Penjualan NEV China Tembus 1,05 Juta Unit, Mobil Bensin Kian Tersisih

Penjualan ritel kendaraan energi baru atau NEV penumpang di China pada Juni diperkirakan menembus sekitar 1,05 juta unit. China Passenger Car Association atau CPCA menilai volume itu akan naik 10,5% dibanding Mei dan menjadi sinyal bahwa pasar NEV masih melaju kencang di tengah pelemahan pasar kendaraan berbahan bakar konvensional.

CPCA juga memperkirakan penetrasi NEV penumpang pada Juni naik ke sekitar 63,6%, yang berpotensi menjadi rekor baru. Pada saat yang sama, total penjualan ritel kendaraan penumpang China diproyeksikan mencapai sekitar 1,65 juta unit, naik 9,3% dari bulan sebelumnya.

Penetrasi NEV terus naik

Lonjakan pangsa NEV terjadi karena pasar mobil bensin dan diesel terus menyusut. CPCA menyebut jarak antara NEV dan kendaraan bahan bakar tradisional semakin melebar, terutama karena permintaan mobil konvensional masih lemah.

Tekanan itu terlihat jelas pada Mei, ketika penjualan ritel mobil penumpang China mencapai 1,51 juta unit. Angka itu turun 22,1% secara tahunan, meski masih naik 9,6% dibanding bulan sebelumnya.

Dukungan dari kebijakan dan model baru

Pemulihan penjualan pada Juni ditopang oleh beberapa faktor sekaligus. Kebijakan tukar tambah yang terus berjalan, hadirnya gelombang model baru, serta diskon yang muncul menjelang Dragon Boat Festival dan promosi belanja daring “618” memberi dorongan tambahan ke pasar.

Survei CPCA menunjukkan para produsen otomotif terkemuka, yang menguasai sekitar 70% penjualan pasar, memasang target ritel Juni sekitar 10% lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Menjelang penutupan paruh tahun, produsen juga terlihat lebih agresif untuk mengejar target penjualan.

Pola penjualan bergerak naik di akhir bulan

CPCA memperkirakan pasar Juni akan bergerak dalam pola awal yang lesu lalu menguat tajam di akhir bulan. Pada pekan pertama, rata-rata penjualan ritel harian hanya sekitar 33.000 unit, tetapi naik menjadi 44.000 unit pada pekan kedua saat promo “618” mulai berjalan.

Aktivitas pasar kembali menguat pada pekan ketiga yang bertepatan dengan libur Dragon Boat Festival. CPCA memperkirakan rata-rata penjualan ritel harian pada periode itu mencapai sekitar 57.000 unit.

Pada pekan keempat, yang menjadi pekan penuh setelah libur dan bertepatan dengan dorongan penjualan paruh tahun, rata-rata penjualan harian diperkirakan bisa mencapai 83.000 unit. Pola ini menunjukkan akhir bulan tetap menjadi fase paling penting bagi pemulihan volume.

Gambaran pasar masih penuh tekanan

Meski NEV menguat, kondisi makro belum sepenuhnya mendukung. Penjualan ritel total barang konsumsi di China pada Mei tercatat 4,11 triliun yuan, turun 0,6% dari tahun sebelumnya, dan menjadi penurunan pertama tahun ini.

Di sisi otomotif, penjualan ritel mobil senilai 330,9 miliar yuan turun 16,1% secara tahunan dan menjadi penekan utama. CPCA menilai pemulihan konsumsi otomotif masih tertinggal dari pasar konsumen yang lebih luas dan industri masih berada di fase dasar pemulihan.

Persediaan juga mulai membaik, tetapi tekanannya belum hilang. Koefisien inventaris gabungan untuk dealer mobil berada di level 1,63 pada Mei, turun 13,8% dari bulan sebelumnya, namun masih naik 18,1% dibanding setahun lalu.

CPCA menambahkan bahwa sebagian model baru yang diluncurkan pada kuartal kedua masih menghadapi peningkatan produksi yang lambat dan siklus pengiriman yang panjang. Kondisi itu dapat menunda realisasi penjualan meski minat pasar mulai pulih.

Posisi Mei menjadi pijakan Juni

Pada Mei, penjualan ritel NEV penumpang tercatat 950.000 unit, turun 7,5% secara tahunan, tetapi penetrasinya tetap tinggi di 62,9%. CPCA menyebut tingginya penetrasi itu terutama didorong oleh menyusutnya pasar kendaraan bahan bakar tradisional.

Dengan harga minyak yang masih tinggi, permintaan mobil berbahan bakar fosil tetap lemah. Dalam situasi seperti itu, promosi besar masih dibutuhkan agar penjualan kendaraan konvensional bisa mencatat tambahan kecil, sementara NEV terus menjadi pendorong utama pasar mobil penumpang China.

Source: cnevpost.com

Terkait