Garansi Baterai 10 Tahun Xforce HEV, Mitsubishi Beri Rasa Aman Lebih Lama

Kekhawatiran soal biaya baterai menjadi salah satu pertimbangan besar sebelum memilih kendaraan berlistrik. Mitsubishi menjawab hal itu pada Xforce HEV dengan garansi baterai hingga 10 tahun atau 200.000 kilometer.

Perlindungan tersebut menjadi salah satu nilai jual utama SUV hybrid ini, mengingat baterai merupakan komponen vital dengan biaya perbaikan yang relatif tinggi. Masa jaminannya juga disebut lebih panjang daripada rata-rata garansi delapan tahun yang ditawarkan sejumlah kompetitor Jepang maupun China.

Jaminan ini diberikan oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia atau MMKSI untuk pasar Indonesia. Kazuto Azuma, Director of Product Service and Branding Strategy Division MMKSI, menyatakan durasi perlindungan baterai tersebut saat ditemui di Karawang, Jawa Barat.

“Untuk Mitsubishi Xforce ini, kami memberikan garansi baterai hingga 10 tahun,” ujar Azuma. MMKSI belum menjelaskan estimasi biaya perbaikan apabila baterai mengalami kerusakan setelah masa garansi berakhir.

Namun, Azuma memastikan biaya perbaikan baterai Mitsubishi Xforce HEV tetap akan terjangkau bagi konsumen. Kepastian ini penting karena baterai menjadi pusat penyimpanan energi pada kendaraan hybrid, plug-in hybrid, maupun mobil listrik murni.

Perlindungan Purnajual Xforce HEV

Selain garansi baterai, pemilik Xforce HEV memperoleh pemeriksaan kesehatan baterai tanpa biaya. Layanan battery health check ini berlaku selama lima tahun atau hingga 100.000 kilometer.

Paket purnajualnya turut mencakup garansi kendaraan, servis berkala, suku cadang, serta layanan bantuan darurat. Rincian masa perlindungannya dapat dilihat pada tabel berikut.

LayananMasa BerlakuBatas Jarak Tempuh
Garansi baterai10 tahun200.000 km
Battery health check gratis5 tahun100.000 km
Garansi kendaraan3 tahun100.000 km
Servis dan suku cadang gratis4 tahun50.000 km
Emergency Roadside Assistance3 tahun

Jangkauan garansi baterai 200.000 km membuat perlindungan ini melampaui masa garansi kendaraan secara keseluruhan. Dengan begitu, komponen hybrid tersebut tetap mendapat perlindungan setelah garansi kendaraan tiga tahun atau 100.000 km berakhir.

Sistem Hybrid dan Performa

Mitsubishi Xforce HEV memakai mesin bensin 1.600 cc MIVEC Atkinson Cycle berkode 4A92. Mesin itu dipadukan dengan motor listrik dalam konfigurasi series-parallel hybrid.

Motor listriknya menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi puncak 255 Nm. Sistem ini didukung baterai lithium-ion berkapasitas 1,1 kWh.

Kombinasi mesin bensin dan motor listrik tersebut dirancang untuk memberi akselerasi yang responsif sekaligus membantu efisiensi bahan bakar. Karakter ini ditujukan terutama untuk kebutuhan mobilitas di kawasan perkotaan yang padat.

Xforce HEV hadir untuk melengkapi jajaran Xforce yang sebelumnya hanya tersedia dengan mesin bensin konvensional. MMKSI memastikan varian bensin murni itu tetap dipasarkan di Indonesia.

Harga Perkenalan di Jabodetabek

Untuk pasar Indonesia, Mitsubishi Xforce HEV dibanderol Rp 445 juta on the road Jabodetabek. Harga tersebut merupakan penawaran perkenalan yang berlaku terbatas hingga 28 Juli 2026.

Dengan harga itu, Xforce HEV menawarkan paket yang menggabungkan sistem hybrid, baterai lithium-ion 1,1 kWh, serta perlindungan baterai hingga satu dekade. Garansi panjang tersebut menjadi faktor penting bagi konsumen yang mempertimbangkan biaya kepemilikan kendaraan hybrid dalam jangka lebih panjang.

Source: www.liputan6.com
Terkait