Lebih Dari 60 Merek Siap Turun Ke GIIAS 2026, Ada 5 Pendatang Baru Yang Bikin Peta Berubah

GIIAS 2026 dipastikan menjadi panggung besar bagi merek-merek otomotif baru yang ingin tampil di Indonesia. Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show itu akan digelar pada 29 Juli-9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang.

Gelombang merek yang masuk menunjukkan minat tinggi terhadap pasar otomotif nasional. Hingga Mei 2026, lebih dari 60 merek otomotif global telah mengonfirmasi keikutsertaan, mulai dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, sepeda motor, karoseri, hingga ratusan merek industri pendukung.

Deretan merek baru yang mencuri perhatian

Di segmen kendaraan penumpang, nama-nama yang akan tampil mencakup Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, Icar, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leap Motor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, dan Xpeng.

Dari daftar itu, BAW, Changan, iCar, Leap Motor, dan Farizon tercatat sebagai merek yang akan pertama kali mengikuti GIIAS. Kehadiran pendatang baru ini menjadi salah satu daya tarik utama karena memperkaya pilihan merek global yang bersaing di pasar Indonesia.

Segmen komersial, motor, dan karoseri ikut ramai

Bukan hanya mobil penumpang, kendaraan komersial juga akan diisi DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Kehadiran lini ini menegaskan bahwa GIIAS 2026 tidak hanya menyasar pasar ritel, tetapi juga kebutuhan logistik dan bisnis.

Di sektor roda dua, pengunjung akan menemukan Alva, Astra Honda Motor, Can-am, Exotic, Harley Davidson, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Sementara itu, empat merek karoseri yang dipastikan hadir ialah Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem.

Optimisme industri ikut mewarnai pameran

Penyelenggara menilai GIIAS 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong industri otomotif Indonesia terus bergerak maju. Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menyebut tren penjualan dan ekspor saat ini menunjukkan daya tahan sekaligus potensi pertumbuhan yang masih besar.

Putu juga menilai masuknya merek-merek baru ke pasar Indonesia merupakan catatan positif. Menurut dia, kehadiran mereka menjadi indikator kuat bahwa industri otomotif di dalam negeri terus berkembang.

Ia menambahkan, GIIAS 2026 diharapkan menjadi motor penggerak yang memberi dorongan lebih besar bagi pasar otomotif. Gaikindo ingin menghadirkan inovasi teknologi terbaru langsung kepada masyarakat agar gairah pasar ikut terdorong.

Pasar domestik dan ekspor sama-sama tumbuh

Data terbaru Gaikindo menunjukkan penjualan wholesales pada April 2026 naik 55 persen secara tahunan menjadi 80.776 unit. Secara kumulatif sepanjang Januari hingga April 2026, total penjualan otomotif Indonesia mencapai 289.787 unit atau tumbuh 12,5 persen.

Di sisi ekspor, pengiriman mobil Completely Built Up (CBU) pada April 2026 mencapai 159.662 unit dan naik 10,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ekspor kendaraan Completely Knocked Down (CKD) juga meningkat 76,4 persen pada April 2026 dengan total 25.791 set.

Kombinasi pertumbuhan pasar domestik, ekspor yang positif, dan masuknya banyak merek baru membuat GIIAS 2026 dipandang sebagai ajang penting bagi industri otomotif nasional. Pameran ini juga menjadi barometer untuk melihat seberapa besar persaingan merek global akan berkembang di Indonesia dalam waktu dekat.

Source: www.cnnindonesia.com
Terkait