Kijang Innova Zenix HEV Masih Memimpin, Veloz HEV Tertinggal 2 Ribu Unit

Author: Qoo Media

Pasar mobil hybrid di Indonesia masih dikuasai Toyota, dan dua nama yang paling menonjol ada di lini MPV. Kijang Innova Zenix HEV tetap berada di atas Veloz HEV, dengan selisih penjualan yang masih sekitar 2 ribu unit hingga Mei 2026.

Kinerja itu penting karena Veloz HEV sempat menyalip Innova Zenix HEV sejak April lalu. Namun, posisi teratas masih belum bergeser karena Innova Zenix HEV justru tetap mencatat angka yang lebih besar.

Innova Zenix HEV Masih Memimpin

Kijang Innova Zenix HEV terjual 10,7 ribu unit selama Januari hingga Mei. Angka ini menjadi hasil yang sangat kuat untuk model medium MPV Toyota tersebut.

Di sisi lain, Veloz HEV mencatat 8.449 unit pada periode yang sama. Selisihnya memang tidak terlalu jauh, tetapi cukup untuk menjaga posisi Innova Zenix HEV di depan.

Performa Innova Zenix HEV juga menunjukkan bahwa model ini masih punya daya tarik besar di pasar. Statusnya sebagai mobil yang sudah lebih lama dijual ikut membantu menjaga keunggulan itu.

Veloz HEV Tetap Punya Panggung

Walau belum bisa melampaui Innova Zenix HEV, Veloz HEV tetap mencatat penjualan yang solid. Sejak pertama dirilis, model ini bahkan disebut mampu terjual ribuan unit setiap bulan.

Keunggulan utama Veloz HEV ada pada posisinya sebagai low MPV yang harganya lebih terjangkau. Faktor itu membuatnya menjadi pilihan hybrid yang menarik di kelasnya.

Toyota juga tidak menghadirkan opsi hybrid untuk Avanza. Sebagai gantinya, Veloz mendapat peran sebagai model ramah lingkungan di keluarga LMPV Toyota.

Peta Persaingan Hybrid

Di luar dua MPV Toyota itu, jarak penjualan dengan para pesaing terlihat cukup lebar. Veloz HEV unggul sekitar 6 ribu unit atas Suzuki XL7 Hybrid, yang mencatat 3.699 unit hingga Mei 2026.

Honda HR-V e:HEV berada di bawahnya dengan 2.529 unit. Setelah itu ada Suzuki Fronx yang membukukan 1.592 unit dan masih tertinggal dari HR-V e:HEV.

Yaris Cross HEV juga tampil dengan 1.358 unit, namun angkanya belum cukup untuk mendekati dua MPV hybrid Toyota. Chery Tiggo Cross CSH berada di posisi berikutnya dengan 1.193 unit, sekaligus menjadi satu-satunya merek asal China yang masuk daftar.

Toyota Masih Paling Kuat

Toyota Alphard HEV mencatat 904 unit sepanjang lima bulan pertama. Angka itu masih di bawah Denza D9 yang sudah terjual lebih dari 2 ribu unit.

Hyundai Palisade HEV ikut masuk 10 besar dengan 537 unit. Sementara itu, Suzuki Grand Vitara membukukan 433 unit, dan Ertiga Hybrid belum terlihat jelas hasilnya karena terus mengalami penurunan.

Dari seluruh data itu, terlihat bahwa Toyota masih memegang pangsa pasar mobil hibrida terbesar di Indonesia. Kijang Innova Zenix HEV tetap menjadi acuan utama, sementara Veloz HEV kini berdiri sebagai penantang terdekat yang belum cukup kuat untuk merebut posisi puncak.

Source: ridertua.com
Terbaru