
BYD Atto 2 hadir sebagai crossover listrik kompak yang menarik perhatian karena memadukan desain khas, performa memadai, dan jarak tempuh yang cukup panjang untuk penggunaan harian. Model ini diposisikan di bawah BYD Atto 3 dan dikenal di pasar Tiongkok dengan nama BYD Yuan Up.
Daya tarik utamanya ada pada klaim jarak tempuh hingga 463 km untuk penggunaan dalam kota dalam sekali pengisian penuh. Di saat yang sama, mobil ini juga membawa identitas desain Dragon Face serta paket fitur kabin yang biasanya dicari pembeli SUV listrik modern.
Di pasar global, BYD Atto 2 dipasarkan sebagai crossover EV entry-level. Kisaran harganya disebut mulai 29.000 USD hingga 35.000 USD, tergantung tipe seperti Dynamic atau Premium serta regulasi di masing-masing negara.
Untuk pasar Indonesia, harga resmi dari PT BYD Motor Indonesia masih dinantikan. Karena itu, perhatian publik saat ini tertuju pada spesifikasi dan posisi produk ini di tengah persaingan kendaraan listrik yang makin ramai.
Desain luar yang jadi pembeda
Secara tampilan, BYD Atto 2 mengusung bahasa desain Dragon Face yang sudah menjadi ciri banyak model BYD. Sentuhan ini digarap dengan pendekatan modern dan futuristik, namun tetap menonjolkan kesan tegas pada wajah depan mobil.
Bagian fasia depan menampilkan lampu utama LED yang tajam. Area tengahnya dipadukan dengan panel hitam semi-tertutup horizontal yang memperkuat karakter khas mobil listrik.
Di sisi samping, garis bodi dibuat lebih dinamis lewat pilar C bergaya floating roof. Sementara bagian belakang memakai lampu LED melintang dengan motif Chinese Knot yang memberi identitas visual kuat saat malam hari.
Secara dimensi, mobil ini punya panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi 1.675 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.620 mm, ukuran yang menempatkannya di segmen SUV kompak untuk kebutuhan keluarga kecil maupun mobilitas perkotaan.
Kabin modern dan fitur fungsional
Masuk ke interior, BYD Atto 2 menampilkan kabin dengan pendekatan minimalis. Material vegan leather digunakan di berbagai area untuk memberi kesan lebih modern sekaligus selaras dengan karakter mobil listrik.
Pusat perhatian ada pada layar hiburan touchscreen 12,8 inci. Layar ini bisa berputar otomatis ke posisi landscape maupun portrait, salah satu ciri yang cukup dikenal dari produk BYD.
Di depan pengemudi terdapat panel instrumen digital 8,8 inci. Kemudinya menggunakan model D-shaped yang dirancang untuk memberi kesan ergonomis saat berkendara.
Untuk menunjang kenyamanan harian, BYD Atto 2 sudah dilengkapi panoramic sunroof. Mobil ini juga membawa wireless charging 50W dan teknologi Vehicle-to-Load atau V2L untuk menyalurkan listrik ke perangkat elektronik eksternal.
Kapasitas bagasinya tercatat 380 liter. Saat kursi belakang dilipat, ruang angkutnya bisa meluas hingga 1.320 liter, memberi nilai tambah untuk kebutuhan membawa barang lebih banyak.
Performa dan baterai
BYD Atto 2 dibangun di atas e-Platform 3.0. Platform ini dipadukan dengan teknologi Cell-to-Body dan penggunaan baterai LFP Blade Battery yang menjadi andalan BYD.
Motor listriknya menggerakkan roda depan dengan tipe permanent magnet synchronous. Tenaga puncaknya mencapai 130 kW atau sekitar 174 HP, sementara torsinya 290 Nm.
Dengan angka tersebut, akselerasi 0 hingga 100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam 7,9 detik. Karakter ini membuatnya cukup lincah untuk kebutuhan berkendara di area perkotaan maupun jalan raya.
Soal efisiensi, jarak tempuh dalam kota diklaim bisa mencapai 463 km. Untuk pengujian global dengan standar WLTP, angka yang dicatat berada di kisaran 345 km hingga 410 km, tergantung varian kapasitas baterai yang digunakan, dengan opsi hingga 51,3 kWh.
Pengisian cepat DC pada mobil ini mendukung daya maksimal 82 kW. Fitur ini penting untuk pengguna yang mengutamakan waktu isi ulang lebih singkat saat bepergian.
Harga global dan posisi di pasar
Dengan spesifikasi tersebut, BYD Atto 2 ditempatkan sebagai salah satu SUV listrik yang relatif ekonomis di kelasnya pada pasar internasional. Kombinasi desain, fitur kabin, dan performa menjadi alasan model ini mulai banyak diperhatikan.
Kisaran harga 29.000 USD sampai 35.000 USD menunjukkan bahwa BYD mencoba menempatkan Atto 2 sebagai pilihan lebih terjangkau dibanding model yang lebih tinggi di lini mereka. Di sisi lain, posisi ini juga membuka peluang bagi Atto 2 untuk menjangkau konsumen yang ingin naik ke mobil listrik tanpa masuk ke segmen harga yang terlalu tinggi.
Di Indonesia, belum ada pengumuman resmi terkait skema harga. Namun, dengan ukuran kompak, desain Dragon Face, fitur modern, dan klaim jarak tempuh hingga 463 km untuk penggunaan kota, BYD Atto 2 punya modal kuat untuk menarik perhatian calon pembeli SUV listrik.









