All New Pajero Bangkit Lagi, Mitsubishi Siapkan SUV Off-Road Sejati Akhir 2026

Mitsubishi Pajero kembali jadi sorotan setelah muncul kabar soal model generasi kelima yang disebut bakal meluncur pada musim gugur ini. Informasi itu langsung memancing perhatian karena Pajero lama sudah lama absen, sementara namanya masih kuat sebagai SUV besar yang identik dengan ketangguhan.

Kehadiran teaser baru ikut memperkuat spekulasi tersebut. Kali ini, Mitsubishi disebut menampilkan siluet dan detail headlamp yang terlihat lebih jelas, dengan bahasa desain yang sekilas mengarah ke nuansa Destinator dan Xforce.

Pajero yang lama hilang dari pasar

Pajero sendiri sudah tidak diproduksi sejak 2021. Setelah itu, Pajero Sport menjadi penerus yang paling dekat, meski keduanya merupakan model yang berbeda karena Pajero hadir dengan dimensi lebih bongsor.

Nama Pajero punya sejarah panjang di pasar global. Model ini pertama kali dijual pada 1981 dan sudah menemani konsumen selama sekitar empat dekade sebelum akhirnya dihentikan.

Rekam jejaknya juga kuat di dunia reli. Dua tahun setelah debut, Pajero turun ke Dakar Rally dan mengoleksi 12 kemenangan, termasuk 7 kemenangan beruntun.

Generasi kelima, platform baru, dan fokus pada karakter off-road

Kabar kembalinya Pajero mengarah pada model generasi kelima. Mitsubishi disebut akan membangunnya di atas platform ladder frame seperti Triton, tetapi dengan penyesuaian pada suspensi depan-belakang dan kabin.

Arah pengembangan itu menunjukkan karakter yang tetap dipertahankan. Model ini diposisikan sebagai “SUV off-road sejati”, sesuai identitas Pajero sebagai kendaraan tangguh di berbagai medan.

Sejumlah detail penting masih belum dibuka. Mitsubishi belum mengungkap fitur, mesin, maupun spesifikasi lengkap, tetapi persiapan akhir disebut sudah berjalan karena peluncuran dikabarkan tinggal menunggu waktu.

Desain lebih modern, tapi tetap kekar

Teaser terbaru memperlihatkan ubahan pada area pencahayaan depan. Desain headlamp baru itu disebut punya kemiripan dengan Destinator atau Xforce, namun tampil lebih kaku agar cocok dengan bodi yang lebih besar dan berotot.

Pendekatan desain tersebut menarik karena Pajero berada di segmen yang mengandalkan kesan gagah. Dengan ukuran yang lebih bongsor dibanding Pajero Sport, tampilan baru itu dinilai harus menjaga aura premium sekaligus tetap fungsional.

Pajero dan peluangnya di Indonesia

Pajero juga punya jejak di Indonesia, meski terbatas. Model yang pernah dijual di sini adalah generasi keempat, dan itu pun hanya varian Super Exceed.

Setelah Pajero dihentikan, Mitsubishi mengisi ruangnya dengan Pajero Sport. Model itu meluncur pada 2016, awalnya diimpor dari Thailand sebelum dirakit lokal setahun kemudian.

Hingga kini, Pajero Sport masih jadi andalan Mitsubishi di segmen SUV ladder frame. Model itu berhadapan langsung dengan Toyota Fortuner yang menjadi rival utamanya di pasar.

Jika Pajero generasi baru benar-benar dibawa ke Indonesia, posisinya akan berada di atas Pajero Sport. Namun, skenario itu juga berarti Mitsubishi harus menempatkannya di ranah yang lebih dekat dengan Toyota Land Cruiser.

Pasar SUV Mitsubishi di Indonesia sudah makin ramai

Saat ini Mitsubishi menjual empat SUV di Indonesia, yaitu Pajero Sport, Xforce, Destinator, dan Xpander Cross. Dari daftar itu, Destinator menjadi model SUV paling baru dan mendapat sambutan baik karena hadir sebagai SUV 7-seater.

Pajero sendiri masih punya daya tarik kuat sebagai nama legendaris. Karena itu, kemunculan versi baru bisa saja menarik perhatian konsumen, terutama jika Mitsubishi benar-benar menempatkannya sebagai SUV yang lebih tinggi dari Pajero Sport.

Meski begitu, jalan menuju pasar Indonesia belum tentu mulus. Mitsubishi disebut belum ingin menyasar segmen yang lebih premium, sehingga peluang Pajero baru masuk ke sini masih menyisakan tanda tanya.

Source: ridertua.com

Berita Terkait

Back to top button