XPeng menandai satu tahun eksistensinya di Indonesia dengan langkah yang langsung menarik perhatian pasar premium. Di ajang “XPeng V1SION Night 2026” di Istora Senayan, Jakarta, pabrikan asal Tiongkok itu meresmikan X9 Facelift dan G6 All-Wheel Drive (AWD) untuk memperkuat portofolio mereka di tanah air.
Di bawah naungan agen tunggal pemegang merek Erajaya Active Lifestyle (ERAL), dua model anyar ini juga menjadi penegas arah XPeng dalam membangun ekosistem mobilitas berbasis Artificial Intelligence (AI). Fokusnya bukan hanya menjual mobil, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkendara yang nyaman dan relevan bagi konsumen Indonesia.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto, mengatakan XPeng telah diterima dengan baik selama satu tahun terakhir. Ia menegaskan momentum tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat inovasi produk sekaligus layanan yang mendukung kehadiran merek ini di pasar otomotif nasional.
Dalam peluncuran di Senayan, Djohan menyebut kehadiran X9 Facelift dan G6 AWD sebagai bentuk komitmen jangka panjang XPeng. Menurut dia, perusahaan ingin menghadirkan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
X9 Facelift tampil lebih modern
XPeng X9 Facelift hadir dengan bahasa desain baru bertajuk “Starship Design Language 2.0”. Salah satu angka yang paling menonjol dari model ini adalah koefisien hambatan udara 0,236 Cd yang didukung penyegaran Active Grille Shutter untuk meningkatkan efisiensi aerodinamika.
Perubahan juga terasa di kabin. MPV listrik ini membawa Cloud-sense Seat 3.0 berbahan Nappa Leather, kursi zero-gravity di baris kedua, dan sistem hiburan XOpera Audio dengan 27 speaker.
Untuk menunjang kenyamanan, X9 Facelift juga dibekali pendingin udara independen lima zona. Ada pula kompartemen berkapasitas 10,8 liter yang menambah kepraktisan di dalam kabin.
Di sisi performa pengisian daya, X9 Facelift memakai platform 800V Silicon Carbide. Teknologi ini memungkinkan ultra-fast charging 5C yang dapat mengisi baterai dari 10 ke 80 persen hanya dalam 12 menit.
G6 AWD membawa dorongan tenaga lebih besar
Sementara itu, XPeng G6 AWD hadir sebagai crossover dengan tenaga lebih besar dibanding varian RWD. Konfigurasinya mengandalkan motor listrik 218 kW di belakang dan 140 kW di depan.
Kombinasi tersebut membuat akselerasinya jauh lebih cepat. G6 AWD mampu melaju dari 0 ke 100 km/jam dalam 4,1 detik dengan dukungan penggerak semua roda.
Meski performanya meningkat, efisiensi tetap dijaga. G6 AWD menggunakan baterai 80,8 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 575 km dalam siklus NEDC.
Model ini juga didukung DC fast charging sampai 451 kW. Dukungan itu memberi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan pengisian daya cepat dalam mobilitas harian maupun perjalanan jauh.
Harga resmi untuk pasar Indonesia
XPeng meresmikan penjualan dua model tersebut dengan banderol yang menempatkannya di segmen premium. G6 AWD dijual Rp769 juta.
Sementara itu, X9 Facelift dipasarkan dalam tiga varian. Harga Standard Range Pro ditetapkan Rp1,140 miliar, Long Range Pro Rp1,219 miliar, dan Long Range Pro+ Rp1,259 miliar.
Kehadiran X9 Facelift dan G6 AWD memperlihatkan strategi XPeng untuk mendorong pertumbuhan di Indonesia melalui produk berteknologi tinggi. Dengan kombinasi desain, fitur kabin, performa, dan kemampuan pengisian daya, dua model ini menjadi penanda bahwa persaingan mobil listrik premium di Indonesia terus bergerak naik level.
Source: www.bincangbincangmobil.com






