Pajero Sport Ternyata Cukup Irit, Ini Angka Aslinya di Jalur Luar Kota

Author: Qoo Media

Mitsubishi Pajero Sport kerap dipilih bukan hanya karena citranya sebagai SUV diesel tangguh, tetapi juga karena banyak calon pembeli ingin tahu satu hal sederhana: apakah mobil ini boros atau justru cukup irit. Di kelasnya, efisiensi bahan bakar menjadi pertimbangan penting, terutama bagi pengguna yang rutin membawa mobil ini untuk perjalanan jauh maupun kebutuhan harian.

Hasil pengujian dari berbagai media otomotif nasional menunjukkan konsumsi bahan bakar Pajero Sport di jalur luar kota umumnya berada di kisaran 12 hingga 15 kilometer per liter. Angka itu menempatkan Pajero Sport sebagai SUV diesel yang masih kompetitif untuk pemakaian antarkota, apalagi jika dibandingkan dengan ukuran bodi dan karakter mesin yang bertenaga.

Mesin diesel dan pengaruhnya ke efisiensi

Pajero Sport dibekali mesin 2.4L MIVEC Turbo Diesel yang menghasilkan tenaga 181 PS dan torsi 430 Nm. Mesin ini memakai teknologi MIVEC atau Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control, yang berfungsi mengoptimalkan bukaan katup agar proses pembakaran lebih efisien tanpa mengorbankan performa.

Karakter itu membantu Pajero Sport menjaga konsumsi BBM tetap masuk akal untuk sebuah SUV berbodi besar. Pada praktiknya, angka irit yang muncul di jalan tetap sangat bergantung pada kondisi lintasan, beban kendaraan, dan cara pengemudi menginjak pedal gas.

Faktor yang membuat hasil konsumsi bisa berbeda

Tidak ada satu angka pasti yang bisa mewakili semua kondisi pemakaian Pajero Sport. Jalan menanjak, kemacetan, muatan penuh, hingga kebiasaan akselerasi agresif dapat membuat konsumsi bahan bakar berubah cukup jauh dari angka pengujian luar kota.

Karena itu, klaim irit pada Pajero Sport lebih tepat dipahami sebagai rentang penggunaan, bukan angka tunggal. Dalam perjalanan yang lebih stabil dan konstan, mesin diesel seperti ini biasanya punya peluang lebih baik untuk mempertahankan efisiensi dibanding pemakaian stop-and-go di dalam kota.

Varian mesin lain juga masih bertumpu pada diesel

Selain varian utama tersebut, Exceed dan GLX memakai mesin berkode 4D56. Mesin ini berkapasitas 2.477 cc, menggunakan turbo intercooler diesel euro 4, dan memiliki konfigurasi 4-silinder dengan tenaga 136 PS serta torsi maksimal 324 Nm.

Perbedaan karakter mesin ini memberi gambaran bahwa Pajero Sport memang dirancang untuk tetap kuat di sektor diesel. Karena itu, pembeli yang menimbang konsumsi BBM biasanya juga melihat keseimbangan antara tenaga, torsi, dan kebutuhan pemakaian harian atau perjalanan jarak jauh.

Bukan hanya soal BBM

Di luar efisiensi bahan bakar, Pajero Sport juga menawarkan konfigurasi kabin 7 penumpang. Mobil ini dilengkapi AC double blower hingga barisan ketiga, ruang bagasi yang cukup besar, serta suspensi yang nyaman untuk perjalanan antar kota.

Aspek inilah yang sering membuat konsumsi BBM Pajero Sport dinilai sebanding dengan fungsinya. SUV ini bukan hanya ditujukan untuk efisiensi, tetapi juga untuk membawa keluarga, barang bawaan, dan tetap nyaman di rute panjang.

Fitur keselamatan dan daya tarik lain

Pajero Sport juga dibekali teknologi keselamatan Diamond Sense yang mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Ultrasonic Misacceleration Mitigation System, Rear Cross Traffic Alert, serta ABS dan EBD. Ada pula Brake Assist, Active Stability Control dan Traction Control System, Hill Start Assist dan Hill Descent Control, Blind Spot Warning, Multi Around Monitor, dan 7 airbags pada varian tertentu.

Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, menyebut diesel Mitsubishi dikenal tangguh dan menjadi salah satu daya jual terkuat. Sementara itu, pengguna Pajero Sport Dakar, Riyzal Bahdari, menilai mobil ini cocok untuk pencarian SUV yang tangguh, nyaman, irit, dan reliabel.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru