
Chery mengambil langkah yang cukup jelas untuk menjaga laju ekspansi globalnya di tengah pelemahan merek Exeed di China. Salah satu sinyal terbarunya muncul lewat penyegaran Omoda C9 model 2027, yang di pasar China dijual sebagai Exeed Yaoguang.
Langkah ini menjadi menarik karena Omoda kini diposisikan sebagai ujung tombak pasar internasional bersama Jaecoo. Di saat yang sama, Exeed justru menghadapi penurunan penjualan bulanan sebesar 60 hingga 70 persen secara tahunan di pasar domestik China.
Tekanan di pasar dalam negeri
Data China EV Datatracker menunjukkan Exeed hanya mengirimkan 1.504 unit pada April 2026. Sepanjang 2025, total penjualan merek ini tercatat 53.056 unit, sebuah angka yang memperlihatkan tantangan besar di pasar asalnya.
Kondisi tersebut membuat Chery semakin agresif memanfaatkan merek Omoda untuk pasar global. Penyegaran C9 menjadi bagian dari strategi itu, dengan fokus pada pembaruan produk, tambahan fitur, dan penegasan posisi SUV ini di segmen menengah.
Pembaruan Omoda C9 2027
Melansir CarNewsChina, Omoda C9 pertama kali diperkenalkan pada 2023 sebagai SUV bermesin pembakaran internal. Setahun kemudian, Chery menambah varian plug-in hybrid C9 C-DM untuk memperluas pilihan konsumen.
Untuk model 2027, Chery memberi perubahan kosmetik ringan dan menghadirkan Night Edition untuk varian bensin. Paket ini mencakup ban Michelin, kaliper rem merah, pelek abu-abu gelap, dan lapisan atap suede hitam.
Pada sisi kabin, Chery mengklaim kualitas udara interior meningkat lewat konsep “empat nol”. Konsep tersebut merujuk pada nol formaldehida, nol bau, nol alergen, dan nol benzena.
Fokus pada keselamatan dan teknologi mesin
Di bagian struktur, lebih dari 85 persen sasis kini menggunakan baja berkekuatan tinggi. Chery juga menyebut atap kendaraan mampu menahan beban hingga 10 ton, sebuah klaim yang menegaskan arah pengembangan pada aspek keselamatan.
Varian plug-in hybrid Omoda C9 memakai mesin turbo 1,5 liter yang dipadukan motor listrik depan. Kombinasi itu menghasilkan tenaga gabungan 265 kW atau 355 hp.
Model PHEV ini menggunakan baterai LFP 19,5 kWh. Dengan baterai tersebut, jarak tempuh listrik murni menurut siklus CLTC mencapai 120 kilometer.
Chery juga menyebut pengisian cepat DC dari 30 persen ke 80 persen bisa selesai dalam 17 menit. Selain PHEV, Omoda C9 masih ditawarkan dengan mesin bensin turbo 2 liter bertenaga 192 kW atau 257 hp yang dipasangkan transmisi otomatis kopling ganda tujuh percepatan.
Harga dan posisi pasar
SUV ini dipasarkan dengan rentang harga 124.900 yuan hingga 139.900 yuan. Jika mengacu pada keterangan yang disertakan, banderol itu setara sekitar Rp282 juta hingga Rp316 juta.
Di tengah tekanan pada Exeed di China, pembaruan Omoda C9 menunjukkan bagaimana Chery mencoba menjaga momentum lewat merek yang lebih relevan secara global. Kombinasi desain yang diperbarui, opsi mesin ganda, dan fokus pada fitur keselamatan menjadi bekal utama SUV ini di pasar yang makin kompetitif.









