Honda CB1000F 2026 Datang Membawa Roh CB75F, Gaya 70-an Ini Ternyata Isi Tenaganya Buas

Honda memperluas lini motor sport retro modern dengan meluncurkan CB1000F 2026, sebuah naked bike yang membawa kembali bahasa desain khas keluarga CB era 70-an. Model ini langsung mencuri perhatian karena menggabungkan tampilan klasik ala CB75F rilisan 1979 dengan perangkat teknis dan elektronik yang jauh lebih modern.

Daya tarik utamanya bukan hanya pada nuansa nostalgia, tetapi pada cara Honda memadukan siluet lama dengan performa motor besar masa kini. Hasilnya adalah motor yang menyasar dua kubu sekaligus, yaitu pencinta desain klasik dan pengendara yang tetap menuntut spesifikasi tinggi.

Secara visual, identitas retro CB1000F 2026 tampak kuat sejak pandangan pertama. Tangki bahan bakarnya dibuat bergaya kotak dengan garis tegas, sementara lampu depannya berbentuk bulat besar yang menjadi elemen paling khas.

Karakter lawas itu sengaja dipertahankan sebagai fondasi desain utama. Namun di balik tampilan tersebut, Honda tetap membekali motor ini dengan teknologi pencahayaan Full LED agar sesuai dengan standar motor modern.

Nuansa klasik juga hadir pada panel instrumennya yang dibuat bergaya ganda. Meski sekilas terlihat seperti perangkat analog, panel itu sebenarnya sudah memakai layar TFT digital dan mendukung konektivitas gawai.

Perpaduan desain ini menempatkan CB1000F 2026 sebagai motor retro premium yang tidak berhenti pada urusan tampilan. Honda jelas mengarah pada pengendara yang ingin sensasi visual motor klasik tanpa mengorbankan kemudahan teknologi terkini.

Mesin dan performa

Di sektor dapur pacu, Honda menanamkan mesin 998 cc dengan konfigurasi 4-silinder segaris DOHC. Mesin berpendingin cairan itu diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimal 145 hp pada 10.500 rpm.

Torsinya mencapai 112 Nm dan disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan. Honda juga melengkapinya dengan quick shifter dua arah untuk mendukung perpindahan gigi yang lebih cepat dan praktis.

Angka performa tersebut menegaskan bahwa CB1000F 2026 bukan sekadar motor gaya. Di balik tubuh bergaya klasik, motor ini tetap dibangun sebagai moge sport yang menawarkan tenaga besar untuk penggunaan modern.

Honda juga menyebut bobot total motor ini berada di angka 212 kg. Dengan bobot tersebut, karakter sasisnya diklaim terasa lebih ringan dibandingkan generasi pendahulunya.

Sasis, suspensi, dan pengereman

Pada bagian kaki-kaki, suspensi depan memakai Upside-Down Showa SFF-BP. Sementara di bagian belakang, Honda memasang sistem monoshock Pro-Link.

Untuk pengereman, CB1000F 2026 dibekali dual disc brake berukuran 310 mm. Sistem ini dipadukan dengan fitur ABS untuk menambah faktor keselamatan saat deselerasi atau pengereman mendadak.

Kombinasi perangkat tersebut menunjukkan bahwa pendekatan retro pada model ini tidak membuat aspek teknisnya dibuat sederhana. Honda tetap menempatkan fondasi pengendalian dan pengereman yang sejalan dengan kelas moge modern.

Fitur elektronik

CB1000F 2026 juga membawa paket elektronik yang cukup lengkap. Honda menyematkan sistem Ride-by-Wire yang membuka akses ke empat mode berkendara, yaitu Sport, Road, Rain, dan Custom.

Kehadiran mode berkendara itu memberi pilihan karakter tenaga sesuai kebutuhan pengendara. Motor ini juga sudah dilengkapi Traction Control serta Wheelie Control untuk membantu menjaga kestabilan saat akselerasi.

Fitur-fitur tersebut menegaskan arah pengembangan CB1000F 2026 sebagai motor sport retro dengan platform kontemporer. Jadi, aura lawas yang ditampilkan di bagian luar tidak berarti motor ini tertinggal dalam hal kontrol dan keselamatan elektronik.

Target pasar dan ketersediaan

Honda menghadirkan model ini untuk menyasar segmen yang cukup spesifik. Sasarannya mencakup kolektor, pencinta motor klasik, dan rider modern yang menginginkan motor besar dengan karakter visual berbeda.

Dengan kombinasi desain ikonik dan spesifikasi tinggi, CB1000F 2026 berpotensi menarik minat pasar moge premium. Apalagi pendekatan retro saat ini tetap memiliki basis penggemar kuat di berbagai pasar global.

Unit ini diprediksi mulai tersedia di jaringan dealer resmi Honda Big Bike global pada kuartal ketiga 2026. Untuk pasar Indonesia, harga yang diperkirakan berada pada kisaran Rp350 juta hingga Rp400 juta OTR Indonesia.

Honda juga menyiapkan tiga pilihan warna untuk memperkuat karakter model ini. Opsi yang ditawarkan meliputi Classic Red, Matte Black, dan Retro Blue, yang semuanya dirancang untuk menegaskan identitas klasik modern pada CB1000F 2026.

Terkait