Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat alias TH, pelaku penganiayaan sadis dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR, setelah buron hampir sepekan. Penangkapan ini menutup pelarian tersangka yang sempat berpindah tempat dan berusaha bersembunyi setelah kasusnya ramai dibicarakan di media sosial.
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan penangkapan dilakukan pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di Perumahan Griya Pesona, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Menurut dia, petugas menemukan lokasi tersangka setelah rangkaian pelacakan yang terus bergerak sejak pagi hari.
Ditemukan lewat jejak transaksi
Rudi menjelaskan, posisi Taufik berhasil terdeteksi lewat transaksi perbankan yang dilakukannya pada pagi hari. Jejak itu menjadi petunjuk penting bagi petugas yang sudah mengikuti pergerakan tersangka sejak berada di wilayah Majalaya.
Petugas kemudian tetap memantau area perumahan yang diduga menjadi tempat persembunyian tersangka. Setelah pencarian dilakukan di sekitar lokasi, tim akhirnya menemukan Taufik dan langsung melakukan penangkapan.
Menurut Rudi, rumah di Griya Pesona yang ditempati tersangka merupakan rumah kerabatnya. Taufik diduga merasa tempat itu aman, tetapi aparat sudah lebih dulu melacak keberadaannya.
Kabur ke Tangerang lalu kembali ke Jabar
Rudi juga mengungkapkan bahwa Taufik sempat melarikan diri ke Tangerang setelah aksinya viral di media sosial dan namanya masuk daftar pencarian orang. Namun pelarian itu tidak bertahan lama karena tersangka kembali ke Jawa Barat.
Selama pelarian, Taufik disebut merasa diawasi, takut, dan tidak aman. Ia juga dikabarkan bingung karena wajahnya sudah tersebar luas di media elektronik dan media sosial.
Kebingungan itu membuatnya sulit menentukan tempat singgah yang dianggap aman. Dari keterangan polisi, tersangka sempat merasa curiga terhadap semua orang dan tidak tahu harus pergi ke mana.
Langkah lanjutan penyidik
Setelah diamankan, Taufik Hidayat langsung akan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pendalaman atas kasus penganiayaan dan penyekapan yang diduga dilakukan tersangka.
Kasus ini menyita perhatian publik karena kekerasan yang dialami korban dan pelarian tersangka yang berlangsung singkat namun sempat membuat proses pencarian berlangsung dinamis. Penangkapan di Ciparay menandai berakhirnya masa pelarian Taufik setelah aparat menelusuri jejaknya dari satu wilayah ke wilayah lain.
