Vietnam mengubah arah kebijakan pembatasan motor bensin di Hanoi. Rencana yang semula dikenal sebagai pelarangan mulai Juli 2026 kini ditunda dan diterapkan bertahap hingga 2028 melalui skema zona emisi rendah.
Perubahan ini penting karena menyentuh kendaraan yang mendominasi mobilitas harian warga. Pemerintah memilih transisi bertahap agar masyarakat dan pelaku usaha punya waktu menyesuaikan diri, sambil tetap mengejar target pengurangan polusi udara di pusat kota.
Sebelumnya, Hanoi berencana melarang seluruh motor bensin memasuki area Jalan Lingkar 1 mulai 1 Juli 2026. Namun kebijakan terbaru mengalihkan fokus dari pelarangan menyeluruh menjadi pembatasan bertingkat terhadap kendaraan bensin dan diesel tertentu di kawasan yang sama.
Pendekatan baru itu disebut sebagai proyek yang baru disetujui. Intinya, pembatasan dibangun dalam tiga fase yang berlangsung dari paruh kedua 2026 hingga akhir 2029.
Transisi dimulai dari pusat keramaian
Fase pertama berjalan pada 1 Juli sampai 31 Desember 2026. Cakupannya berada di wilayah 1 dan 2 Kelurahan Hoan Kiem, dengan pembatasan motor bensin di zona pejalan kaki sekitar Danau Hoan Kiem dan area pasar malam.
Pembatasan pada tahap awal ini belum berlaku sepanjang hari. Aturannya hanya berlaku pukul 19.00 waktu setempat sampai tengah malam setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu.
Kebijakan itu menunjukkan bahwa Hanoi memulai dari kawasan dengan aktivitas publik tinggi. Area wisata, pejalan kaki, dan pasar malam menjadi titik awal pengurangan emisi sebelum cakupan aturan diperluas.
Pada fase pertama ini, motor yang dipakai untuk layanan transportasi dan pengiriman barang belum langsung dilarang. Operator kendaraan tersebut hanya didorong untuk membatasi aktivitasnya, sementara layanan prioritas tetap diizinkan beroperasi.
Fase kedua menyasar layanan komersial
Perubahan paling besar mulai terasa pada fase kedua. Tahap ini berlangsung dari 1 Januari hingga 31 Desember 2027, dengan perluasan zona emisi rendah ke wilayah Hoan Kiem dan Cua Nam.
Di fase ini, motor layanan transportasi daring dan kendaraan pengiriman berbahan bakar fosil akan dilarang beroperasi di area yang ditetapkan. Artinya, sektor komersial menjadi kelompok yang lebih dulu terkena pembatasan penuh dibanding sebagian pengguna pribadi.
Langkah ini memberi sinyal bahwa pemerintah Vietnam menempatkan kendaraan beroperasi intensif sebagai sasaran utama pengurangan polusi. Kendaraan komersial umumnya lebih sering berada di jalan dan berkontribusi besar terhadap emisi di kawasan padat.
Bagi pelaku usaha dan operator transportasi, fase kedua menjadi titik penyesuaian yang krusial. Mereka harus mempersiapkan armada yang sesuai dengan aturan baru jika tetap ingin beroperasi di zona tersebut.
Mulai 2028, aturan masuk tahap paling ketat
Fase ketiga dimulai pada 2028 dan berlangsung hingga akhir 2029. Pada tahap ini, seluruh kawasan Jalan Lingkar 1 akan ditetapkan sebagai zona emisi rendah.
Setelah cakupan diperluas penuh, motor bensin komersial tidak diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut. Aturan ini menandai pergeseran dari pembatasan terbatas menjadi kontrol akses yang jauh lebih ketat di pusat kota.
Bukan hanya kendaraan komersial yang terdampak. Motor pribadi yang tidak memenuhi standar emisi Level 3 atau lebih tinggi berdasarkan QCVN 99:2025/BNNMT juga akan dilarang melintas di kawasan itu.
Dengan demikian, kebijakan baru Hanoi tidak berarti pembatasan dibatalkan. Pemerintah tetap bergerak menuju pengurangan kendaraan beremisi tinggi, tetapi dengan jadwal yang lebih panjang dan tahapan yang lebih rinci.
Alasan penundaan dan penyesuaian warga
Skema bertahap ini memberi ruang adaptasi bagi masyarakat. Pemerintah Vietnam juga akan menjalankan kampanye sosialisasi untuk meningkatkan kesiapan publik menghadapi perubahan aturan tersebut.
Selain itu, ada kelompok kendaraan yang secara khusus didorong untuk mulai dikurangi penggunaannya. Pemilik motor impor sebelum 2008 dan moped yang diproduksi sebelum 2016 diminta menekan pemakaian kendaraan mereka sebagai bagian dari upaya mengurangi polusi udara.
Dorongan ini menunjukkan bahwa usia kendaraan menjadi salah satu perhatian dalam kebijakan emisi Hanoi. Kendaraan yang lebih tua dipandang perlu dikurangi lebih dulu, sejalan dengan pendekatan bertahap yang sekarang dipilih pemerintah.
Bagi warga Hanoi, keputusan ini berarti pembatasan motor bensin tetap akan datang, tetapi tidak sekaligus. Jalan menuju kawasan rendah emisi kini dibagi dalam beberapa tahap, dimulai dari pembatasan malam akhir pekan di Hoan Kiem dan berlanjut hingga seluruh Jalan Lingkar 1 masuk skema yang lebih ketat mulai 2028.
