Warga Depok yang mencari info CFD hari ini perlu memperhatikan satu hal menarik di pelaksanaan terbaru: kegiatan ini bukan hanya dipakai untuk olahraga, tetapi juga diwarnai aksi pungut sampah di area car free day. Aktivitas tersebut menambah fungsi CFD sebagai ruang publik yang mendorong kepedulian lingkungan, bukan sekadar tempat berolahraga pada akhir pekan.
Pemerintah Kota Depok kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day pada Minggu (7/6/2026). Agenda rutin ini diharapkan menjadi ruang interaksi warga sekaligus membantu menekan polusi udara di Kota Belimbing.
Lokasi dan jam CFD Depok
Pelaksanaan CFD masih dipusatkan di sepanjang Jalan Margonda Raya. Titik penyekatan dimulai dari Simpang Juanda hingga Putaran Jalan Dahlia dan Jalan Arif Rahman Hakim.
Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan utama tersebut ditutup sementara untuk seluruh kendaraan bermotor. Sterilisasi jalur dilakukan selama tiga jam, mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB.
Selain di koridor utama Margonda, lokasi pelaksanaan CFD Depok juga mencakup Boulevard Grand Depok City atau Jalan Citayam–KSU. Kedua titik itu sama-sama berlangsung pada pukul 06.00–09.00 WIB.
Tanpa lalu lalang kendaraan bermotor, warga memanfaatkan ruas jalan untuk beragam kegiatan. Jalan Margonda digunakan untuk bersepeda, jalan santai, jogging, hingga senam bersama keluarga.
Ada aksi pungut sampah
Di tengah kegiatan olahraga dan rekreasi, CFD Depok kali ini juga diisi aksi bersih-bersih lingkungan. Warga memanfaatkan momentum car free day untuk turun ke jalan dan memungut sampah.
Akun Instagram cfdmargonda menyampaikan ajakan agar kepedulian iklim dimulai dari tindakan sederhana. Bentuknya antara lain turun ke jalan, memungut sampah, dan menjaga lingkungan bersama.
Kehadiran aksi pungut sampah membuat CFD memiliki pesan yang lebih luas. Kegiatan ini tidak hanya memberi ruang bagi warga untuk bergerak aktif, tetapi juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan area publik yang dipakai bersama.
Dalam konteks kota dengan mobilitas tinggi seperti Depok, pesan itu menjadi relevan. Jalan yang biasanya padat kendaraan berubah menjadi ruang bersama yang bebas asap knalpot dan dapat dipakai untuk kegiatan komunitas yang lebih ramah lingkungan.
Dampak ke lalu lintas dan pengalihan arus
Karena penutupan dilakukan di salah satu ruas utama kota, pengendara perlu mengantisipasi perubahan arus lalu lintas. Dinas Perhubungan Kota Depok telah menyiagakan personel serta menyiapkan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Pengalihan arus diterapkan agar mobilitas masyarakat di luar area CFD tetap berjalan lancar. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan di sekitar titik pelaksanaan.
Petugas gabungan juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi pengendara dari arah Sawangan, Citayam, Kartini, maupun kawasan Universitas Indonesia yang hendak menuju Margonda dan Juanda. Rekayasa ini diharapkan menjaga kelancaran arus di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
Bagi warga yang tidak mengikuti CFD, informasi ini penting karena Jalan Margonda merupakan salah satu jalur sibuk di Depok. Penutupan selama tiga jam pada pagi hari dapat memengaruhi waktu tempuh dan pilihan rute perjalanan.
Ruang publik dan perputaran ekonomi
CFD Depok juga menjadi ruang perputaran ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Di sepanjang koridor kegiatan, tampak berbagai lapak pedagang yang menjajakan aneka produk kepada pengunjung.
Jenis dagangan yang hadir cukup beragam. Warga bisa menemukan pakaian, perlengkapan rumah tangga, kuliner, hingga bahan makanan segar.
Kehadiran pedagang memberi warna tersendiri pada suasana car free day. Di satu sisi, warga mendapat ruang berolahraga dan berinteraksi, sementara di sisi lain pelaku usaha memperoleh peluang transaksi dari tingginya aktivitas masyarakat pada pagi hari.
Pada pelaksanaan sebelumnya, suasana CFD Depok sempat terpantau sepi dengan minim warga berjualan dan berolahraga. Karena itu, aktivitas yang lebih beragam pada agenda kali ini menjadi perhatian tersendiri, terutama dengan adanya kegiatan bersih-bersih lingkungan yang menambah daya tarik acara.
CFD Depok tetap menjadi agenda yang memadukan fungsi kesehatan, lingkungan, dan ekonomi dalam satu ruang publik. Warga yang ingin datang dapat memanfaatkan waktu pelaksanaan sejak pukul 06.00 WIB, sementara pengendara yang melintas di sekitar Margonda dan Juanda perlu menyesuaikan perjalanan dengan pengalihan arus yang telah disiapkan.
