Vinfast MPV 7 Tembus 1.200 SPK, Kuota Awal 2.000 Unit Terancam Habis Cepat

Author: Qoo Media

Vinfast Indonesia mengklaim minat pasar terhadap MPV 7 berjalan cukup kuat sejak pemesanannya dibuka pada Februari lalu. Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK untuk model mobil listrik itu disebut sudah menembus 1.200 unit.

Capaian tersebut menjadi sorotan karena MPV 7 baru diperkenalkan di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 di Jakarta. Saat peluncuran, model ini langsung ditawarkan dengan harga khusus Rp329 juta melalui skema berlangganan baterai untuk 2.000 pembeli pertama.

Distribusi masih berjalan

Meski SPK sudah terkumpul 1.200 unit, Vinfast Indonesia menyebut distribusi unit ke konsumen baru mencapai 400 unit. Head of Sales Training Department Vinfast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan pengiriman mulai dilakukan sejak bulan lalu.

“Dari bulan lalu sudah distribusi. SPK kalau dari nasional … itu MPV 7 sudah 1.200-an, yang sudah distribusi 400,” kata Rinaldi di Jakarta, Rabu (1/7).

Angka itu menunjukkan bahwa volume pemesanan belum sepenuhnya berbanding lurus dengan penyerahan unit. Namun, posisi SPK yang sudah melewati 1.200 unit memberi gambaran bahwa model ini mendapat respons awal yang signifikan di pasar mobil listrik keluarga.

Skema harga dan baterai

MPV 7 dijual hanya dalam satu varian, tetapi Vinfast menerapkan dua skema harga seperti model-model lainnya. Versi dengan baterai dibanderol Rp420 juta, sedangkan versi tanpa baterai dijual Rp345 juta.

Vinfast juga memberi sewa baterai gratis selama dua tahun. Setelah masa itu berakhir, konsumen dikenakan biaya Rp880 ribu per bulan untuk pemakaian di bawah 2.000 kilometer per bulan, atau Rp1,35 juta jika pemakaian melebihi angka tersebut.

Skema ini membuat harga awal pembelian terlihat lebih fleksibel bagi konsumen yang ingin menyesuaikan biaya kepemilikan. Di sisi lain, biaya langganan baterai menjadi komponen penting yang perlu diperhitungkan sejak awal.

Kuota promo berpotensi diperpanjang

Harga khusus Rp329 juta yang dikenalkan saat IIMS 2026 hanya berlaku untuk 2.000 pembeli pertama. Rinaldi menyebut kuota itu berpeluang diperpanjang karena berdekatan dengan pameran otomotif besar berikutnya.

“Kemungkinan sih 2.000 kita akan tambah lagi nanti, perpanjang lagi programnya karena kan juga dekat sama GIIAS,” ucapnya.

Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS dijadwalkan mulai 30 Juli 2026. Ajang tersebut kerap dimanfaatkan agen pemegang merek untuk mendorong penjualan lewat promosi dan penawaran khusus.

Dengan SPK yang sudah mencapai 1.200 unit dan distribusi yang mulai bergerak, Vinfast tampak menaruh harapan besar pada momentum pameran otomotif untuk menjaga permintaan MPV 7. Perpanjangan program promo bisa menjadi salah satu cara untuk mempertahankan minat pembeli di tengah kompetisi pasar mobil listrik yang semakin padat.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru