
BYD menyiapkan langkah besar untuk pasar Eropa lewat Dolphin G, hatchback yang dikembangkan khusus untuk konsumen Benua Biru. Model ini juga digadang sebagai kendaraan pertama BYD yang dirancang dari nol untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.
Menjelang debut resminya, bocoran interiornya mulai memperlihatkan arah desain yang diambil. Kabin Dolphin G tampil minimalis, bersih, dan modern, dengan fokus pada tata letak yang sederhana serta minim tombol fisik.
Kabin lebih lapang dan serba ringkas
Spyshot yang beredar menunjukkan layar sentuh besar melayang di tengah dashboard. Di belakang kemudi tiga palang, BYD menempatkan panel instrumen digital berukuran lebih kecil untuk menjaga tampilan tetap rapi.
Posisi tuas transmisi juga dipindahkan ke belakang lingkar kemudi. Perubahan itu membuat konsol tengah terasa lebih lapang dan mendukung kesan kabin yang tertata sederhana.
BYD turut memangkas tombol konvensional di area tengah. Sebagai gantinya, hanya ada panel kontrol ringkas untuk fungsi penting seperti lampu hazard, pemilih mode berkendara, dan pengaturan volume audio.
Dimensi disesuaikan untuk kota Eropa
Dari sisi ukuran, Dolphin G memiliki panjang 4.160 mm dan lebar 1.825 mm. Mobil ini lebih pendek dari Dolphin listrik yang dipasarkan di Eropa, tetapi justru lebih lebar.
Karakter itu selaras dengan pendekatan desain yang dibuat agar mudah bermanuver dan parkir di area perkotaan yang sempit. BYD juga membekali mobil ini dengan lampu depan tipis, sistem active air intake, handle pintu semi-tersembunyi, dan pilar D berwarna gelap untuk memberi kesan modern dan aerodinamis.
Pakai teknologi plug-in hybrid
Di balik tampilannya, Dolphin G mengandalkan teknologi plug-in hybrid atau PHEV. Sistem ini mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik untuk mendukung kebutuhan tenaga dan efisiensi.
Mesin bensinnya menghasilkan 97 dk, sementara motor listrik menyumbang 194 dk. Tenaga gabungan keduanya mencapai 209 dk, sehingga mobil ini hadir bukan hanya sebagai hatchback perkotaan, tetapi juga membawa performa yang cukup besar di kelasnya.
BYD juga menyiapkan dua pilihan baterai LFP untuk model ini. Varian pertama memakai kapasitas 7,8 kWh, sedangkan versi lebih besar menggunakan baterai 18 kWh.
Produksi dan jadwal peluncuran
Dolphin G disebut akan diproduksi di pabrik baru BYD di Szeged, Hungaria. Harga resminya dijadwalkan diumumkan pada Juni 2026, sebelum pengiriman ke konsumen dimulai pada musim gugur 2026.
Langkah ini menunjukkan keseriusan BYD membangun produk yang lebih dekat dengan selera pasar Eropa. Dengan desain kabin yang sederhana, ukuran yang pas untuk kota, dan sistem PHEV, Dolphin G diposisikan sebagai penantang baru di segmen hatchback kompak.
Source: www.liputan6.com








