DFSK membuka pre-order E5 Plus dengan syarat yang sangat ringan bagi calon konsumen di Indonesia. Cukup membayar booking fee Rp5.000, pelanggan sudah bisa mengamankan prioritas pemesanan untuk SUV plug-in hybrid pertama DFSK yang dipasarkan di Tanah Air.
Langkah ini sekaligus menjadi cara DFSK mengenalkan teknologi PHEV ke pasar yang lebih luas sebelum peluncuran resminya di GIIAS 2026. Program pre-booking ini juga dibarengi paket keuntungan yang diklaim bernilai total hingga Rp60 juta.
Paket benefit selama pre-booking
PT Sokonindo Automobile membuka masa pre-order DFSK E5 Plus pada 23 Juni hingga 28 Juli 2026. Selama periode itu, konsumen berhak atas sejumlah benefit yang disiapkan sebagai bagian dari penawaran awal.
Paket tersebut mencakup Family Entertainment Screen 15,6 inci senilai Rp20 juta. Konsumen juga mendapatkan servis berkala gratis hingga 5 tahun atau 100.000 km, plus karpet eksklusif senilai Rp5 juta.
Selain itu, DFSK menambahkan Wall Charger 7 kW senilai Rp15 juta. Ada juga bonus perlindungan asuransi hingga Rp20 juta dari perusahaan pembiayaan terpilih.
Total keuntungan yang ditawarkan dari seluruh paket itu mencapai Rp60 juta. DFSK menempatkan program ini sebagai insentif agar konsumen lebih cepat mengenal E5 Plus sebelum mobil itu masuk pasar secara resmi.
Fokus pada kebutuhan keluarga modern
DFSK menyebut E5 Plus sebagai SUV baru yang dirancang untuk keluarga modern. Fokusnya ada pada efisiensi, kenyamanan, dan teknologi untuk mobilitas harian.
Franz Wang, COO PT Sokonindo Automobile, mengatakan tahun ini menjadi momentum penting bagi DFSK. Ia menyebut perusahaan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan konsumen lewat riset pasar yang mendalam.
Konfigurasi enam penumpang dan teknologi PHEV
DFSK E5 Plus hadir dalam format midsize dengan konfigurasi enam penumpang. Kabinnya memakai captain seat, dan pengaturan ini berbeda dengan varian di negara lain.
Konfigurasi tersebut ditujukan untuk memberi kenyamanan lebih, terutama bagi keluarga yang sering bepergian jarak menengah hingga jauh. Di sisi penggerak, DFSK membekali model ini dengan Smart Power System DE-i yang menggabungkan mesin bensin dan motor elektrik.
Kombinasi itu menjadi nilai jual utama E5 Plus di segmen SUV elektrifikasi. DFSK menempatkannya sebagai kendaraan yang tetap fleksibel karena masih bisa mengandalkan bahan bakar, namun juga memberi pengalaman berkendara ala mobil listrik.
Jarak tempuh jauh untuk harian dan luar kota
Menurut data pabrikan, DFSK E5 Plus diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.400 kilometer berdasarkan standar NEDC. Dalam mode listrik murni, jarak tempuhnya diklaim mencapai 140 kilometer.
Klaim ini membuat E5 Plus tetap relevan untuk kebutuhan harian tanpa konsumsi bahan bakar. Di saat yang sama, jarak tempuhnya juga memberi rasa aman untuk perjalanan keluar kota.
Masuk ke segmen transisi elektrifikasi
Kehadiran E5 Plus menunjukkan langkah DFSK memasuki segmen plug-in hybrid yang sedang berkembang di Indonesia. Strategi ini menempatkan PHEV sebagai solusi transisi di tengah kebutuhan konsumen yang masih menginginkan fleksibilitas kendaraan konvensional.
DFSK berharap pendekatan itu bisa memperkuat posisi E5 Plus di pasar SUV elektrifikasi keluarga. Dengan penawaran pre-booking Rp5.000 dan paket benefit yang besar, model ini masuk ke radar konsumen yang mencari opsi elektrifikasi dengan biaya awal yang sangat ringan.
Source: carvaganza.com






