XPeng X9 Facelift Makin Simpel Dan Canggih, Fitur Barunya Terasa Lebih Mahal

XPeng memberi penyegaran besar pada X9, MPV listrik mewah yang selama ini menjadi model terlarisnya. Ubahan ini membuat X9 tampil lebih simpel, tetapi tetap terasa modern dan berkelas di tengah persaingan MPV listrik yang makin ketat.

Langkah facelift ini juga menegaskan bahwa XPeng ingin menjaga daya tarik X9 setelah G6 dan X9 sama-sama diterima dengan baik di pasar masing-masing. Meski angka penjualan X9 belum diumumkan, statusnya sebagai model terlaris sudah cukup menunjukkan peran penting mobil ini bagi merek asal China tersebut.

Wajah luar lebih bersih dan efisien

Perubahan paling mudah terlihat ada di bagian depan. Grille X9 kini memakai active grille shutter air intake, menggantikan tampilan sebelumnya yang lebih ramai dengan grille berlubang-lubang.

Ubahan itu bukan hanya soal tampilan. Sistem tersebut membantu mengatur aliran udara ke ruang pendingin sehingga efisiensi aerodinamika tetap terjaga, sesuatu yang sangat relevan untuk mobil listrik.

Desain baru ini juga membuat X9 terasa lebih pas sebagai MPV EV. Karakternya kini lebih tenang dan tidak terlalu kompleks, namun tetap mempertahankan aura premium.

Interior ikut disegarkan

XPeng tidak hanya menyentuh sisi eksterior. Kabin X9 Facelift juga mendapat penyegaran, termasuk desain speaker yang kini memakai cover aluminium.

Setirnya juga mendapat tombol tambahan untuk mengatur mode berkendara dan sistem bantuan pengemudi XPeng Pilot. Dengan begitu, pengemudi tidak perlu lagi mengakses pengaturan tersebut dari headunit.

Bagasi belakang tetap fleksibel karena kapasitasnya bisa diperluas dengan melipat jok belakang. Di saat yang sama, sistem audio premium 27 XOPERA hadir untuk memberikan kualitas suara yang lebih jernih.

Baterai baru, jarak tempuh lebih jauh

Salah satu pembaruan penting ada pada baterainya. X9 Facelift kini memakai baterai baru berkapasitas 110 kW dengan jarak tempuh 615 km.

Untuk ukuran MPV listrik, angka itu tergolong jauh. Pengisian daya juga dibuat lebih cepat berkat dukungan 5X Super Fast Charging.

Sektor penggerak tidak berubah. Motor listriknya masih menghasilkan tenaga 235 kW dan torsi 450 Nm, dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,7 detik.

Suspensi dan fitur kenyamanan ditingkatkan

XPeng juga membekali X9 dengan smart dual-chamber air suspension. Suspensi ini dipadukan dengan adaptive damping agar redaman guncangan lebih minim dan mobil bisa menyesuaikan ground clearance sesuai kondisi jalan.

Ada pula fitur road preview yang membaca kontur jalan di depan. Kombinasi keduanya membuat kenyamanan berkendara jadi salah satu nilai jual utama X9 Facelift.

Di sisi lain, XPeng menambahkan road noise cancellation untuk meredam suara bising dari luar kabin. Fitur W-HUD atau windshield head-up display juga ikut hadir untuk membantu pengemudi melihat informasi penting tanpa mengalihkan pandangan dari jalan.

Fitur keselamatan makin lengkap

XPeng juga menyisipkan flat tire stability control sebagai fitur keselamatan tambahan. Fitur ini bekerja saat mobil mengalami kehilangan tekanan ban dalam kecepatan tinggi dan membantu menstabilkan laju mobil.

Saat sistem aktif, pengemudi tetap bisa mengurangi kecepatan lalu menepi dengan aman. Kehadiran fitur seperti ini membuat X9 terlihat semakin serius dibangun sebagai MPV listrik premium yang sarat teknologi.

Di pasar China, X9 akan berhadapan langsung dengan Denza D9 yang masih dibanderol Rp 950 jutaan. XPeng belum mengumumkan harga jual X9 Facelift, namun model ini diperkirakan tetap berada di atas Rp 1 miliar.

Persaingan di segmen MPV mewah listrik memang belum mudah, tetapi XPeng tampak ingin bertahan lewat kombinasi desain baru, fitur lebih lengkap, dan teknologi yang lebih canggih. Langkah itu menjadi sinyal bahwa X9 masih disiapkan sebagai ujung tombak utama untuk melawan rival seperti Denza D9, Maxus Mifa 9, dan bahkan Toyota Alphard.

Source: ridertua.com

Terkait