinggi itu ikut membantu perusahaan menjaga tren profitabilitas pada kuartal pertama.
Nio kini menyiapkan dorongan penjualan lanjutan lewat peluncuran SUV flagship ES9 pada 27 Mei. Perusahaan juga mempercepat kontribusi model baru dari sub-brand Onvo, sambil mempertahankan target pengiriman kuartal kedua di kisaran 110.000 hingga 115.000 unit.
