Isi BBM Pagi Hari Ternyata Tak Banyak Untungnya, Ini Hasil Uji Coba Consumer Reports

Author: Qoo Media

Pertanyaan soal isi BBM saat pagi hari kembali ramai karena banyak pengendara ingin menghemat pengeluaran di tengah harga bahan bakar yang naik. Namun, anggapan bahwa berangkat ke SPBU lebih pagi otomatis memberi BBM lebih banyak untuk uang yang sama ternyata tidak sesederhana itu.

Mitos ini bertumpu pada asumsi bahwa suhu dingin membuat bensin lebih padat. Secara fisika, konsep itu memang punya dasar, tetapi praktik di lapangan tidak selalu memberi keuntungan yang terasa di dompet.

Mengapa anggapan ini muncul

Bahan bakar cair memang mengalami pemuaian saat suhu naik dan menyusut saat suhu turun. Dari logika itu, banyak orang mengira pengisian BBM di pagi hari akan memberi volume lebih besar karena udara masih sejuk.

Consumer Reports mencatat, kenaikan suhu dari sekitar 15°C ke 24°C hanya menambah volume bensin sekitar satu persen. Kandungan energinya tetap sama, sehingga perubahan itu terlalu kecil untuk memengaruhi pengeluaran harian secara berarti.

Peran penyimpanan BBM di SPBU

Faktor yang lebih menentukan justru cara SPBU menyimpan bahan bakarnya. Tangki BBM di kebanyakan SPBU tertanam jauh di bawah tanah sehingga suhunya cenderung stabil sepanjang hari.

Karena kondisi tangki tidak banyak berubah antara pagi dan siang, perbedaan suhu udara di luar hampir tidak berdampak pada bensin yang keluar dari nosel. Erie Insurance menjelaskan, teori suhu dan kepadatan memang berlaku dalam ilmu fisika cairan, tetapi sulit diterapkan langsung pada pengisian BBM harian.

Consumer Reports juga melakukan uji coba langsung di fasilitas pengujiannya. Hasilnya menunjukkan suhu bensin di tangki bawah tanah tetap stabil meski suhu udara berubah cukup jauh antara pagi dan siang.

Hasil uji coba dan detail yang sering luput

Selisih volume yang tercatat dalam pengujian itu hanya berdampak beberapa sen. Angka tersebut jauh dari cukup untuk disebut sebagai cara hemat yang signifikan.

Temuan lain juga menarik perhatian. Beberapa liter pertama yang keluar dari nosel justru lebih hangat karena sempat terpapar matahari di pipa dispenser, bukan karena waktu pengisian.

Artinya, waktu pagi atau siang bukan penentu utama. Yang lebih berpengaruh adalah seberapa lama bensin berada di pipa sebelum dipompa ke kendaraan.

Apa yang lebih berdampak pada efisiensi BBM

Daripada mengandalkan jadwal isi BBM demi mengejar selisih yang sangat kecil, ada faktor lain yang lebih penting diperhatikan. Gaya berkendara, tekanan angin ban, dan kondisi mesin disebut lebih berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar.

Kebiasaan menunggu tangki benar-benar kosong juga sebaiknya dihindari. Kondisi itu justru berisiko merusak komponen fuel pump dan filter bahan bakar dalam jangka panjang.

Karena itu, anggapan bahwa isi BBM saat pagi hari lebih menguntungkan tidak didukung oleh hasil uji coba dan penjelasan ilmiah yang tersedia. Bagi pengendara, fokus pada perawatan kendaraan dan efisiensi penggunaan bahan bakar tetap jauh lebih masuk akal daripada mengejar mitos waktu pengisian.

Source: voi.id
Terbaru