Wuling Motors dan Grab Indonesia memperkuat kolaborasi mereka lewat penyediaan New BinguoEV Lite untuk armada GrabRentals. Langkah ini diposisikan sebagai upaya nyata mendorong transportasi berkelanjutan sekaligus memperluas pemanfaatan kendaraan listrik dalam layanan mobilitas berbasis aplikasi.
Kerja sama tersebut juga menegaskan arah bisnis yang sama antara kedua perusahaan, yaitu menghadirkan mobilitas yang efisien, ramah lingkungan, dan relevan dengan kebutuhan operasional harian. Di saat emisi karbon masih menjadi perhatian besar di sektor transportasi, penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu cara untuk memperluas solusi mobilitas rendah emisi di Indonesia.
Armada listrik untuk operasional harian
Dalam kolaborasi ini, GrabRentals Indonesia memilih Wuling New BinguoEV Lite sebagai armada pendukung operasional. Model hatchback listrik ini dinilai cocok untuk kebutuhan mobilitas harian karena menawarkan kenyamanan dan kemudahan penggunaan.
Wuling New BinguoEV Lite dibekali baterai Lithium Ferro-Phosphate atau LFP berkapasitas 31,9 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya mencapai hingga 333 kilometer dan mobil ini juga memiliki fitur konektivitas smartphone interconnection.
Selain itu, kendaraan ini mendukung pengisian daya cepat dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 35 menit. Kombinasi spesifikasi tersebut membuatnya relevan untuk kebutuhan operasional yang menuntut kendaraan siap pakai dalam ritme kerja yang padat.
Dukungan untuk ekosistem kendaraan listrik
Seremoni serah terima armada menandai awal kerja sama yang lebih luas antara Wuling dan GrabRentals. President Director of Wuling Motors, Tang Wensheng, menyebut pembelian kendaraan dalam jumlah besar ini bukan sekadar transaksi komersial, melainkan juga mencerminkan kepercayaan dan visi jangka panjang yang selaras antara kedua perusahaan.
Wensheng juga menyatakan harapannya agar kolaborasi ini membuka peluang kerja sama yang memberi manfaat bagi mitra pengemudi maupun masyarakat. Ia menekankan bahwa kemitraan tersebut dapat mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dari sisi Grab, kolaborasi ini dipandang penting untuk memperluas sekaligus memperkuat pemanfaatan kendaraan listrik di dalam ekosistem mobilitas perusahaan. Director of GrabRentals Indonesia, Halim Wijaya, menilai kehadiran Wuling membantu menjaga kesinambungan pasokan kendaraan listrik yang dibutuhkan untuk ekspansi armada.
Akses kendaraan listrik bagi mitra pengemudi
Grab Indonesia sendiri terus memperluas jaringan kendaraan rendah emisi di dalam ekosistemnya. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah mengoperasikan lebih dari 14.000 unit kendaraan listrik di Indonesia.
Grab juga menargetkan jumlah armada listriknya bisa bertambah hingga tiga kali lipat pada akhir tahun 2026. Target ini menunjukkan bahwa elektrifikasi armada menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, bukan sekadar program jangka pendek.
Melalui GrabRentals Indonesia, mitra pengemudi yang belum memiliki kendaraan sendiri bisa mengakses Wuling BinguoEV melalui skema sewa yang lebih terjangkau. Skema ini diharapkan membantu mitra pengemudi meningkatkan produktivitas sekaligus memberi peluang lebih besar untuk menggunakan kendaraan listrik.
Dukungan operasional dari Wuling
Untuk memastikan program berjalan lancar, Wuling memberikan dukungan menyeluruh dalam implementasi kerja sama ini. Dukungan tersebut mencakup layanan purna jual, sokongan teknis, serta pelatihan khusus bagi mekanik dan mitra pengemudi GrabRentals.
Dukungan ini penting karena armada listrik yang digunakan dalam layanan komersial membutuhkan kesiapan operasional yang konsisten. Dengan kombinasi kendaraan, layanan teknis, dan akses sewa yang lebih mudah, kolaborasi Wuling dan GrabRentals diarahkan untuk memperluas adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi harian.
