Hilux Kini Punya Versi Listrik, Varian Tertingginya Tembus Rp 1,019 Miliar

Author: Qoo Media

Toyota resmi menghadirkan Hilux generasi terbaru di Indonesia, dan sorotan utamanya bukan lagi hanya mesin diesel. Untuk pertama kalinya, pikap double cabin ini hadir dalam versi listrik murni bernama Hilux BEV dengan harga Rp 1,019 miliar.

Kehadiran varian ini membuat Hilux BEV langsung menempati posisi sebagai varian tertinggi di lini Hilux. Langkah ini juga menandai babak baru bagi Hilux generasi ke-9 yang kini membawa opsi penggerak listrik ke pasar Indonesia.

Peluncuran resmi Toyota Hilux terbaru berlangsung pada 29 Juni 2026 di Indonesia. Model ini sekaligus menjadi generasi terbaru dan generasi ke-9 Hilux secara global.

Masuknya Hilux BEV menjadi pembeda paling besar dibanding generasi-generasi sebelumnya. Bukan hanya baru untuk pasar Indonesia, penggerak motor listrik murni ini juga disebut hadir pertama kalinya pada Hilux generasi ke-9.

Varian listrik jadi sorotan

Di tengah identitas Hilux yang selama ini kuat sebagai kendaraan kerja dan operasional, Toyota kini memperluas pilihan dengan versi battery electric vehicle. Pendekatan ini memberi alternatif bagi pelanggan yang membutuhkan mobilitas lebih ramah lingkungan tanpa meninggalkan karakter dasar Hilux.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily, menyatakan kehadiran New Hilux ditujukan untuk menghadirkan partner mobilitas yang makin relevan dengan kebutuhan pelanggan. Ia juga menyebut kehadiran New Hilux Battery EV memperluas pilihan bagi pelanggan yang membutuhkan solusi mobilitas lebih ramah lingkungan, tanpa meninggalkan karakter QDR khas Hilux.

Toyota menekankan bahwa pembaruan pada Hilux tidak hanya menyentuh satu aspek. Penyegaran dilakukan pada performa, desain, fitur, dan kualitas berkendara agar model ini tetap tangguh, andal, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Spesifikasi Hilux BEV

Meski menggunakan tenaga listrik, Hilux BEV tetap dibangun di atas basis yang sama dengan varian lain. Platform yang digunakan adalah Ladder Frame IMV Platform, yang selama ini menjadi fondasi penting bagi karakter ketangguhan Hilux.

Untuk sumber tenaganya, Hilux BEV memakai motor listrik ganda. Output yang dihasilkan tercatat 193 hp, dengan torsi 205,5 Nm di depan dan 268,6 Nm di belakang.

Baterai yang digunakan memiliki kapasitas 59,2 kWh. Dari paket baterai tersebut, jarak tempuh yang dicantumkan mencapai 257 km.

Spesifikasi itu menunjukkan bahwa Toyota tidak mengubah Hilux menjadi produk yang sepenuhnya lepas dari akar utilitasnya. Sebaliknya, elektrifikasi dimasukkan ke dalam format kendaraan pikap yang tetap mempertahankan konstruksi dasar khas Hilux.

Harga dan posisi di pasar

Banderol Rp 1,019 miliar menempatkan Hilux BEV sebagai varian paling mahal dalam keluarga Hilux terbaru. Posisi ini sekaligus menegaskan bahwa varian listrik bukan sekadar pelengkap, melainkan model unggulan di lini tersebut.

Harga tersebut juga membuat Hilux BEV tampil sebagai pilihan yang sangat spesifik. Sasaran utamanya mengarah pada pelanggan yang membutuhkan kendaraan kerja atau mobilitas dengan pendekatan elektrifikasi, namun tetap menginginkan format double cabin.

Kehadiran Hilux BEV menambah dimensi baru dalam jajaran Hilux di Indonesia. Jika sebelumnya nama Hilux lekat dengan opsi bermesin diesel, kini pelanggan mendapatkan alternatif penggerak listrik murni dalam model yang sama.

Toyota juga menyoroti dukungan value chain yang luas dan terpercaya untuk Hilux terbaru. Menurut perusahaan, hal itu diharapkan dapat terus memberi peace of mind bagi pelanggan di berbagai daerah.

Masuknya Hilux BEV di generasi ke-9 memperlihatkan arah baru pengembangan model ini. Hilux tidak hanya diperbarui dari sisi desain dan kenyamanan, tetapi juga mulai bergerak ke era elektrifikasi tanpa meninggalkan struktur ladder frame yang menjadi ciri utamanya.

Source: otodriver.com
Terbaru