Li L6 Baru Meluncur Juli, Langkah Li Auto Mengejar Penjualan Di Tengah Tekanan Berat

Li Auto bersiap mengandalkan penyegaran Li L6 untuk meredam tekanan penjualan yang sedang dihadapi lini SUV andalannya. Model baru ini akan meluncur pada Juli sebagai versi redesigned dari Li L6, yang menjadi salah satu model entry-level sekaligus salah satu penjualan utama perusahaan.

Kabar jadwal peluncuran itu disampaikan Li Xinyang, kepala lini produk perusahaan, melalui Weibo pada Selasa. Ia juga menyebut konsumen yang tertarik bisa menghubungi product specialist untuk mendapat informasi awal soal peluncuran dan ketersediaan unit di showroom.

Perubahan besar datang di model terlaris entry-level

Li L6 generasi baru sebelumnya sudah muncul di katalog regulasi yang dirilis bulan lalu oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China. Dari dokumen itu terlihat bahwa dimensi bodinya tetap sama, dengan panjang 4.935 mm, lebar 1.960 mm, tinggi 1.735 mm, dan wheelbase 2.920 mm.

Pembaruan eksterior tetap mempertahankan light bar lebar penuh khas keluarga Li Auto, tetapi desain bumper depan berubah. Ukuran lower grille juga dibuat lebih besar, sementara pintu kini memakai semi-hidden door handles dan mobil mendapat desain pelek baru.

Perubahan lain ada di bagian belakang, dengan interior lampu rem yang dibuat lebih gelap. Secara teknis, model ini masih mengandalkan range extender 1.5T turbocharged dengan daya mesin maksimum 113 kW.

Baterai lebih besar, posisi harga tetap jadi daya tarik

Penyegaran Li L6 juga membawa peningkatan kapasitas baterai menjadi 51 kWh. Di sisi lain, model ini tetap mempertahankan posisi sebagai SUV EREV termurah di jajaran L-series Li Auto.

Saat ini Li L6 dijual dalam varian Pro dan Max dengan harga mulai 249.800 yuan dan 279.800 yuan. Dengan banderol itu, model ini menjadi pintu masuk penting bagi konsumen yang ingin masuk ke ekosistem extended-range electric vehicle Li Auto.

Langkah penyegaran Li L6 juga menjadi bagian dari pembaruan menyeluruh jajaran L-series. Li Auto lebih dulu meluncurkan Li L9 versi baru pada 15 Mei, lalu akan merilis Li L8 serba baru pada 23 Juni dengan perubahan dari konfigurasi enam kursi menjadi lima kursi.

Perusahaan belum mengumumkan rencana pembaruan untuk Li L7. Model itu terakhir disegarkan pada Mei 2025, sehingga masih menjadi satu-satunya anggota L-series yang belum mendapat kepastian jadwal revisi.

Permintaan melemah sebelum model baru tiba

Peluncuran Li L6 generasi baru datang saat permintaan untuk model saat ini sedang tertekan. Pada Mei, pengiriman Li L6 hanya mencapai 4.983 unit, turun 73,47% secara tahunan, karena sebagian konsumen menahan pembelian sambil menunggu model baru.

Data bulanan juga menunjukkan pelemahan yang terlihat sejak awal tahun. Pada Mei 2025, Li L6 masih mencatat 18.781 unit, jauh lebih tinggi dibanding capaian tahun ini, sementara pada Januari hingga April 2026 angkanya masing-masing 5.025 unit, 4.900 unit, 8.130 unit, dan 5.560 unit.

Tekanan tidak hanya terjadi pada Li L6. Secara keseluruhan, Li Auto mengirimkan 33.350 kendaraan pada Mei, turun 18,37% dibanding tahun sebelumnya.

Tekanan profit dan respons pasar yang masih campuran

Kondisi penjualan yang melemah ikut membebani kinerja keuangan perusahaan. Pada kuartal pertama tahun ini, Li Auto secara tak terduga membukukan rugi bersih 2,3 miliar yuan, sementara gross margin turun tajam menjadi 7,9% dari 20,5% setahun sebelumnya.

Meski begitu, respons awal pasar terhadap model yang telah diperbarui tampak cukup positif. Li Auto mengatakan Li L9 versi baru yang diluncurkan pada 15 Mei berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan pasti untuk varian premium Livis dalam dua pekan setelah mulai dijual.

Dengan peluncuran Li L6 yang dijadwalkan pada Juli, Li Auto berharap pembaruan bertahap di lini L-series bisa menghidupkan kembali minat konsumen. Di tengah persaingan SUV listrik berjangkauan jauh yang makin ketat, model ini akan menjadi salah satu ujian penting bagi strategi pemulihan penjualan perusahaan.

Source: cnevpost.com

Terkait