Rolls-Royce Cullinan II Emperor Signature, Saat Kemewahan V12 720 Dk Dibawa Mansory ke Level Lain

Rolls-Royce Cullinan II Emperor Signature hadir sebagai interpretasi baru Mansory atas SUV ultra-mewah asal Inggris itu. Fokusnya bukan sekadar ubahan kosmetik, melainkan paket lengkap yang menyentuh eksterior, interior, hingga performa untuk memaksimalkan karakter mobil ini.

Versi ini menarik perhatian karena dibangun dari basis facelift model 2025, yang memberi ruang baru bagi Mansory untuk mendesain ulang komponen bodi dengan bahasa desain yang disebut lebih halus. Hasil akhirnya tetap dramatis, tetapi diklaim menyatu dengan proporsi khas Cullinan.

Ubahan paling mencolok ada di bodi

Pada sektor luar, Mansory memasang widebody kit di seluruh spatbor dan keempat pintu. Sentuhan itu membuat tampilan Cullinan II Emperor Signature terlihat lebih lebar, lebih tegas, dan jauh lebih mencolok dibanding versi standarnya.

Perubahan bodi yang dilakukan Rolls-Royce pada model facelift dimanfaatkan Mansory untuk merancang konversi penuh yang lebih presisi. Pendekatan ini membuat setiap komponen tambahan tampak dirancang khusus mengikuti bentuk baru mobil, bukan sekadar tempelan aksesori.

Bumper belakang menjadi salah satu area penting dalam paket modifikasi ini. Komponen tersebut seluruhnya dibuat dari serat karbon dan tersedia dalam dua versi, menyesuaikan konfigurasi pipa knalpot yang dipilih.

Konsumen bisa memilih sistem knalpot aliran ganda dengan pipa heksagonal yang ditempatkan di tengah. Opsi lain adalah sistem aliran empat dengan pipa knalpot yang dipasang di samping.

Interior menonjolkan kemewahan personal

Masuk ke kabin, Mansory mempertahankan pendekatan yang sangat mewah. Interior dilapis ulang sepenuhnya dengan kulit, dan material yang digunakan disebut sebagai kulit berkualitas tertinggi yang tersedia dalam manufaktur otomotif.

Nuansa kabin bisa disesuaikan lewat kombinasi permukaan cat poles mengilap atau komponen serat karbon. Keduanya dirancang untuk menyatu dengan jok jahit khusus dan permukaan kulit, sehingga kokpit tampil lebih eksklusif.

Aksen khas rumah modifikasi ini juga hadir dalam detail kecil. Logo Mansory disulam pada jok dan karpet lantai, menegaskan identitas kendaraan tanpa mengubah kesan aristokrat yang sudah melekat pada Cullinan.

Atmosfer kabin diperkuat oleh pencahayaan di plafon dan panel pintu. Elemen iluminasi ini melengkapi rancangan interior agar terasa harmonis dan mendukung kesan mewah yang menjadi inti paket Emperor Signature.

Mansory menekankan bahwa seperti konversi lengkap mereka lainnya, seluruh komponen di dalam dan luar kendaraan dirancang untuk saling menyatu. Pendekatan ini ditujukan untuk menciptakan perpaduan antara kemewahan dan standar gaya hidup tinggi yang dibidik untuk klien globalnya.

Performa ikut naik signifikan

Perubahan paling penting tidak berhenti pada tampilan dan kabin. Mansory juga menaikkan performa melalui modifikasi mesin, termasuk sistem manajemen yang telah diubah lewat Mansory-PowerBox serta knalpot sport berperforma tinggi dengan kontrol katup.

Basis mesinnya tetap V12 6.750 cc, tetapi outputnya meningkat tajam. Tenaga naik menjadi 720 dk dari standar 600 dk, sedangkan torsi bertambah menjadi 1.050 Nm dari standar 900 Nm.

Seluruh tenaga itu tetap disalurkan melalui transmisi otomatis 8 percepatan. Dengan peningkatan tersebut, akselerasi 0-100 kpj diklaim tuntas dalam 4,8 detik.

Kecepatan tertinggi tidak dibiarkan terbuka penuh. Angka puncaknya tetap dibatasi secara elektronik hingga 250 kpj, menandakan Mansory masih mempertahankan batasan yang relevan untuk karakter SUV mewah berperforma tinggi ini.

Bukan sekadar facelift biasa

Keunikan Cullinan II Emperor Signature terletak pada cara Mansory memanfaatkan basis facelift terbaru dari Rolls-Royce. Alih-alih hanya menambahkan elemen agresif, rumah modifikasi itu membangun paket yang menyentuh proporsi, suasana kabin, dan performa dalam satu tema yang konsisten.

Hasilnya adalah sebuah Cullinan yang tampil lebih berani tanpa meninggalkan identitas ultra-premium. Dari widebody kit, kabin berlapis kulit penuh, detail serat karbon, hingga peningkatan output V12, seluruh elemen diarahkan untuk membuat karya modifikasi ini terasa sebagai mahakarya penuh, bukan sekadar pembaruan visual.

Source: kabaroto.com

Terkait