Harga BBM Pertamina per 12 Juni 2026 kembali jadi perhatian karena penyesuaian yang berlaku sejak 10 Juni membuat sejumlah produk nonsubsidi naik cukup tajam. Dampaknya paling terasa pada Pertamax dan Pertamax Green 95, yang kini berada jauh di atas level sebelumnya di banyak wilayah Indonesia.
Di wilayah Jawa, Pertamax tercatat Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter. Selisih dengan BBM subsidi juga makin lebar, sementara harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
Harga acuan di Jawa dan wilayah besar lain
Untuk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur, daftar harga menunjukkan pola yang relatif seragam pada beberapa produk utama. Pertamax Turbo berada di Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter di wilayah yang mencantumkan ketiganya.
Di Nusa Tenggara Timur, Biosolar non-subsidi juga muncul di Rp22.900 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Pertashop tercatat Rp16.150 per liter di Jawa dan Bali, lalu Rp16.150 per liter juga di Nusa Tenggara Timur.
Perbedaan harga antardaerah masih lebar
Wilayah Sumatera memperlihatkan variasi harga yang cukup nyata, terutama pada daerah yang memiliki skema distribusi berbeda. Aceh dan Sumatera Utara mencatat Pertamax Rp16.650 per liter, sedangkan Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau berada di Rp17.000 per liter.
Kawasan FTZ juga menunjukkan harga yang lebih rendah pada beberapa produk. Di FTZ Sabang, Pertamax dipatok Rp15.250 per liter dan Pertamax Pertashop Rp15.150 per liter, sedangkan FTZ Batam mencatat Pertamax Rp15.500 per liter dan Pertamax Turbo Rp19.700 per liter.
Daftar harga di Kalimantan, Sulawesi, dan Papua
Di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, Pertamax berada di Rp16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp21.200 per liter. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara punya harga lebih tinggi, dengan Pertamax Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.
Seluruh wilayah Sulawesi mencatat Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter. Untuk Papua, Pertamax juga ada di Rp16.650 per liter, sementara Pertamax Turbo tercatat Rp21.200 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter.
Produk yang tidak muncul di semua wilayah
Tidak semua produk tersedia di setiap daerah. Pertamax Green 95 tidak tercantum di banyak wilayah di luar Jawa, Bali, dan sejumlah daerah tertentu, sedangkan Pertamax Turbo juga tidak muncul di beberapa area seperti FTZ Sabang, Maluku dan Maluku Utara, serta Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Di Maluku dan Maluku Utara, Pertamax berada di Rp16.650 per liter dan Pertamax Pertashop Rp16.550 per liter. Di Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, harga yang tercatat juga masih sama untuk Pertamax dan Pertamax Pertashop, masing-masing Rp16.650 per liter dan Rp16.550 per liter.
Kenaikan ikut dipengaruhi harga minyak dunia
PT Pertamina Patra Niaga menyebut pembaruan harga ini mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan mekanisme evaluasi berkala perusahaan. Karena itu, harga BBM nonsubsidi dapat berbeda antarwilayah, dipengaruhi distribusi, kondisi geografis, dan kebijakan khusus seperti Free Trade Zone.
Bagi pengendara, pembaruan per 10 Juni 2026 ini membuat pengecekan harga sebelum mengisi BBM menjadi semakin penting. Perubahan harga masih bisa terjadi lagi karena mengikuti dinamika pasar minyak dunia dan pergerakan nilai tukar rupiah.
Source: moladin.com






