Motor Listrik Dicuri, Fitur Anti-Maling Ini Tetap Mampu Melacak Hingga Ditemukan Kembali

Fitur anti-theft pada motor listrik kini bukan sekadar pelengkap, tetapi bisa menjadi penentu apakah kendaraan yang hilang masih bisa ditemukan kembali. Kasus yang dialami pemilik motor listrik Alva Cervo Q menunjukkan bahwa sistem keamanan berbasis GPS dan pemutusan jarak jauh dapat membantu saat kendaraan dicuri.

Pemilik bernama Abay mengatakan motornya sempat hilang bersama ponsel pribadinya yang berada di dalam kendaraan. Di tengah situasi itu, ia tetap bisa melacak posisi motor berkat fitur GPS dan anti-theft yang terhubung dengan layanan Customer Service ALVA 24 jam.

Motor terlacak dari aplikasi

Abay menjelaskan bahwa fitur keamanan tersebut membantunya memantau lokasi kendaraan ketika situasi tidak terduga terjadi. Saat ponselnya ikut raib bersama motor, ia mengandalkan bantuan Customer Service ALVA untuk kembali mengakses sistem keamanan.

Melalui My ALVA Mobile App, titik keberadaan motor dapat dipantau secara langsung. Dari pemantauan itu, motor akhirnya ditemukan kembali di kawasan Ciledug setelah sebelumnya hilang di Kebon Jeruk.

Ada fitur pemutus jarak jauh

Menurut Redya Febriyanto, Head of Digital Product, Engineering and Information Technology ALVA, fitur anti-theft bekerja selama 24 jam selama ada aliran daya listrik. Sistem ini juga memungkinkan pemilik mematikan kendaraan dari jarak jauh melalui aplikasi.

Dalam kasus Abay, penonaktifan kendaraan dilakukan setelah ia memperoleh akses aplikasi lewat customer service. Ia menyebut ada fitur emergency turn off yang bisa membuat motor tidak beroperasi lagi ketika digunakan tanpa sepengetahuan pemilik.

Abay menjelaskan, sistem itu dapat menghentikan fungsi kendaraan dari jarak jauh dengan beberapa bentuk pembatasan. Kondisinya bisa berupa motor mati atau tidak bisa digas, tergantung pengaturan yang aktif.

Rasa aman jadi nilai utama

Bagi Abay, keberadaan fitur keamanan dan layanan 24 jam memberi rasa aman yang nyata. Pengalaman kehilangan motor sekaligus ponsel menunjukkan bahwa sistem digital bisa sangat membantu saat pemilik tidak berada dalam kondisi ideal untuk mengakses perangkatnya sendiri.

ALVA menyebut dirinya sebagai salah satu pabrikan yang membekali motor listrik dengan fitur tersebut. Klaim itu diperkuat dengan pengalaman pelanggan yang berhasil menemukan kembali motornya setelah pencurian.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya konektivitas antara fitur keamanan dan layanan pelanggan. Saat akses aplikasi terhambat karena ponsel ikut dicuri, dukungan langsung dari customer service menjadi jalur penting agar pemilik tetap bisa mengendalikan kendaraan.

Di sisi lain, fitur anti-theft berbasis aplikasi dan GPS menunjukkan bahwa sistem keamanan motor listrik kini bergerak ke arah yang lebih aktif. Bukan hanya memberi notifikasi, sistem ini juga bisa membantu melacak dan menonaktifkan kendaraan ketika terjadi pencurian.

Source: www.cnnindonesia.com

Terkait