Xpeng Mona L03 Muncul dengan Dua Opsi Sekaligus, EV Murni atau PHEV Jarak Jauh

Xpeng mulai membuka detail Mona L03 menjelang debut publiknya di China pada Juli 2026. Model ini langsung menarik perhatian karena hadir sebagai crossover fastback dalam lini Mona dan tersedia dalam dua pendekatan elektrifikasi, yakni EV murni dan EREV.

Kehadiran opsi penggerak ganda itu membuat Mona L03 berpotensi menjangkau pasar yang lebih luas. Di saat banyak model baru hanya fokus pada BEV, Xpeng justru menyiapkan varian listrik penuh sekaligus versi extended range dengan generator bensin.

Mona L03 merupakan produk kedua dalam keluarga kendaraan mass-market Mona. Keberadaan model ini sebelumnya mulai terungkap pada April 2026 melalui dokumen homologasi Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China atau MIIT.

Menjelang akhir Juni 2026, Xpeng kemudian merilis foto resmi pertamanya dan mengonfirmasi kehadiran model tersebut. Debut globalnya dijadwalkan berlangsung pada Juli, sementara peluncuran ke pasar disebut masih akan dilakukan pada tahun yang sama.

Langkah ini penting bagi ekspansi merek tersebut. Sebelumnya, Xpeng sudah memastikan Mona M03 akan dipasarkan secara global, sehingga Mona L03 juga dinilai punya peluang besar untuk mengikuti jalur serupa di luar China.

Dari sisi posisi produk, Mona L03 tampil sebagai saudara G6 dalam format crossover fastback yang lebih ringkas. Mobil ini membawa dimensi panjang 4.650 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.600 mm, dan jarak sumbu roda 2.850 mm.

Desain dan karakter bodi

Bahasa desainnya masih dekat dengan Mona M03. Ciri utamanya terlihat pada lampu depan berbentuk huruf T dan garis kap mesin yang dibuat menurun untuk menegaskan siluet fastback.

Meski demikian, L03 tidak sekadar menjadi versi lain dari M03. Xpeng memberi sejumlah pembaruan, termasuk gagang pintu semi-tersembunyi yang dirancang lebih praktis serta lampu belakang model light bar yang membentang penuh.

Bagian eksteriornya juga memuat detail yang menegaskan orientasi modern dan efisiensi. Di antaranya ada saluran udara aktif pada bagian depan serta kaliper rem berwarna mencolok.

Pilihan roda turut membedakan karakter tiap varian. Bergantung pada konfigurasi, Mona L03 tersedia dengan pelek 18 inci atau 20 inci.

Dua jenis penggerak

Sorotan utama model ini ada pada sisi teknis. Xpeng menyiapkan Mona L03 dalam versi Battery Electric Vehicle dan Extended Range Electric Vehicle, sebuah kombinasi yang belum tentu hadir bersamaan pada semua rival di kelasnya.

Untuk varian BEV, mobil ini memakai motor listrik tunggal bertenaga 245 hp. Tenaga itu dipadukan dengan dua opsi baterai LFP, masing-masing berkapasitas 56 kWh dan 69 kWh.

Dalam pengujian standar CLTC, jarak tempuh varian listrik murni diklaim berada di kisaran 505 hingga 650 kilometer. Angka akhir bergantung pada konfigurasi baterai yang dipilih.

Varian EREV memakai motor listrik yang sama. Bedanya, versi ini menambahkan mesin bensin 1.500 cc bertenaga 94 hp yang berfungsi sebagai generator untuk mendukung suplai energi.

Pendekatan tersebut memberi fleksibilitas berbeda dibanding BEV murni. Dalam mode listrik penuh, versi EREV diklaim dapat menempuh hingga 257 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Spesifikasi inti yang sudah terungkap

Berikut ringkasan detail utama Mona L03 yang telah muncul sejauh ini:

AspekDetail
Format bodiCrossover fastback
Panjang x Lebar x Tinggi4.650 x 1.920 x 1.600 mm
Jarak sumbu roda2.850 mm
Bobot kosong1.855–1.875 kg
Varian penggerakBEV dan EREV
Tenaga motor listrik245 hp
Baterai BEVLFP 56 kWh / 69 kWh
Jarak tempuh BEV505–650 km (CLTC)
Mesin generator EREV1.500 cc, 94 hp
Jarak tempuh listrik EREVhingga 257 km (CLTC)
Pilihan pelek18 inci / 20 inci

Bobot kosong Mona L03 berada di rentang 1.855 hingga 1.875 kilogram. Perbedaan itu kemungkinan terkait konfigurasi varian dan perangkat pendukung masing-masing versi.

Dengan kombinasi desain fastback, ukuran yang tergolong proporsional, dan pilihan EV maupun EREV, Mona L03 diposisikan sebagai tambahan penting di keluarga Mona. Model ini juga memperlihatkan bagaimana Xpeng mencoba memperluas daya tarik produknya, bukan hanya lewat desain, tetapi juga lewat opsi sistem penggerak yang lebih beragam.

Source: otodriver.com

Terkait