CATL Luncurkan Ekosistem Swap Baterai Truk Ringan Pertama di China, Isi Daya 120 Detik

CATL resmi meluncurkan ekosistem penukaran baterai standar pertama di China untuk truk ringan bersama operator logistik DST. Langkah ini menandai dorongan baru perusahaan baterai raksasa itu untuk membawa model battery swap masuk lebih dalam ke transportasi distribusi urban.

Bukan hanya sekadar proyek percontohan, model ini sudah masuk operasi logistik perkotaan setelah batch pertama truk ringan dengan baterai swap standar dikirimkan. CATL menyebut sistem tersebut memakai model Choco-swap yang membutuhkan hanya 120 detik untuk mengisi ulang energi kendaraan.

Target besar di Greater Bay Area

CATL dan DST berencana mengoperasikan 5.000 truk ringan battery swap di sebuah zona ekonomi di China selatan hingga akhir 2026. Di kawasan Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area, proyek ini diproyeksikan menjadi klaster operasi penukaran baterai distribusi urban standar terbesar di negara itu.

Perusahaan juga menyiapkan ekspansi jaringan stasiun pendukung di kawasan yang sama. Saat ini sudah ada 31 stasiun battery swap untuk truk ringan, dan jumlah itu ditargetkan naik menjadi 140 pada akhir tahun dengan fokus pada jalur utama berkecepatan tinggi serta node distribusi logistik.

Efisiensi waktu dan biaya jadi andalan

CATL menyebut sistem ini mampu memangkas lebih dari 2.000 jam waktu pengisian energi selama siklus hidup kendaraan delapan tahun. Dalam periode yang sama, biaya pengisian energi disebut hanya sekitar setengah dari truk ringan berbahan bakar fosil.

Kombinasi waktu singkat dan biaya lebih rendah menjadi alasan utama mengapa model ini diposisikan untuk armada distribusi perkotaan. Untuk operator logistik, penghematan waktu berhenti di stasiun bisa berdampak langsung pada ritme pengiriman harian.

Stasiun standar untuk kendaraan niaga dan penumpang

Stasiun penukaran yang dipakai bersifat modular dan dirancang melayani kendaraan penumpang sekaligus truk dengan wheelbase 2,7 meter hingga 3,75 meter. Infrastruktur itu juga kompatibel dengan baterai CATL 25# dan 35#, sehingga memungkinkan interoperabilitas antara kendaraan penumpang dan komersial.

Fitur interoperabilitas ini penting karena mengurangi kebutuhan membangun sistem terpisah untuk tiap jenis kendaraan. Dengan model standar, CATL tampak ingin membangun jaringan yang lebih luas dan lebih mudah direplikasi ke wilayah lain.

Langkah awal menuju ekspansi nasional

CATL, anak usahanya Contemporary Amperex Energy Service Technology atau CAES, dan DST akan bersama-sama menempatkan 5.000 truk ringan standar battery swap di Greater Bay Area hingga akhir 2026. Perusahaan menyebut operasi itu akan menjadi basis promosi ke tingkat nasional.

Ekspansi ini juga sejalan dengan target jangka panjang CATL di bisnis battery swap. Perusahaan menargetkan pembangunan akumulatif lebih dari 3.000 stasiun penukaran untuk mobil penumpang dan truk ringan pada 2026, dengan sasaran jangka panjang mencapai 30.000 stasiun.

Dorongan dari bisnis kendaraan komersial yang lebih luas

Di segmen truk berat, CATL juga terus memperluas strategi elektrifikasi. Bulan lalu, perusahaan menjalin kemitraan elektrifikasi logistik trunk dengan STO Express, dan pada rute 400 kilometer Shanghai ke Ningbo, truk listrik berat disebut menghemat energi 0,8 yuan atau 0,12 dolar AS per kilometer dibandingkan kendaraan bahan bakar konvensional.

Unit bisnis Qiji Energy milik CATL juga menargetkan pembangunan kumulatif 900 stasiun battery swap truk berat pada 2026. Selain itu, perusahaan baru-baru ini menandatangani kesepakatan perencanaan jaringan battery swap taksi dengan Guangzhou Public Transport Group.

Dengan ekosistem standar untuk truk ringan kini sudah berjalan, CATL memperlihatkan bahwa model battery swap bukan lagi terbatas pada kendaraan penumpang. Fokus berikutnya tampak jelas: memperluas infrastruktur, menekan biaya operasional, dan membangun jaringan yang bisa dipakai lintas segmen kendaraan.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button