BAIC lewat subbrand Arcfox kembali menambah panas persaingan mobil listrik kompak di Tiongkok dengan penyegaran Beta T1. Model ini ditawarkan dalam tiga trim dan dibanderol mulai 62.800 yuan hingga 79.800 yuan, atau sekitar Rp165 juta sampai Rp209,7 juta.
Harga tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Beta T1. Di balik banderol itu, Arcfox membawa revisi desain, penyegaran kabin, serta pilihan jarak tempuh yang cukup luas untuk kelasnya.
Dimensi lebih besar untuk ruang kabin
Arcfox memperkenalkan Beta T1 sebagai crossover kompak dengan ukuran 4.375 mm x 1.860 mm x 1.572 mm dan wheelbase 2.770 mm. Dibandingkan model sebelumnya, dimensinya diperpanjang untuk memberi ruang kabin yang lebih lega.
Secara visual, siluet dasarnya tetap dipertahankan. Namun, bumper depan dan belakang mendapat revisi sehingga tampil lebih segar dari sebelumnya.
Wajah baru dan detail eksterior yang diperbarui
Penyegaran paling mudah terlihat ada di sektor pencahayaan. DRL kini terintegrasi dengan lampu utama, sementara bagian lampu belakang juga dirancang ulang agar terlihat lebih lebar dan baru.
Arcfox juga menambahkan gagang pintu semi-tersembunyi yang memudahkan akses ke dalam mobil. Konsumen bisa memilih pelek 17 inci atau 18 inci, tergantung trim yang dipilih.
Kabin tetap sederhana, fitur utama tetap lengkap
Di dalam kabin, Beta T1 masih mengandalkan panel instrumen LCD 8,8 inci dan layar sentuh tengah 15,6 inci. Untuk trim tertinggi, tersedia pula bantalan pengisian daya telepon nirkabel 50W.
Paket kenyamanan dan bantuan berkendara juga tergolong lengkap untuk mobil di kelas ini. Arcfox membekali Beta T1 dengan sistem ADAS level 2, termasuk cruise control, lane-keeping assist, traffic sign recognition, remote parking, dan automated tracking reverse.
Motor depan dan pilihan baterai LFP
Seluruh varian Beta T1 memakai motor sinkron magnet permanen di depan dengan tenaga 129 hp dan torsi 176 Nm. Angka itu cukup untuk membawa mobil melaju hingga 140 km/jam dan menempuh akselerasi 0-50 km/jam dalam 4,5 detik.
Untuk sumber energi, Arcfox menawarkan dua opsi baterai lithium-iron phosphate atau LFP. Kapasitas 36,4 kWh diklaim mampu menempuh 350 km, sedangkan paket 42,3 kWh sanggup mencapai 450 km menurut standar CLTC.
Pengisian cepat dan fungsi tambahan
Beta T1 juga mendukung pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen dalam 36 menit. Selain itu, EV ini memiliki fungsi V2L 3,3 kW yang memungkinkan baterai dipakai untuk menyuplai daya ke perangkat eksternal.
Dengan kombinasi harga yang agresif, dimensi yang diperbesar, serta fitur bantuan berkendara yang cukup lengkap, Beta T1 diposisikan sebagai opsi menarik di segmen crossover listrik kompak. Penyegaran ini memperlihatkan upaya Arcfox menjaga model entry-levelnya tetap relevan di pasar Tiongkok.
Source: www.bincangbincangmobil.com






