GAC Yue 7 Siap Mengusik SUV Off-Road Lama, Bodi Unibody Tapi Tenaganya Tembus 536 DK

GAC bersiap meramaikan pasar SUV plug-in hybrid di Tiongkok lewat Yue 7, model baru yang memadukan bodi besar, tenaga tinggi, dan karakter off-road. Mobil ini dijadwalkan meluncur pada kuartal ketiga 2026 dan langsung masuk ke segmen yang sedang diisi model SUV elektrifikasi berkemampuan jelajah berat.

Daya tarik utamanya terletak pada kombinasi yang jarang ditemui dalam satu paket. Yue 7 membawa format SUV besar mendekati 5 meter, sistem hybrid plug-in bertenaga 536 dk, serta klaim kemampuan melibas medan berat meski tidak memakai konstruksi ladder frame seperti SUV off-road tradisional.

Sebelum memakai nama Yue 7, model ini lebih dulu dikenal sebagai GAC Trumpchi T75. Debut publiknya sudah dilakukan di ajang Beijing Auto Show 2026, menandai langkah awal GAC untuk memperkenalkan identitas baru SUV tersebut ke pasar.

SUV besar dengan pendekatan berbeda

Secara ukuran, Yue 7 masuk kategori SUV besar. Panjangnya 5.045 mm, lebarnya 2.030 mm, tingginya 1.933 mm, dan jarak sumbu rodanya 2.900 mm, dengan konfigurasi kabin untuk lima penumpang.

Dimensi itu memberi gambaran bahwa Yue 7 tidak hanya mengandalkan gaya, tetapi juga proporsi yang mendukung kehadiran visual kuat di jalan. GAC menempatkannya sebagai SUV berkarakter tangguh, bukan sekadar model keluarga dengan sentuhan petualang.

Pendekatan yang dipakai juga cukup menarik karena GAC tidak memilih rangka ladder frame. Sebagai gantinya, Yue 7 menggunakan struktur unibody, namun pabrikan tetap mengklaim kemampuan off-road mobil ini tidak kalah untuk kebutuhan jelajah.

Pilihan struktur itu membuat Yue 7 tampil sebagai SUV off-road modern dengan arah pengembangan yang berbeda dari formula konvensional. Fokusnya terlihat pada perpaduan efisiensi elektrifikasi, teknologi, dan performa traksi, bukan semata mengandalkan platform ala kendaraan medan berat klasik.

Desain boxy dan teknologi modern

Tampilan luar Yue 7 menegaskan identitas SUV off-road sejak pandangan pertama. Bahasa desainnya dibuat boxy dan kekar, dengan proporsi bodi yang tegas serta kesan kokoh di berbagai sisi.

Bagian depan memakai lampu besar berbentuk persegi panjang. Elemen itu dipadukan dengan fender lebar dan bumper tebal yang memperkuat kesan tangguh.

Di belakang, ban cadangan ditempatkan menempel di pintu belakang. Detail ini mempertegas nuansa SUV petualang yang biasanya ingin ditonjolkan oleh model berorientasi off-road.

Meski tampil kasar dan siap diajak keluar aspal, Yue 7 tidak meninggalkan sisi teknologi. Di atap, mobil ini sudah memakai LiDAR dengan sensor 896-line dari Huawei untuk mendukung sistem bantuan berkendara canggih.

Kehadiran LiDAR menunjukkan bahwa Yue 7 tidak hanya dibangun untuk urusan performa dan gaya, tetapi juga untuk mengikuti tren kendaraan modern yang makin sarat perangkat sensor. Kombinasi desain off-road dan perangkat ADAS seperti ini menjadi salah satu pembeda penting model tersebut.

Mesin hybrid dan tenaga besar

Pada sektor penggerak, GAC membekali Yue 7 dengan sistem plug-in hybrid GMC 3.0. Sistem ini dipadukan dengan penggerak semua roda i-4WD untuk menunjang kebutuhan performa sekaligus traksi di berbagai kondisi.

Komposisinya terdiri dari mesin turbo 1.500 cc yang menghasilkan 168 dk dan dua motor listrik. Jika bekerja bersama, total tenaga yang dihasilkan mencapai 536 dk.

Angka itu menempatkan Yue 7 sebagai SUV yang tidak main-main dalam urusan performa. Untuk ukuran model hybrid dengan fokus off-road, tenaga sebesar ini memberi modal kuat baik untuk berkendara harian maupun saat menghadapi medan menantang.

Untuk sumber energi listrik, tersedia dua pilihan baterai. Kapasitasnya masing-masing 28,3 kWh dan 46 kWh.

Dengan dua opsi itu, jarak tempuh listrik murni yang diklaim mencapai 116 km hingga 188 km dalam kondisi tertentu. Rentang ini memberi gambaran bahwa Yue 7 tidak hanya mengejar tenaga besar, tetapi juga mencoba menawarkan kemampuan berkendara listrik yang cukup berarti untuk ukuran SUV besar.

Klaim kemampuan off-road

Selain spesifikasi tenaga, GAC juga menyoroti kemampuan jelajah Yue 7 sebagai nilai jual utama. Pabrikan mengklaim SUV ini tetap mampu mempertahankan traksi bahkan ketika hanya satu roda yang menyentuh permukaan tanah.

Klaim tersebut menegaskan bahwa sistem penggerak Yue 7 dirancang untuk menghadapi situasi ekstrem. Ini menjadi poin penting, terutama karena mobil ini memakai struktur unibody yang biasanya memicu pertanyaan soal ketangguhan saat dibawa ke medan berat.

GAC juga menyebut sistem penggeraknya mampu meningkatkan torsi hingga lima kali lipat dalam kondisi ekstrem. Dengan dukungan i-4WD, klaim itu diarahkan untuk menunjukkan kesiapan Yue 7 saat harus melintasi jalur berat di luar permukaan aspal.

Untuk saat ini, GAC baru memastikan jadwal peluncuran Yue 7 di Tiongkok pada kuartal ketiga 2026. Model ini akan dipasarkan di bawah naungan GAC Trumpchi, merek yang selama ini berfokus pada lini kendaraan ICE dan PHEV, sementara informasi resmi mengenai harganya masih belum diumumkan.

Source: kabaroto.com

Berita Terkait

Back to top button