Kerja sama Bajaj Indonesia dan Adira Finance membuka akses pembiayaan kendaraan roda tiga yang lebih luas di Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Sinergi ini menonjol karena tidak hanya menyasar kepemilikan kendaraan, tetapi juga mendorong aktivitas usaha produktif dan peluang peningkatan pendapatan bagi masyarakat.
Langkah ini dinilai penting di tengah kebutuhan mobilitas dan dukungan bagi pelaku usaha mikro yang masih membutuhkan akses modal lebih mudah. Dengan pembiayaan yang disebut cepat dan terjangkau, kendaraan roda tiga diposisikan sebagai alat kerja yang bisa langsung memberi dampak ekonomi di tingkat lokal.
Kolaborasi strategis itu diumumkan melalui acara Networking Night Bajaj x Adira yang dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama di Yogyakarta. Fokus utamanya adalah memperluas akses kepemilikan kendaraan Bajaj bagi masyarakat, pelaku usaha, dan mitra pengemudi di tiga kota tersebut.
Bajaj Indonesia melihat kerja sama ini sebagai langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem kendaraan roda tiga di Indonesia. Perusahaan menilai kendaraan Bajaj memiliki potensi besar sebagai solusi mobilitas sekaligus sarana usaha produktif.
General Manager Bajaj Indonesia Antonio Gratiano menyatakan semakin banyak masyarakat diharapkan bisa memiliki unit Bajaj dengan dukungan pembiayaan dari Adira Finance. Menurut dia, manfaat ekonomi dari kepemilikan kendaraan ini bisa dirasakan lebih luas ketika hambatan modal mulai teratasi.
Pandangan serupa disampaikan General Manager Business Head Bajaj Indonesia Budi Dirgantoro. Ia menilai Yogyakarta, Semarang, dan Solo memiliki potensi pertumbuhan besar sehingga kemudahan pembiayaan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan Bajaj.
Dorong usaha mikro dan mobilitas
Dari sisi pembiayaan, Adira Finance menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi yang cepat dan terjangkau. Pendekatan ini menjadi krusial karena banyak calon pemilik kendaraan produktif yang tertahan pada persoalan modal awal.
Regional Manager Jateng Adira Finance, Budhi Asmanta Sultan Pasima, menekankan bahwa Bajaj bukan sekadar kendaraan. Menurut dia, kendaraan roda tiga juga merupakan sarana produktif yang dapat membantu masyarakat meningkatkan pendapatan.
Adira Finance juga melihat peluang besar di kalangan pelaku usaha mikro di Jawa Tengah dan DIY. Dengan skema pembiayaan yang lebih mudah dijangkau, kepemilikan kendaraan diharapkan dapat membantu pelaku usaha berkembang dan naik kelas.
Dampaknya tidak berhenti pada individu pemilik kendaraan. Ketika kendaraan roda tiga digunakan untuk distribusi, layanan angkut, atau aktivitas usaha harian, efek ikutannya bisa memperkuat pergerakan ekonomi lokal di wilayah sekitarnya.
Peluang bagi pengemudi untuk menambah armada
Aspek lain yang menonjol dari kerja sama ini adalah peluang bagi pengemudi untuk memiliki unit sendiri. Selama ini, keterbatasan modal menjadi hambatan utama bagi sebagian mitra pengemudi yang ingin beralih dari sekadar operator menjadi pemilik armada.
Joko Susantyo, salah satu driver Bajaj, menyebut banyak rekan pengemudi sebenarnya ingin memiliki unit sendiri. Namun keinginan itu kerap tertahan karena kemampuan pendanaan yang belum memadai.
Menurut Joko, hadirnya pembiayaan dari Adira membuka kesempatan yang lebih besar bagi para driver. Harapannya, kepemilikan kendaraan bisa membantu pengemudi naik kelas dan meningkatkan pendapatan.
Peluang menambah armada juga menjadi bagian penting dalam ekosistem ini. Ketika pengemudi atau pelaku usaha mampu memiliki lebih dari satu unit, ruang untuk memperluas layanan dan menciptakan pekerjaan baru ikut terbuka.
Fokus pada penguatan ekosistem daerah
Yogyakarta, Semarang, dan Solo dipilih sebagai wilayah utama dalam perluasan akses ini karena dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Ketiga kota tersebut juga memiliki aktivitas ekonomi yang kuat dan kebutuhan mobilitas yang beragam.
Dalam konteks itu, kendaraan roda tiga dipandang relevan untuk mendukung usaha skala kecil hingga menengah. Fungsinya tidak hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga alat operasional yang bisa langsung menunjang kegiatan ekonomi harian.
Bajaj Indonesia dan Adira Finance berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem kendaraan roda tiga secara lebih menyeluruh. Tujuannya bukan hanya menambah jumlah unit yang dimiliki masyarakat, melainkan juga membangun rantai manfaat ekonomi yang lebih luas.
Sinergi keduanya diyakini dapat membantu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat usaha mikro, dan meningkatkan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah dan DIY. Dengan akses pembiayaan yang lebih terbuka, kendaraan roda tiga diposisikan sebagai salah satu instrumen yang bisa menggerakkan ekonomi daerah dari level paling dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Source: www.suara.com





