LCGC Kian Sepi, Penjualan Turun 18,4 Persen saat Mobil Lain Justru Melaju

Author: Qoo Media

Segmen mobil murah ramah lingkungan atau LCGC kembali berada di bawah tekanan pada paruh pertama tahun ini. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusinya turun nyaris 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini terjadi ketika pasar mobil lain justru bergerak naik. Di saat LCGC melemah, mobil hybrid, PHEV, dan mobil listrik berbasis baterai mencatat pertumbuhan yang jauh lebih tinggi, sementara kendaraan konvensional juga ikut terdorong.

Penjualan LCGC menyusut, produksi ikut terkoreksi

Selama Januari-Juni 2026, total distribusi LCGC mencapai 55.506 unit. Angka itu turun 18,4 persen dibanding Januari-Juni 2025 yang masih berada di level 68.038 unit.

Tekanan yang sama terlihat pada sisi produksi. Menurut Gaikindo, output lima model LCGC buatan Honda, Toyota, dan Daihatsu turun 15 persen menjadi 70.845 unit pada periode Januari-Juni 2026, dari 83.367 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Indikator Januari-Juni 2025 Januari-Juni 2026 Perubahan
Wholesales LCGC 68.038 unit 55.506 unit Turun 18,4%
Produksi LCGC 83.367 unit 70.845 unit Turun 15%

Segmen lain justru tumbuh lebih cepat

Berbeda dengan LCGC, distribusi mobil hybrid pada Januari-Juni 2026 naik 47 persen menjadi 42.366 unit. Kenaikan yang lebih tajam terjadi pada PHEV yang melesat 187,4 persen menjadi 5.003 unit.

Mobil listrik berbasis baterai juga mencatat pertumbuhan besar. Gaikindo melaporkan distribusinya naik 80,8 persen menjadi 69.739 unit pada periode yang sama.

Segmen Januari-Juni 2026 Perubahan dibanding 2025
Hybrid 42.366 unit Naik 47%
PHEV 5.003 unit Naik 187,4%
Mobil listrik berbasis baterai 69.739 unit Naik 80,8%

Sementara itu, model konvensional termasuk kendaraan komersial juga masih bertambah. Distribusinya naik 10,2 persen menjadi 263.950 unit pada Januari-Juni 2026.

Secara total, wholesales nasional mobil penumpang dan komersial sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai 436.564 unit. Sementara itu, retail pada periode yang sama tumbuh 10,5 persen menjadi 433.848 unit.

Pergerakan ini menunjukkan pasar otomotif Indonesia sedang bergeser ke segmen yang lebih beragam. Di tengah naiknya kendaraan elektrifikasi dan model konvensional, LCGC justru menjadi salah satu segmen yang paling terasa tekanannya pada semester pertama tahun ini.

Source: www.cnnindonesia.com
Terbaru