PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) kembali menunjukkan kualitas terbaik mekanik Indonesia dengan mengirimkan timnya untuk berkompetisi dalam ajang internasional, Kompetisi Mekanik Isuzu Dunia I-1 Grand Prix (I-1GP) 2025 yang diselenggarakan di Jepang. Dalam kompetisi ini, mekanik Indonesia tampil membanggakan dengan berhasil menempati posisi enam dari total 37 tim peserta.
Kompetisi I-1GP merupakan ajang bergengsi yang digagas oleh Isuzu Motors Limited untuk mengapresiasi sekaligus mengembangkan kemampuan teknis para mekanik terbaik dari seluruh dunia. Tahun ini, ajang tersebut terbagi dalam dua tahapan utama, yaitu Technical Knowledge Competition (TKC) yang menguji pengetahuan teknis dan pemeliharaan kendaraan, serta Virtual Failure Diagnosis (VFD) yang mengasah keahlian diagnosis melalui simulasi inspeksi dan perbaikan kendaraan secara virtual.
Performa Mekanik Indonesia dalam Kompetisi
Tim mekanik Indonesia yang beranggotakan Rakhmad Bastian, Agung Pribadi, dan didampingi oleh pelatih Yuda Arikunto menunjukkan performa yang mengesankan. Pada kategori kelompok, mereka berhasil meraih posisi keenam, melampaui banyak negara lain yang ikut berkompetisi. Di sisi lain, pada kategori individual, Rakhmad Bastian berhasil menempati peringkat kelima, sedangkan rekan setimnya, Agung Pambudi, mendapatkan posisi ketujuh.
Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kemampuan teknis para mekanik Isuzu Indonesia, tetapi juga memperlihatkan dedikasi tinggi serta komitmen untuk menjaga pelayanan aftersales yang berkualitas tinggi di pasar otomotif global. Kompetisi seperti I-1GP berfungsi sebagai tolok ukur kemampuan mekanik dalam menguasai teknologi terbaru dan standar pelayanan internasional.
Dukungan dan Apresiasi dari Isuzu Indonesia
Business Solution Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rokky Irvayandi, memberikan apresiasi terhadap hasil yang diraih tim mekanik Indonesia. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen Isuzu Indonesia dalam menghadirkan layanan purna jual yang maksimal melalui keahlian mekanik yang handal dan kompetitif secara global.
“Pencapaian ini membanggakan dan menjadi tanda bahwa Isuzu Indonesia memiliki sumber daya manusia yang tidak kalah dengan mekanik dari negara lain. Kami akan terus berupaya meningkatkan kompetensi agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh Isuzu Partner di Indonesia,” ujar Rokky.
Sementara itu, Rakhmad Bastian juga menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti kompetisi ini. Meski tim gagal mempertahankan posisi juara pertama yang diraih pada tahun sebelumnya, ia menilai hasil saat ini tetap sangat membanggakan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Manfaat Kompetisi bagi Industri Otomotif Indonesia
Keikutsertaan Indonesia dalam Kompetisi Mekanik Isuzu Dunia memberikan dampak positif bagi industri otomotif domestik. Kompetisi ini menjadi wahana pembelajaran dan peningkatan keterampilan teknis yang sangat diperlukan dalam menghadapi teknologi otomotif yang terus berkembang pesat.
Berikut beberapa poin penting mengenai Kompetisi Mekanik Isuzu Dunia I-1GP 2025:
- Terdiri dari dua tahapan utama, yakni Technical Knowledge Competition (TKC) dan Virtual Failure Diagnosis (VFD).
- Peserta bersaing dalam dua kategori: kelompok dan individual.
- Indonesia berhasil menempati peringkat keenam kategori kelompok dan peringkat lima serta tujuh untuk kategori individu.
- Ajang ini menjadi indikator kompetensi mekanik Indonesia di tingkat global.
Dengan hasil positif ini, Isuzu Indonesia semakin memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional dan sekaligus menginspirasi mekanik-mekanik muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengikuti perkembangan teknologi modern.
Ke depan, tantangan bagi mekanik Indonesia adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas servis dan pengetahuan teknis dengan mengikuti terus perkembangan teknologi otomotif, sehingga daya saing nasional di kancah internasional akan semakin mapan dan membanggakan.
Source: www.medcom.id
