Ferrari akhirnya membawa Luce ke China dan langsung menjualnya di Shanghai dengan harga mulai 3,988 juta yuan atau sekitar $586.630. Langkah ini menandai awal upaya Ferrari mengukur minat kalangan ultra-kaya di pasar EV terbesar dunia terhadap model listrik pertamanya itu.
Luce juga menjadi simbol perubahan penting bagi Ferrari. Mobil ini adalah model all-electric pertama merek tersebut, dan namanya berarti “cahaya” dalam bahasa Italia.
Ferrari sebelumnya memperkenalkan Luce secara global di Roma. Di China, peluncuran itu menarik perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai EV pertama Ferrari, tetapi juga karena desainnya digarap di luar pusat desain internal perusahaan untuk pertama kalinya.
Desain oleh tim LoveFrom
Pengerjaan desain eksterior dan interior dipercayakan kepada LoveFrom, tim yang didirikan Jony Ive dan Marc Newson. Jony Ive dikenal sebagai mantan chief design officer Apple, sementara Marc Newson adalah desainer asal Australia yang lama bekerja di berbagai proyek desain premium.
Ferrari menempatkan langkah ini sebagai upaya menghadirkan perspektif baru melalui kolaborasi lintas disiplin. Pendekatan tersebut juga disebut mengambil inspirasi dari pengalaman industri barang mewah untuk membentuk bahasa desain yang berbeda.
Bagian interior dipimpin Ive dengan fokus pada tombol fisik, material kaca, aluminium, dan tampilan minimalis. Sentuhan itu membuat kabin Luce terasa lebih sederhana, tetapi tetap selaras dengan citra mewah Ferrari.
Performa listrik kelas supercar
Di balik desainnya, Luce dibekali empat motor listrik independen, masing-masing dua di poros depan dan belakang. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 772 kilowatt atau 1.035 hp, dengan torsi puncak 990 Nm.
Ferrari menyebut mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 kph dalam 2,5 detik. Akselerasi 0 ke 200 kph dapat ditempuh dalam 6,8 detik, sementara kecepatan puncaknya melampaui 310 kph.
Sumber tenaga berasal dari baterai 122 kWh yang memakai arsitektur listrik 800 volt. Dalam pengisian cepat di stasiun 350 kilowatt, baterai itu dapat menambah 70 kWh dalam 20 menit.
Dimensi besar, kabin futuristis
Luce mengusung konfigurasi empat pintu dan lima kursi. Model ini menjadi mobil empat pintu kedua Ferrari dan juga lima-seater pertama dalam sejarah merek tersebut.
Mobil ini memiliki panjang 5.026 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.544 mm, dan jarak sumbu roda 2.961 mm. Ciri paling mencolok ada pada desain kabin berkulit kaca dan elemen sayap aerodinamis yang tampak mengambang.
Ferrari juga memasang pelek terbesar yang pernah digunakan pada mobil jalan raya produksinya. Ukurannya berbeda antara depan dan belakang, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang.
Lampu depan dan belakang memakai panel transparan yang menyatu dengan bodi. Lampu bulat di buritan memberi penghormatan pada estetika klasik Ferrari 360 Modena dan 458 Italia.
Fokus pada detail kabin dan identitas baru
Di dalam kabin, Ferrari menempatkan empat layar Samsung OLED berukuran 12,9 inci, 12 inci, 10,1 inci, dan 6,3 inci. Setirnya dibuat dari aluminium daur ulang 100 persen, menegaskan arah desain yang lebih modern sekaligus lebih sadar material.
Luce hadir dalam lima warna peluncuran, termasuk Giallo Luce. Warna kuning ini dibuat khusus untuk model tersebut dan terinspirasi dari kuning klasik pada lambang kuda jingkrak Ferrari.
Ferrari juga menegaskan bahwa elektrifikasi tidak dimaksudkan untuk menggantikan lini mesin pembakaran internal. Kedua jalur itu akan berkembang berdampingan, sehingga Luce menjadi awal era baru tanpa menghapus identitas lama merek asal Maranello itu.
Source: cnevpost.com






