BMW resmi menghadirkan tiga model M terbaru di Indonesia dengan karakter yang saling berbeda. Sorotan terkuat datang dari BMW M2 CS yang disebut sebagai BMW M2 paling bertenaga dalam sejarah, disusul M3 Touring yang memadukan performa tinggi dan kepraktisan, serta M2 terbaru yang memperkuat posisi coupe kompak BMW M di pasar lokal.
Peluncuran ini menunjukkan bagaimana BMW M tidak hanya bermain di angka performa, tetapi juga menawarkan pilihan karakter berkendara yang sangat spesifik. Ada model untuk pencinta wagon performa, ada coupe kompak penggerak roda belakang, dan ada edisi spesial yang lebih fokus pada dinamika berkendara.
President Director BMW Group Indonesia, Sunny Medalla, mengatakan BMW M selalu memiliki tempat spesial dalam perjalanan BMW Group. Selama lebih dari lima dekade, huruf M menjadi simbol performa, inovasi, dan teknologi motorsport yang dihadirkan ke kendaraan produksi.
Tiga karakter, tiga pendekatan performa
Dari tiga model yang diperkenalkan, BMW M2 CS tampil sebagai varian paling ekstrem. Model ini membawa mesin enam silinder segaris 3.0 liter M TwinPower Turbo yang sudah disempurnakan dan menghasilkan tenaga 530 dk serta torsi 650 Nm.
Angka itu naik 50 dk dan 50 Nm dibandingkan BMW M2 standar. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic yang menjadi perlengkapan standar.
BMW menyebut peningkatan performa M2 CS juga didukung pengurangan bobot sekitar 30 kilogram. Hasilnya, mobil ini mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam 3,8 detik dan mencapai kecepatan maksimum 302 km/jam.
Pendekatan ringan menjadi kunci pada M2 CS. Sejumlah bagian menggunakan Carbon Fibre Reinforced Plastic, mulai dari M Carbon Roof, diffuser belakang khusus CS, bagasi CFRP dengan ducktail terintegrasi, hingga beberapa elemen interior berbahan serat karbon.
Sasis dan sistem kendali juga mendapat penyempurnaan menyeluruh. Suspensi diturunkan 8 mm, lalu BMW M GmbH menyesuaikan pegas, peredam kejut, sistem kemudi M Servotronic, M Sport Differential, serta sistem pengereman.
Di kabin, nuansa motorsport dibuat lebih tegas. M2 CS memakai M Carbon Bucket Seats dengan logo CS menyala, M Alcantara Steering Wheel dengan penanda merah di posisi pukul 12, trim karbon eksklusif, BMW Curved Display, serta BMW Operating System 8.5.
Fitur M Drive Professional turut dibenamkan pada model ini. Sistem tersebut mencakup M Drift Analyser dan M Laptimer yang menguatkan orientasi mobil untuk pengalaman berkendara yang lebih murni.
M3 Touring: performa tinggi dengan sisi praktis
Jika M2 CS menonjolkan fokus performa, BMW M3 Touring hadir dengan pendekatan berbeda. Model ini menggabungkan karakter kendaraan performa tinggi dengan kenyamanan perjalanan jarak jauh serta kapasitas kabin dan bagasi yang tetap fungsional untuk penggunaan harian.
BMW M3 Touring with M xDrive memakai mesin enam silinder segaris 3.0 liter M TwinPower Turbo. Tenaganya mencapai 530 dk dengan torsi puncak 650 Nm, atau naik 20 dk dibandingkan model sebelumnya berkat penyempurnaan perangkat lunak engine management system.
Mesin tersebut dibekali sejumlah teknologi yang berasal dari dunia motorsport. Di antaranya closed-deck crankcase berkekuatan tinggi, forged crankshaft berbobot ringan, lapisan silinder berbasis wire-arc spray coating, serta cylinder head dengan teknologi inti hasil proses 3D printing.
Penyaluran tenaga dilakukan lewat transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic dan sistem penggerak semua roda M xDrive yang berorientasi pada roda belakang. Sistem ini bekerja bersama Active M Differential untuk mendistribusikan tenaga secara optimal di berbagai kondisi berkendara.
Pengemudi dapat memilih mode 4WD Sport untuk karakter yang lebih agresif. Tersedia juga mode 2WD untuk menghadirkan sensasi berkendara yang lebih murni khas kendaraan performa tinggi BMW M.
Kemampuannya juga sangat cepat untuk ukuran mobil dengan format touring. Akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam 3,6 detik, 0-200 km/jam dalam 12,5 detik, dan kecepatan maksimum meningkat hingga 250 km/jam.
Nilai tambah utama model ini ada pada kepraktisan. Kapasitas bagasinya mencapai 500 liter dan bisa meningkat hingga 1.510 liter saat kursi belakang dilipat.
Pada eksterior, M3 Touring memakai lampu depan LED terbaru dengan tampilan lebih modern. Ciri khas BMW M tetap hadir lewat kidney grille vertikal besar, fender berotot, side skirt khusus BMW M, dan elemen aerodinamika untuk mendukung performa pada kecepatan tinggi.
Bagian kabin dibekali BMW Curved Display yang menggabungkan layar instrumen digital 12,3 inci dan control display 14,9 inci. Sistem ini menjalankan BMW Operating System 8.5 dengan tampilan khusus BMW M dan informasi performa kendaraan secara real-time.
Fitur pendukung lain juga lengkap untuk kebutuhan jalan raya maupun lintasan. Tersedia M Setup, M Mode, M Drift Analyser, M Laptimer, M Sport Seats, trim interior eksklusif, dan M Leather Steering Wheel terbaru dengan desain flat-bottom.
BMW M2: coupe kompak dengan pembaruan tenaga dan teknologi
Model ketiga adalah BMW M2 terbaru yang tetap mempertahankan filosofi inti BMW M. Mobil ini hadir sebagai coupe kompak performa tinggi dengan fokus pada kelincahan, keseimbangan, dan keterhubungan antara pengemudi dan kendaraan.
BMW M2 memakai mesin enam silinder segaris 3.0 liter dengan teknologi M TwinPower Turbo. Tenaganya kini mencapai 480 dk dan torsinya 600 Nm, meningkat 20 dk dan 50 Nm dibandingkan generasi sebelumnya.
Seluruh tenaga disalurkan melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic. Dengan penggerak roda belakang, BMW M2 mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 4,0 detik.
Karakter performanya ditopang oleh M Sport Differential, Adaptive M Suspension, dan M Drive Professional. Kombinasi itu membuat M2 tetap bisa menyeimbangkan performa tinggi dengan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Untuk pasar Indonesia, BMW M2 hadir standar dengan M Carbon Roof, M Compound Brake dengan kaliper merah high-gloss, velg M light-alloy 19 inci di depan dan 20 inci di belakang, serta M High-Gloss Shadow Line with extended contents. Desain luarnya menonjolkan bodi berotot, wheel arch lebar, dan elemen aerodinamika fungsional.
Pilihan warnanya juga diperluas. Empat warna baru yang tersedia adalah M Sao Paulo Yellow, Fire Red, Skyscraper Grey, dan Portimao Blue, sementara opsi BMW Individual mencakup Grigio Telesto, Voodoo Blue, Java Green, dan Twilight Purple.
Di dalam kabin, BMW M2 membawa M Sport Seats, trim interior Carbon Fibre, M Leather Steering Wheel, dan BMW Live Cockpit Professional dengan BMW Curved Display. Sistem infotainment berbasis BMW Operating System 8.5 dan Harman Kardon Surround Sound System ikut melengkapi paketnya.
Harga di Indonesia
BMW memasarkan ketiga model ini dengan status harga off the road. New BMW M2 CS dibanderol Rp 2.700.000.000.
Untuk BMW M2, versi New BMW M2 (NIK25) dijual Rp 1.977.000.000 dan New BMW M2 (NIK26) Rp 1.987.000.000. Sementara New M3 Touring (NIK25) dibanderol Rp 2.777.000.000 dan New M3 Touring (NIK26) Rp 2.790.000.000.
Source: oto.detik.com






