Bukan Skutik Biasa, Charged Ndara Datang Membawa ABS dan Quick Charge ke Motor Sport Listrik

Pasar motor listrik di Indonesia kedatangan model baru yang langsung tampil berbeda dari arus utama. Charged Ndara hadir bukan sebagai skutik, melainkan motor listrik bergaya naked sport dengan fitur keselamatan seperti ABS dan teknologi quick charge.

Kehadiran model ini menarik karena mayoritas motor listrik yang beredar masih mengandalkan format skutik untuk penggunaan harian. Charged justru membidik konsumen yang menginginkan tampilan agresif, teknologi modern, dan pengalaman berkendara yang lebih sporty.

Charged Indonesia menempatkan Ndara sebagai produk flagship perusahaan. CEO Group Charged Indonesia, CY Joe, menyebut motor ini dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan tanpa meninggalkan komitmen terhadap mobilitas ramah lingkungan.

Langkah ini juga menjadi penanda bahwa pasar motor listrik nasional mulai bergerak ke segmen yang lebih beragam. Ndara tidak hanya menjual efisiensi, tetapi juga mencoba menawarkan karakter dan identitas desain yang kuat.

Desain sport, bukan skutik

Secara tampilan, Charged Ndara mengusung konsep naked sport tanpa fairing penuh. Karakter itu membuat bagian bodi dan proporsinya terlihat lebih tegas, gagah, dan modern saat digunakan di jalan.

Charged menyebut filosofi desain Ndara terinspirasi dari kekuatan dan keanggunan kuda yang sedang berlari. Hasilnya adalah motor dengan kesan kokoh, dinamis, dan berbeda dari motor listrik lain di kelasnya.

Pilihan desain ini menjadi salah satu pembeda utama Ndara di pasar. Di tengah dominasi model komuter yang cenderung fungsional, Charged mencoba menarik perhatian lewat pendekatan visual yang lebih emosional dan premium.

Untuk memperkuat daya tariknya, Ndara tersedia dalam tiga pilihan warna. Opsi itu meliputi Emerald Green, Graphite Silver, dan Midnight Black.

Fitur keselamatan jadi sorotan

Nilai jual utama Charged Ndara tidak berhenti di desain. Motor listrik ini dibekali Anti-lock Braking System atau ABS serta Traction Control System atau TCS untuk membantu menjaga stabilitas saat pengereman maupun ketika melintasi permukaan jalan licin.

Fitur seperti ini masih belum jamak di banyak motor listrik yang beredar luas. Karena itu, kehadiran ABS dan TCS menempatkan Ndara sebagai produk yang serius mengejar aspek keselamatan aktif.

Charged juga menyematkan Hill Hold Assist dan Hill Descent Assist. Keduanya dirancang untuk membantu pengendara saat berhenti atau melaju di jalan menanjak dan menurun.

Di sisi pengendaraan, ada pula Overtaking Boost Assist. Fitur ini memberi tambahan tenaga sesaat ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih cepat, misalnya saat menyalip kendaraan lain.

Baterai, jarak tempuh, dan quick charge

Untuk sumber tenaga, Charged Ndara memakai baterai Lithium-Ion berkapasitas 4 kWh. Bobot setiap unit baterai disebut sekitar 12 kilogram.

Motor ini tersedia dalam konfigurasi satu baterai dan dua baterai. Pilihan tersebut memberi ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan kebutuhan penggunaan sehari-hari dengan kapasitas energi yang diinginkan.

Salah satu detail penting pada Ndara adalah dukungan quick charge. Teknologi ini memungkinkan pengisian baterai dari 5 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 40 menit.

Kemampuan pengisian cepat itu menjadi nilai tambah bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Waktu tunggu yang lebih singkat dapat membuat pemakaian harian terasa lebih praktis dibanding sistem pengisian yang memakan waktu panjang.

Charged juga melengkapi Ndara dengan Variable Energy Regeneration. Sistem regeneratif ini mengubah energi saat pengereman menjadi daya listrik untuk membantu mengisi ulang baterai.

Berkat teknologi tersebut, varian dua baterai diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian. Klaim ini menempatkan Ndara sebagai opsi yang tidak hanya berfokus pada gaya, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi penggunaan energi.

Bisa akses SPKLU

Keunggulan lain yang cukup relevan untuk pengguna kendaraan listrik adalah port pengisian daya Type 2. Ini merupakan standar yang umum digunakan pada mobil listrik.

Dengan port tersebut, pengguna Ndara dapat memanfaatkan jaringan SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fleksibilitas ini memperluas opsi pengisian daya di luar rumah.

Di area kokpit, Charged menyediakan SmartSync Display sebagai panel instrumen digital. Layar ini menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time, termasuk kondisi baterai, kecepatan, dan data berkendara lainnya.

Kombinasi panel digital, fitur keselamatan, regenerasi energi, dan pengisian cepat menunjukkan bahwa Charged memosisikan Ndara lebih dari sekadar motor listrik komuter biasa. Produk ini dibangun untuk tampil premium sekaligus menawarkan teknologi yang lazim ditemui pada kendaraan dengan orientasi lebih tinggi.

Untuk harga, varian satu baterai dijual Rp69 juta OTR Jakarta. Sementara varian dua baterai dipasarkan Rp79 juta OTR Jakarta.

Terkait