Harga BBM hari ini, Senin (15/6/2026), masih mengikuti penyesuaian PT Pertamina yang berlaku sejak 10 Juni 2026. Sorotan terbesar datang dari Pertamax Green 95 yang kini dipasarkan Rp17.000 per liter di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Kenaikan sejumlah BBM nonsubsidi membuat selisih harga dengan BBM subsidi makin lebar. Kondisi ini penting dicermati pengendara, terutama yang rutin memakai kendaraan pribadi dan menggantungkan biaya operasional pada harga bahan bakar harian.
Harga yang paling banyak jadi perhatian
Di wilayah Jawa, Pertamax tercatat Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Pertashop berada di Rp16.150 per liter. Pertamax Turbo dipasarkan Rp20.750 per liter, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing Rp23.000 dan Rp24.800 per liter.
Pertalite tetap di Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter. Di wilayah yang sama, Pertamax Green 95 menjadi salah satu produk bensin dengan harga tertinggi yang tersedia luas di SPBU Pertamina.
Beda wilayah, beda harga
Harga BBM Pertamina masih berbeda antardaerah karena biaya distribusi, kondisi geografis, dan status kawasan tertentu seperti Free Trade Zone. Perbedaan itu terlihat jelas di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Di Aceh dan Sumatera Utara, Pertamax dipatok Rp16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp21.200 per liter. Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Pertamax naik menjadi Rp17.000 per liter, dengan Pertamax Turbo Rp21.650 per liter.
Wilayah FTZ mencatat harga lebih rendah
Di FTZ Sabang, Pertamax tercatat Rp15.250 per liter dan Pertamax Pertashop Rp15.150 per liter. Dexlite berada di Rp21.550 per liter, sedangkan Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.
FTZ Batam juga menunjukkan harga yang lebih rendah dibanding wilayah reguler. Di wilayah ini, Pertamax dijual Rp15.500 per liter, Pertamax Pertashop Rp15.400 per liter, Pertamax Turbo Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.550 per liter.
Kalimantan, Sulawesi, dan Papua
Di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, Pertamax berada di Rp16.650 per liter dengan Pertamax Turbo Rp21.200 per liter. Untuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, Pertamax naik ke Rp17.000 per liter dan Pertamax Turbo menjadi Rp21.650 per liter.
Seluruh wilayah Sulawesi mencatat Pertamax Rp16.650 per liter dan Pertamax Turbo Rp21.200 per liter. Di Papua, Pertamax tetap Rp16.650 per liter, sementara Pertamax Turbo tersedia Rp21.200 per liter dan Pertamina Dex tidak tercantum.
Di Maluku dan Maluku Utara, Pertamax dijual Rp16.650 per liter dan Pertamax Pertashop Rp16.550 per liter. Pertamax Turbo tidak tersedia di wilayah itu, sedangkan Dexlite dipatok Rp23.500 per liter.
Diesel masih punya rentang harga lebar
Pada segmen diesel, Dexlite dan Pertamina Dex tetap ditujukan untuk kendaraan diesel modern yang membutuhkan kualitas bahan bakar lebih baik. Di Jawa dan Bali, Dexlite dijual Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Di beberapa wilayah lain, harga kedua produk itu lebih tinggi. Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Tengah, Timur, Sulawesi, dan Papua Barat serta Papua Barat Daya mencatat Pertamina Dex Rp25.350 per liter atau Dexlite Rp23.500 per liter.
Harga BBM nonsubsidi juga masih menunjukkan selisih antarproduk yang besar. Pengendara perlu menyesuaikan pilihan bahan bakar dengan spesifikasi kendaraan dan kebutuhan harian agar pengeluaran tetap terukur.
Source: moladin.com






