Regulator China memberi lampu hijau bagi langkah Momenta menuju bursa Hong Kong. Persetujuan filing dari China Securities Regulatory Commission (CSRC) ini membuka jalan bagi perusahaan teknologi swakemudi asal Suzhou itu untuk melanjutkan rencana penawaran umum perdana atau IPO.
Momenta kini boleh menerbitkan tidak lebih dari 43.754.060 saham biasa yang diperdagangkan di luar negeri dan mencatatkannya di Hong Kong Stock Exchange. CSRC menegaskan bahwa persetujuan itu hanya mengonfirmasi informasi filing, bukan penilaian atas nilai investasi saham perusahaan.
Langkah penting menuju IPO Hong Kong
Notifikasi filing dari CSRC dipublikasikan pada 18 Juni 2026 dan bertanggal 10 Juni. Aturan yang tercantum memberi tenggat 12 bulan bagi Momenta untuk menyelesaikan pencatatan setelah notifikasi diterbitkan.
Jika proses itu lewat dari batas waktu tersebut, Momenta harus memperbarui materi filing sebelum melanjutkan. Dengan persetujuan ini, perusahaan semakin dekat ke debut pasar modal di pusat keuangan Asia tersebut.
Sebelumnya, Momenta dilaporkan telah mengajukan rencana IPO Hong Kong secara rahasia. Bloomberg pada Maret, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, melaporkan bahwa perusahaan bisa menghimpun setidaknya $1 miliar dan mulai bertemu investor untuk mengukur minat awal.
Pada saat itu, Momenta disebut bekerja sama dengan China International Capital Corp dan Deutsche Bank dalam proses pencatatan. Minat pasar terhadap aksi korporasi ini muncul di tengah status Momenta sebagai salah satu startup swakemudi paling bernilai di China.
Dari New York ke Hong Kong
Langkah ke Hong Kong juga menandai berakhirnya rencana listing Momenta di New York. Aplikasi IPO AS yang diajukan secara rahasia pada tahun lalu telah kedaluwarsa di tengah meningkatnya tensi AS-China.
Perubahan arah itu menempatkan Hong Kong sebagai jalur utama bagi ekspansi pasar modal Momenta. Di saat yang sama, perusahaan tetap mempertahankan fokus pada pengembangan teknologi swakemudi untuk pasar global.
Momenta didirikan pada 2016 dan berkantor pusat di Suzhou, kota yang bertetangga dengan Shanghai. Perusahaan ini dikenal luas sebagai penyedia solusi swakemudi di China dan memiliki posisi kuat di industri yang sangat kompetitif.
Valuasi Momenta pada putaran pendanaan terbaru tahun lalu tercatat lebih dari $5 miliar. Daftar investornya juga kuat, dengan nama-nama seperti Mercedes-Benz, SAIC Motor, Toyota Motor, General Motors, dan Tencent Holdings.
Bisnis inti dan strategi teknologi
Di sisi komersial, Momenta memasok sistem bantuan pengemudi produksi massal ke merek global seperti Mercedes-Benz, BMW, dan Audi. Perusahaan ini juga terus mempercepat komersialisasi teknologi robotaxi miliknya.
Strategi Momenta adalah mengintegrasikan kemampuan swakemudi level 4 ke dalam model produksi massal. Pendekatan ini dirancang sebagai solusi serba ada yang tidak membutuhkan biaya retrofit mahal di kemudian hari.
Momentum bisnisnya juga didorong oleh kerja sama strategis di berbagai wilayah. Pada Desember 2025, Grab menanamkan investasi strategis untuk membantu penerapan teknologi Momenta di Asia Tenggara.
Sebelumnya, pada Mei 2025, Momenta juga menjalin kemitraan robotaxi strategis dengan Uber Technologies. Kolaborasi itu menunjukkan ambisi perusahaan untuk memperluas kehadiran layanan swakemudi di luar pasar domestik.
Hubungan Momenta dengan Mercedes-Benz tergolong sangat erat. Pada 2017, pabrikan Jerman itu menjadi produsen mobil internasional pertama yang berinvestasi di perusahaan tersebut.
Pada Desember tahun lalu, Momenta, Mercedes-Benz, dan operator mobilitas asal UEA Lumo meluncurkan armada robotaxi di Abu Dhabi. Armada itu berbasis sedan Mercedes-Benz S-Class generasi baru, dengan operasi formal direncanakan mulai 2026.
