Nio kembali mendorong ET9 ke segmen ultra-premium lewat tema special edition baru yang sangat terbatas. Mobil ini hanya tersedia 99 unit secara global, menegaskan arah strategi Nio yang kian mengandalkan edisi khusus untuk mengangkat perhatian pasar terhadap model andalannya.
Tema anyar itu menjadi bagian dari jajaran ET9 Horizon Edition. Nio menamai tema ini “Pursuing Light at the Extremes” dan menyebut desainnya terinspirasi dari pertemuan antara polar day dan polar night.
ET9 dengan tema tersebut dibanderol mulai 838.000 yuan, termasuk paket baterai. Jika pembeli memilih skema BaaS atau battery as a service, harga awalnya turun menjadi 730.000 yuan.
Banderol itu juga lebih tinggi dibanding beberapa tema special edition ET9 yang lebih dulu hadir. Dalam beberapa bulan terakhir, tema-tema ET9 Horizon Edition sebelumnya konsisten dipasarkan mulai 818.000 yuan, atau 710.000 yuan dengan skema BaaS.
Langkah ini memperlihatkan pola yang terus diulang Nio selama setahun terakhir. Produsen mobil listrik asal China itu berkali-kali menambahkan varian dan tema baru untuk ET9, seolah ingin menjaga sorotan tetap tertuju pada model ini.
ET9 pertama kali meluncur pada Nio Day 2024, tepatnya 21 Desember 2024. Pengiriman unitnya dimulai pada akhir Maret 2025, menempatkannya sebagai salah satu model paling ambisius dari lini Nio.
Fokus pada citra halo model
ET9 merupakan salah satu mobil paling mahal dari pabrikan lokal China. Nio menyiapkannya untuk menantang model mewah tradisional, termasuk Mercedes-Benz Maybach.
Pada September 2025, Nio memperkenalkan ET9 Horizon Edition dengan dua warna bodi dan sejumlah fitur eksklusif. Sejak itu, model ini terus mendapat pembaruan konten untuk menjaga eksklusivitasnya.
Pada November lalu, Nio menambah dua opsi warna baru, yakni red-gold dan black-silver. Lalu pada Januari, perusahaan meluncurkan versi peringatan yang dibatasi hanya 9 unit untuk menandai pencapaian satu juta kendaraan yang diproduksi Nio Inc.
Seri tema terbatas yang terus bertambah
Pada Maret tahun ini, Nio menghadirkan dua tema lagi untuk ET9. Keduanya terinspirasi dari Heidu Mountain di Qinghai, China, dan Great Ocean Road di Australia, masing-masing dengan batas 199 unit.
Rangkaian peluncuran itu menunjukkan bahwa special edition telah menjadi bagian dari strategi bisnis Nio dan sub-mereknya selama setahun terakhir. Bagi Nio, model terbatas bukan hanya soal desain, tetapi juga cara mempertahankan daya tarik produk di pasar premium yang sangat kompetitif.
Meski begitu, performa penjualan ET9 masih belum kuat. Model ini sempat mencatat rekor pengiriman 810 unit pada April 2025, yang merupakan bulan penuh pertama pengiriman.
Setelah itu, penjualan turun cukup tajam. Pada Mei, ET9 mengirim 155 unit, naik 21% dari bulan sebelumnya, tetapi masih turun lebih dari 77% dibandingkan periode yang sama setahun lalu.
Hingga akhir Mei, total pengiriman kumulatif ET9 sejak pengiriman dimulai pada Maret 2025 mencapai 3.077 unit. Data itu menunjukkan bahwa, walaupun Nio aktif mengubah tampilan dan tema ET9, tantangan utama model ini tetap ada di pasar.
Teknologi yang diusung ET9
Selain positioning mewahnya, ET9 juga dipasangi komponen teknologi utama buatan Nio sendiri. Salah satunya adalah chip swakemudi Shenji NX9031 yang dibuat dengan proses 5 nanometer.
Model ini juga memakai sistem sasis cerdas SkyRide. Nio menyebutnya sebagai integrated hydraulic fully active suspension pertama di dunia, dengan kemampuan menyesuaikan kekakuan, redaman, dan tinggi kendaraan secara transien.
Di segmen sedan ultra-mewah China, ET9 tidak bergerak sendirian. Selain Nio, ada Maextro S800 hasil kolaborasi Huawei dan Anhui Jianghuai Automobile Group Corp, serta U7 dari merek Yangwang milik BYD, yang juga berusaha merebut ruang pasar dari merek-merek Jerman.
Source: cnevpost.com






