LCGC Makin Tertekan, Pasar Nasional Naik Tapi Segmen Ini Malah Susut 22,9 Persen

Pasar mobil nasional masih bergerak positif pada Januari hingga Mei 2026, tetapi tidak semua segmen ikut menikmati kenaikan itu. Di tengah penguatan wholesales nasional dan lonjakan kendaraan elektrifikasi, LCGC justru menjadi satu-satunya segmen yang menyusut.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan wholesales mobil nasional mencapai 359.015 unit selama lima bulan pertama 2026. Angka itu naik 12,8 persen dibanding periode yang sama pada 2025, namun kontribusi terbesar datang dari segmen hybrid, PHEV, dan mobil listrik murni.

Elektrifikasi mengangkat pasar

Segmen hybrid mencatat distribusi 34.151 unit pada Januari-Mei 2026 dan tumbuh 49,7 persen. Mobil PHEV melonjak 416,1 persen menjadi 2.601 unit, sementara mobil listrik murni naik 80 persen menjadi 57.087 unit.

Kenaikan itu membuat pasar nasional terlihat lebih sehat dibanding tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, distribusi mobil penumpang dan komersial juga naik tipis 7,6 persen menjadi 219.121 unit.

LCGC justru menurun

Di tengah tren positif tersebut, LCGC bergerak ke arah sebaliknya. Selama Januari-Mei 2026, distribusi segmen ini turun 22,9 persen menjadi 46.055 unit dari 59.747 unit pada periode yang sama 2025.

Penurunan itu membuat LCGC menjadi satu-satunya segmen mobil yang mengalami penyusutan pasar. Kondisi ini menempatkan mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan sebagai segmen yang paling tertekan di antara seluruh kategori kendaraan yang tercatat.

Toyota Calya masih memimpin

Meski pasar LCGC melemah, peta model terlaris di segmen ini masih menunjukkan dominasi pemain lama. Toyota Calya berada di posisi teratas dengan distribusi 13.543 unit selama Januari-Mei 2026.

Di bawahnya ada Daihatsu Sigra dengan 11.885 unit dan Honda Brio Satya sebanyak 10.844 unit. Dua model paling bawah di daftar ini ditempati Toyota Agya dengan 6.173 unit dan Daihatsu Ayla dengan 3.610 unit.

Peringkat wholesales LCGC Januari-Mei 2026

ModelUnit
Toyota Calya13.543
Daihatsu Sigra11.885
Honda Brio Satya10.844
Toyota Agya6.173
Daihatsu Ayla3.610

Komposisi tersebut menunjukkan pasar LCGC masih bertumpu pada model-model yang sudah lama dikenal konsumen. Namun data lima bulan pertama 2026 memperlihatkan bahwa daya tarik segmen ini tidak cukup kuat untuk mempertahankan pertumbuhan, terutama saat segmen elektrifikasi justru melaju lebih cepat.

Bagi industri, kontras ini menjadi sinyal penting. Di saat pasar nasional naik dan elektrifikasi menguat, LCGC justru kehilangan momentum dan harus menghadapi tekanan yang lebih besar di tengah perubahan preferensi pembeli mobil di Indonesia.

Source: www.cnnindonesia.com

Terkait