Betrand Peto akhirnya buka suara soal kabar putus dari Aqila Zhavira. Ia menegaskan bahwa hubungan asmara mereka sudah tidak berlanjut lagi, namun tetap menyampaikan apresiasi besar kepada mantan kekasihnya.
Anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah yang akrab disapa Onyo itu memilih bicara dengan nada tenang saat menanggapi perpisahan tersebut. Ia menilai Aqila sebagai sosok yang baik, sopan, penyayang, dan selalu mendukung dirinya selama menjalin hubungan.
Betrand tetap berterima kasih pada Aqila
Dalam pernyataannya, Betrand menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memandang perpisahan ini sebagai sesuatu yang sepenuhnya buruk. Ia justru menganggap pengalaman itu sebagai bagian dari proses belajar dalam hubungan anak muda.
“Dia anak baik. Dia anak paling baik, anak paling sopan, dia anak paling nurut, dan juga dia orang paling sayang sama semua orang, apalagi sama aku,” ujar Betrand Peto dikutip dari channel Intens Investigasi, Senin (29/6/2026).
Ia juga menambahkan rasa terima kasih karena Aqila telah menjadi bagian penting dalam kisah asmaranya. Menurut Betrand, hubungan yang sudah terjalin itu menyisakan banyak pelajaran yang bisa dibawa ke depan.
“Terima kasih sudah banyak menjalani kisah cinta ini sama aku,” lanjutnya.
Bukan soal parfum yang ramai dibicarakan
Di tengah kabar putus itu, muncul dugaan bahwa hubungan keduanya kandas karena polemik parfum yang sempat ramai di media sosial. Betrand Peto membantah keras anggapan tersebut dan menegaskan bahwa isu itu tidak berkaitan dengan perpisahan mereka.
“Kalau soal itu, saya pastikan enggak, enggak ada kaitannya,” tegasnya.
Pernyataan itu sekaligus meluruskan spekulasi yang berkembang di publik. Betrand memilih fokus pada penjelasan yang singkat dan tidak memperpanjang rumor yang beredar di media sosial.
Dianggap sebagai proses pendewasaan
Betrand juga melihat perpisahan ini sebagai momen untuk belajar mengelola emosi dan kedewasaan dalam hubungan. Ia menyinggung bahwa masa muda tidak selalu harus diisi dengan rasa cemburu atau konflik yang berlarut-larut.
“Mungkin ini saatnya kita untuk sama-sama belajar, untuk di mana masa-masa muda ini enggak harus semuanya dibawa dengan kata-kata cemburu. Namun, kalau memang misalkan aku punya salah, aku minta maaf,” ujarnya.
Ucapan itu menunjukkan bahwa Betrand ingin menutup hubungan tersebut dengan sikap saling menghormati. Meski sudah berpisah, ia tetap memberi ruang bagi Aqila sebagai sosok yang pernah hadir dalam hidupnya dan memilih merespons kabar putus dengan cara yang lebih dewasa.
Source: www.beritasatu.com






