VinFast Feliz II diposisikan untuk menjawab kebutuhan mobilitas di jalan perkotaan yang beragam, mulai dari lalu lintas padat hingga kebutuhan membawa penumpang dan menyelesaikan rute pengantaran. Fokus utamanya bukan hanya efisiensi, tetapi juga menjaga kendaraan tetap siap dipakai dalam ritme penggunaan harian yang tinggi.
Nilai jual yang paling menonjol ada pada kombinasi jarak tempuh panjang dan ekosistem tukar baterai. Bagi pengguna yang mengandalkan motor listrik untuk aktivitas rutin, dua hal ini menjadi penentu karena berkaitan langsung dengan waktu operasional dan rasa aman saat berkendara.
Dirancang untuk mobilitas harian yang padat
Feliz II mengusung konfigurasi dua baterai yang dirancang untuk memadukan kemudahan penggunaan dengan kemampuan menempuh jarak lebih jauh. Tata letak dua kompartemen baterai di bawah jok juga membantu memaksimalkan ruang penyimpanan sekaligus memudahkan proses pelepasan dan penggantian baterai.
Motor listrik ini memakai baterai LFP berkapasitas 1,5 kWh. Jenis baterai tersebut diklaim menawarkan daya tahan, tingkat keamanan yang tinggi, dan usia pakai yang panjang.
Saat kedua baterai terisi penuh, jarak tempuh yang diklaim mencapai hingga 145 km. Angka ini memberi ruang yang lebih besar bagi pengguna untuk menjalani mobilitas harian tanpa terlalu sering memikirkan kebutuhan isi ulang.
Jarak tempuh tersebut juga relevan untuk pengguna dengan pola perjalanan intensif. Kebutuhan seperti aktivitas ride-hailing, perjalanan antartitik dalam kota, hingga rute yang lebih panjang menjadi lebih mudah direncanakan ketika cadangan daya tersedia dalam kapasitas yang memadai.
Tukar baterai untuk menekan waktu henti
Di luar spesifikasi baterai, pendekatan VinFast pada sistem tukar baterai menjadi bagian penting dari strategi penggunaan Feliz II. Sistem ini ditawarkan sebagai solusi atas keterbatasan pengisian daya konvensional yang menuntut pengguna menyesuaikan aktivitas dengan waktu pengisian.
Dengan skema tukar baterai, proses pengisian energi dibuat lebih sederhana. Implikasinya cukup besar bagi pengemudi ride-hailing maupun mitra pengiriman karena waktu henti bisa ditekan dan fleksibilitas operasional meningkat.
Pengguna diberikan dua pilihan model kepemilikan baterai. Pelanggan dapat menyewa baterai dengan biaya Rp 84.000 per baterai per bulan, atau membeli kendaraan beserta baterainya sesuai kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Untuk penukaran di stasiun yang berpartisipasi, biaya yang dikenakan sebesar Rp 6.000 per baterai untuk setiap kali penukaran. Skema ini memberi gambaran biaya operasional yang lebih terukur bagi pengguna yang ingin mengandalkan motor untuk aktivitas harian.
Meski menonjolkan sistem tukar baterai, fleksibilitas tetap dipertahankan. Pengguna masih bisa mengisi daya baterai langsung di rumah kapan pun diperlukan, sehingga pilihan penggunaan tidak dibatasi pada satu skema saja.
Didukung infrastruktur dan jaminan purnajual
Ekosistem Feliz II tidak berdiri sendiri karena ditopang kemitraan strategis VinFast dengan V-Green. Perusahaan ini disebut aktif memperluas jaringan pengisian daya dan tukar baterai di seluruh Indonesia.
Ketersediaan infrastruktur menjadi faktor penting dalam penggunaan kendaraan listrik harian. Semakin luas jaringan yang tersedia, semakin besar pula peluang pengguna memanfaatkan motor listrik secara praktis dalam berbagai kondisi perjalanan di area perkotaan.
VinFast juga menambahkan insentif penggunaan lewat layanan tukar baterai gratis di stasiun penukaran baterai publik V-Green. Fasilitas ini berlaku selama satu tahun dengan batas hingga 20 kali penukaran per bulan untuk setiap kendaraan.
Dukungan lain datang dari garansi yang diberikan untuk seluruh e-scooter VinFast. Pelanggan mendapatkan garansi hingga enam tahun atau 72.000 kilometer, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
Dengan kombinasi dua baterai, klaim jarak tempuh hingga 145 km, opsi isi daya di rumah, serta jaringan tukar baterai yang terus diperluas, Feliz II diarahkan untuk penggunaan yang tidak sekadar sesekali. Paket ini membuatnya relevan bagi pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan listrik siap pakai untuk jalan ramai, perjalanan rutin, dan ritme kerja yang menuntut mobilitas terus bergerak.
