Harga BBM nonsubsidi di sejumlah SPBU kembali bergerak naik per 10 Juni 2026. Kenaikan ini terlihat di jaringan Pertamina, BP, dan Vivo, dengan lonjakan paling mencolok terjadi pada bensin RON 92 dan RON 95.
Perubahan harga ini penting dicermati karena berdampak langsung pada biaya mobilitas harian masyarakat. Selain itu, daftar terbaru juga menunjukkan perbedaan harga yang cukup tipis untuk beberapa produk sekelas di SPBU yang berbeda.
Di SPBU Pertamina, dua produk yang terpantau naik adalah Pertamax dan Pertamax Green 95. Pertamax yang sebelumnya dijual Rp 12.300 per liter kini menjadi Rp 16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 kini dibanderol Rp 17.000 per liter.
Kenaikan juga terjadi di SPBU BP. BP 92 saat ini dijual Rp 16.670 per liter dan BP Ultimate Rp 17.240 per liter, setelah sebelumnya masing-masing berada di level Rp 12.390 per liter dan Rp 12.930 per liter.
Vivo ikut menyesuaikan harga, terutama untuk Revvo 95. Produk ini sebelumnya masih dijual Rp 12.930 per liter dan kini naik menjadi Rp 17.240 per liter, setara dengan harga BBM RON 95 milik BP.
Daftar harga Pertamina per 10 Juni 2026
Pertamina masih menawarkan pilihan BBM paling beragam, mulai dari subsidi hingga nonsubsidi. Untuk produk subsidi, Pertalite dipatok Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter.
Pada segmen bensin nonsubsidi, Pertamax (RON 92) dijual Rp 16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) dibanderol Rp 17.000 per liter dan Pertamax Turbo (RON 98) mencapai Rp 20.750 per liter.
Untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite (CN 51) dijual Rp 23.000 per liter. Adapun Pertamina Dex (CN 53) berada di harga Rp 24.800 per liter.
Daftar harga BP per 10 Juni 2026
Jaringan BP juga mencatat harga baru untuk produk bensin dan diesel. BP Ultimate dijual Rp 17.240 per liter, sedangkan BP 92 dipatok Rp 16.670 per liter.
Pada kategori diesel, BP Ultimate Diesel dijual Rp 25.060 per liter. Daftar ini menempatkan produk BP pada rentang harga yang berdekatan dengan pesaing di kelas yang sama.
Daftar harga Vivo per 10 Juni 2026
Di SPBU Vivo, ketersediaan produk menjadi sorotan selain perubahan harga. Berdasarkan pantauan di dua SPBU Vivo, totem BBM RON 92 masih menunjukkan angka “0” atau tidak tersedia.
Karena itu, daftar harga Vivo saat ini memperlihatkan Revvo 92 belum tersedia. Sementara Revvo 95 dijual Rp 17.240 per liter dan Diesel Primus dipatok Rp 25.060 per liter.
Pantauan yang sama juga menunjukkan kondisi SPBU Vivo masih tutup pada pukul 10.00 WIB. Meski begitu, harga pada papan informasi sudah memperlihatkan adanya penyesuaian untuk produk yang tersedia.
Perbandingan harga yang menonjol
Untuk bensin RON 95, selisih harga antaroperator sangat tipis. Pertamax Green 95 dijual Rp 17.000 per liter, sedangkan BP Ultimate dan Revvo 95 sama-sama berada di Rp 17.240 per liter.
Pada kategori diesel, jarak harga juga terlihat berdekatan. Pertamina Dex dijual Rp 24.800 per liter, Shell V-Power Diesel Rp 24.490 per liter, dan produk tertinggi dalam daftar ini adalah BP Ultimate Diesel serta Diesel Primus Vivo yang sama-sama Rp 25.060 per liter.
Meski fokus utama tertuju pada Pertamina, BP, dan Vivo, data harga juga menunjukkan kondisi berbeda di SPBU Shell. Saat ini, produk yang tersedia di jaringan Shell hanya Shell V-Power Diesel dengan harga Rp 24.490 per liter.
Kondisi itu membuat pilihan BBM di beberapa jaringan tidak sama banyaknya. Pertamina masih menjadi operator dengan ragam produk paling lengkap, sementara Vivo dan Shell menunjukkan keterbatasan pada ketersediaan jenis tertentu.
Berikut rincian harga BBM per 10 Juni 2026 yang tercatat di lapangan. Pertamina: Pertalite Rp 10.000 per liter, Biosolar Rp 6.800 per liter, Pertamax Rp 16.250 per liter, Pertamax Green 95 Rp 17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp 20.750 per liter, Dexlite Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter.
Untuk BP, harga yang berlaku adalah BP Ultimate Rp 17.240 per liter, BP 92 Rp 16.670 per liter, dan BP Ultimate Diesel Rp 25.060 per liter. Sementara Vivo mencantumkan Revvo 92 tidak tersedia, Revvo 95 Rp 17.240 per liter, serta Diesel Primus Rp 25.060 per liter.
Source: oto.detik.com






