Range Rover Evoque L Disentuh Diskon Rp 600 Jutaan Di China, Harganya Jatuh Ke Kelas SUV Menengah

Range Rover Evoque L di China sedang jadi sorotan karena potongan harganya mencapai Rp 600 jutaan. Mobil premium yang semula dibanderol sekitar Rp 1,13 miliar itu kini turun menjadi Rp 530 jutaan, sehingga posisinya berubah seperti SUV kelas menengah dari sisi harga.

Diskon sebesar itu menarik perhatian karena datang dari merek yang selama ini identik dengan kelas mewah. Range Rover tetap dikenal sebagai produsen SUV premium, dan Evoque sendiri masih ditawarkan dalam beberapa pilihan, termasuk varian hybrid, meski mesin bensinnya belum ditinggalkan.

Tekanan pasar membuat diskon membesar

Langkah memberi potongan besar ini tidak muncul tanpa alasan. Di China, tren mobil bermesin konvensional sedang merosot tajam, sementara mobil ramah lingkungan makin diminati dan harganya juga semakin terjangkau.

Pergeseran itu memaksa produsen menyesuaikan strategi penjualan. Rata-rata pabrikan disebut memberi diskon sekitar Rp 87 jutaan untuk mobil bensin dan diesel, jauh lebih besar dibanding potongan sebelumnya yang hanya mencapai Rp 44 jutaan.

Kondisi pasar juga berubah cepat. Penjualan mobil bensin di China turun 19 persen, sedangkan model ramah lingkungan justru naik drastis dan terus mendapat pilihan baru dari berbagai merek.

Evoque L jadi salah satu yang paling terdampak

Di tengah perubahan itu, Evoque L mendapat potongan yang jauh lebih agresif. Model ini masih dipasarkan sebagai mobil mewah, tetapi harga barunya membuatnya lebih dekat ke segmen SUV menengah yang lebih mudah dijangkau.

Strategi semacam ini kerap dipakai untuk menghabiskan stok mobil konvensional sebelum digeser ke model yang lebih ramah lingkungan. Dalam situasi pasar yang semakin didominasi mobil listrik dan PHEV, produsen memang harus lebih keras menjaga perputaran penjualan.

Permintaan terhadap PHEV di China juga disebut meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Karena itu, pilihan mobil konvensional seperti Evoque harus bersaing lebih keras agar tetap dilirik pembeli.

Hanya berlaku di China

Diskon besar ini hanya berlaku untuk Range Rover yang dijual di China. Artinya, pasar lain tidak ikut mendapat potongan serupa, dan versi ramah lingkungan di sana juga tidak terdampak langsung oleh kebijakan ini.

Range Rover masih akan tetap menjual berbagai model di pasar tersebut, termasuk Evoque yang selama ini menjadi salah satu andalan di segmen premium. Meski harus bersaing dengan merek lokal, merek ini masih bisa bertahan dan terus berjualan di pasar China.

Situasi berbeda di Indonesia

Di Indonesia, Range Rover belakangan tidak terlalu sering menghadirkan model baru. Evoque sudah mendapat model tahun 2025, tetapi pengembangan penyegaran tetap tidak bisa dilakukan sembarangan karena menyangkut kualitas produk.

Langkah untuk meluncurkan model anyar juga harus melalui riset pasar terlebih dahulu. Dalam pasar yang makin kompetitif, apalagi di China, merek luar negeri tidak hanya bersaing dengan sesama pemain premium, tetapi juga dengan merek lokal yang menawarkan harga lebih rendah.

Peta persaingan itu membuat mobil BEV dan PHEV semakin kuat posisinya. Di sisi lain, mobil bensin dan diesel makin tertekan, dan diskon besar seperti yang diterima Evoque L menjadi salah satu cara untuk tetap menarik minat pembeli di tengah perubahan pasar yang sangat cepat.

Source: ridertua.com

Terkait