Yamaha akhirnya mengumumkan harga resmi Aerox-e, dan angka yang muncul ternyata lebih rendah dari dugaan banyak orang. Skuter listrik bergaya sport ini dipasarkan di India seharga 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp52 jutaan.
Harga tersebut berada di bawah perkiraan awal yang sempat menyebut banderol 2,90 lakh rupee atau setara Rp55 jutaan. Dengan selisih itu, Yamaha Aerox-e langsung mendapat posisi yang cukup menarik di tengah persaingan motor listrik bergaya premium.
Desain Aerox yang tetap dipertahankan
Dari sisi tampilan, Yamaha tidak meninggalkan identitas Aerox yang selama ini dikenal agresif. Konsep X-Center masih menjadi dasar desain, dengan garis bodi tajam, fascia depan tegas, dan karakter sporty yang tetap dominan.
Perbedaan paling mudah terlihat ada pada sentuhan warna biru muda di bodi serta emblem huruf “e”. Detail itu menegaskan bahwa model ini bukan Aerox biasa, melainkan versi listrik penuh.
Tenaga instan dan jarak tempuh harian
Di sektor performa, Yamaha membekali Aerox-e dengan motor listrik bertenaga maksimum 9,5 kW dan torsi puncak 48 Nm. Karakter tenaga instan dari motor listrik ini membuatnya cocok untuk mobilitas perkotaan maupun perjalanan harian.
Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion 3 kWh dengan konfigurasi ganda. Dalam kondisi penuh, Yamaha mengklaim Aerox-e bisa menempuh jarak hingga 117 kilometer.
| Spesifikasi Utama | Yamaha Aerox-e |
|---|---|
| Harga di India | 2,82 lakh rupee atau sekitar Rp52 jutaan |
| Tenaga Maksimum | 9,5 kW |
| Torsi Puncak | 48 Nm |
| Baterai | Lithium-ion 3 kWh, konfigurasi ganda |
| Jarak Tempuh | Hingga 117 kilometer |
Fitur berkendara yang dibuat praktis
Pengendara juga mendapat tiga mode berkendara, yakni ECO, Standard, dan Power. Setiap mode dibuat untuk menyesuaikan efisiensi energi dan respons akselerasi sesuai kebutuhan perjalanan.
Yamaha turut menyematkan Boost Mode untuk tambahan tenaga saat akselerasi. Ada pula Reverse Assist atau mode mundur yang membantu saat parkir di ruang sempit maupun area menanjak.
Teknologi modern di skuter listrik premium
Untuk urusan konektivitas, Aerox-e sudah mendukung Y-Connect melalui Bluetooth. Fitur ini memungkinkan sepeda motor terhubung dengan smartphone dan memudahkan pemilik memantau informasi kendaraan secara real-time lewat aplikasi.
Fitur lainnya juga cukup lengkap, mulai dari Full LED, panel instrumen TFT full-color, soket pengisian daya ponsel, Smart Key System, hingga Anti-lock Braking System (ABS). Kombinasi ini membuat Aerox-e terasa lebih modern dibandingkan skuter listrik biasa.
Haloyouth.pikiran-rakyat.com menulis bahwa Aerox-e saat ini baru dipasarkan untuk India, tetapi model ini disebut sebagai produk global. Kondisi tersebut membuka peluang bagi motor listrik bergaya sport ini untuk masuk ke negara lain, termasuk Indonesia, bila permintaan kendaraan listrik roda dua terus meningkat.
Dengan harga yang lebih rendah dari perkiraan awal, desain yang masih mempertahankan identitas Aerox, serta fitur yang cukup lengkap, Yamaha Aerox-e menjadi salah satu motor listrik yang layak diperhatikan di pasar global. Jika nantinya benar-benar hadir di Indonesia, skuter ini berpotensi masuk ke segmen skuter listrik premium.
