Bagi calon pembeli yang mencari Kawasaki KLX150 termurah untuk penggunaan jalan raya, jawabannya adalah KLX150 S. Varian ini diposisikan sebagai model entry-level di keluarga KLX 150 dengan harga MSRP Rp 35.000.000 untuk wilayah Jakarta.
Posisi itu membuat KLX150 S menarik karena tetap masuk kategori motor trail legal jalan raya. Di lini Kawasaki, memang ada KLX110R yang lebih murah, tetapi model tersebut ditujukan untuk anak-anak atau penggunaan off-road murni dan tidak legal dipakai di jalan umum.
Kawasaki Motor Indonesia menempatkan KLX150 S sebagai pilihan paling terjangkau di segmen dual-purpose 150 cc. Model ini hadir untuk menjangkau pembeli yang ingin motor trail bermerek Kawasaki dengan anggaran lebih terbatas.
Di kelas 150 cc, Kawasaki memiliki beberapa varian utama untuk model tahun 2026. Jajarannya mencakup KLX150 S, KLX150 standar, KLX150 SE, KLX150SM, serta KLX150 XPL untuk model 2026-2027.
Harga dan posisi di lini KLX150
Dari sisi harga, KLX150 S berada paling bawah di keluarga KLX150 yang legal jalan raya. Selisihnya sekitar Rp 3,6 juta dari KLX150 standar yang dijual Rp 38.600.000, dan lebih murah Rp 4,1 juta dibanding KLX150 SE yang dipatok Rp 39.100.000.
Harga yang lebih rendah itu bukan berarti mesin dipangkas. Penyesuaian utama justru ada pada beberapa komponen fisik agar biaya kepemilikan awal lebih mudah dijangkau.
Perbedaan paling jelas terlihat di sektor kaki-kaki depan. KLX150 S masih memakai suspensi teleskopik konvensional berdiameter 33 mm, bukan suspensi depan inverted seperti pada varian SE atau XPL.
Ukuran rodanya juga dibuat lebih kecil. Motor ini menggunakan ban depan 19 inci dan ban belakang 16 inci.
Konfigurasi itu memberi dampak langsung pada ergonomi. Tinggi jok KLX150 S menjadi 830 mm, sehingga kaki pengendara lebih mudah menapak ke tanah, terutama bagi pemula.
Spesifikasi mesin tetap sama
Meski menjadi varian termurah, KLX150 S tetap memakai basis mesin yang sama. Kawasaki membekalinya dengan mesin 144 cc, 4-tak, satu silinder, SOHC, berpendingin udara.
Output tenaganya mencapai 8,6 kW atau 12 PS pada 8.000 rpm. Torsi maksimalnya tercatat 11,3 Nm pada 6.500 rpm.
Sistem bahan bakar pada model ini masih menggunakan karburator NCV24. Bagi penggemar off-road, konfigurasi ini kerap disukai karena perawatannya dinilai lebih mudah saat motor dipakai bertualang di medan berat.
Karakter mesin tersebut menjadi salah satu alasan KLX150 S tetap relevan untuk dua kebutuhan sekaligus. Motor ini disiapkan untuk penggunaan kota, namun tetap sanggup diajak ke jalur tanah.
Fitur dasar yang tetap fungsional
Walau fokus utamanya ada pada harga yang lebih terjangkau, KLX150 S tetap membawa fitur yang fungsional. Lampu depannya sudah memakai teknologi LED untuk membantu pencahayaan saat berkendara malam.
Panel instrumennya juga sudah full digital. Informasi yang ditampilkan mencakup kecepatan hingga kapasitas bahan bakar.
Untuk mendukung mobilitas harian dan perjalanan pendek ke jalur luar aspal, Kawasaki menyematkan tangki bensin 6,9 liter. Bobot kosong motor ini juga relatif ringan, yakni 115 kg.
Kombinasi bobot ringan dan dimensi roda yang lebih ramah pengguna membuat KLX150 S terasa lebih mudah dikendalikan. Faktor ini penting bagi pembeli yang baru masuk ke segmen motor trail.
Secara posisi pasar, KLX150 S bukan varian paling tinggi spesifikasinya di keluarga KLX 150. Namun justru di situlah daya tariknya, karena menawarkan pintu masuk paling murah untuk memiliki motor trail Kawasaki yang sah digunakan di jalan raya.
Bagi konsumen yang menimbang harga sebelum fitur premium, KLX150 S menjadi pilihan paling masuk akal di lini tersebut. Dengan banderol Rp 35.000.000, model ini menawarkan kombinasi mesin 144 cc, tinggi jok 830 mm, suspensi teleskopik 33 mm, roda 19/16 inci, lampu LED, panel digital, tangki 6,9 liter, dan bobot kosong 115 kg.
Source: www.suara.com






