7 Negara Ini Punya Lebih Dari Satu Bendera, Ternyata Tiap Lembar Punya Cerita Sendiri

Banyak negara hanya dikenal lewat satu bendera nasional. Namun, ada juga negara yang memakai lebih dari satu bendera untuk menandai sejarah, wilayah, komunitas adat, hingga fungsi negara yang berbeda.

Fenomena ini menarik karena bendera tambahan bukan sekadar variasi visual. Di sejumlah negara, bendera lain justru menjadi penanda identitas yang sama kuatnya dengan bendera nasional.

Inggris Raya: dari Union Jack hingga bendera maritim

United Kingdom terdiri atas Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Bendera nasionalnya, Union Jack, lahir dari gabungan tiga simbol lama: Palang Merah St. George, Saltire putih St. Andrew, dan saltire merah St. Patrick.

Di luar bendera nasional, United Kingdom juga memiliki bendera untuk Wilayah Seberang Laut Inggris, standar kerajaan, dan bendera militer. Ada pula White Ensign untuk Angkatan Laut Kerajaan dan Red Ensign untuk kapal dagang.

Amerika Serikat: nasional, negara bagian, dan militer

Bendera Amerika Serikat memuat tujuh garis merah dan enam garis putih horizontal. Tiga belas koloni asli diwakili oleh garis, sementara 50 negara bagian diwakili oleh bintang.

Warna benderanya juga punya makna simbolis. Merah melambangkan ketabahan dan keberanian, putih melambangkan kemurnian dan kepolosan, sedangkan biru melambangkan kewaspadaan, ketekunan, dan keadilan.

Selain bendera nasional, setiap negara bagian memiliki benderanya sendiri. Cabang-cabang militer Amerika Serikat juga memiliki bendera masing-masing.

Selandia Baru: warisan kolonial dan identitas Māori

Bendera nasional Selandia Baru menampilkan latar biru, Union Jack di kiri atas, dan empat bintang di sisi kanan. Warna biru berasal dari panji Skuadron Biru Angkatan Laut Kerajaan, sementara Union Jack menandai asal-usul historisnya sebagai koloni dan wilayah kekuasaan Inggris.

Empat bintang itu menekankan lokasi Selandia Baru di Samudra Pasifik Selatan. Di samping itu, ada bendera Māori yang mencerminkan warisan adat bangsa dan dikibarkan saat Hari Waitangi serta acara budaya penting lainnya.

Bendera Māori memakai warna hitam, putih, dan merah. Simbol itu melambangkan hak-hak penduduk asli Māori dan hubungan mereka dengan tanah.

Kanada: pemersatu nasional dan penanda provinsi

Kanada dikenal lewat bendera Maple Leaf yang diresmikan pada 1965. Bendera ini memakai warna merah, kotak putih, dan daun maple merah sebagai lambang nasional yang paling mudah dikenali.

Meski begitu, masing-masing provinsi di Kanada juga punya bendera sendiri. Bendera provinsi mewakili sejarah dan identitas unik wilayah-wilayah Kanada, sehingga bendera nasional dan bendera provinsi berjalan dengan fungsi yang berbeda.

Afrika Selatan: simbol persatuan dan keberagaman regional

Bendera nasional Afrika Selatan diadopsi pada 1994. Desainnya memuat warna merah, putih, hijau, biru, kuning, dan hitam, dengan bentuk Y di tengah yang diartikan sebagai pertemuan berbagai elemen masyarakat Afrika Selatan.

Setiap warna juga membawa makna tersendiri. Merah melambangkan pertumpahan darah dan pengorbanan, putih merujuk pada orang Eropa serta perdamaian, hijau melambangkan kesuburan tanah, kuning menandakan emas atau kekayaan alam, hitam melambangkan penduduk asli, dan biru menggambarkan langit serta kesempatan tak terbatas.

Selain bendera nasional, Afrika Selatan juga memiliki banyak bendera regional yang boleh dikibarkan. Bendera-bendera itu mencerminkan sejarah Afrika Selatan yang multikultural dan kompleks.

Spanyol: negara terdesentralisasi dengan bendera daerah

Bendera nasional Spanyol terdiri dari tiga garis horizontal, merah di atas, kuning di tengah, dan merah di bawah. Di bagian tengah, warna kuning menampilkan lambang negara yang memuat simbol kerajaan bersejarah Spanyol dan Pilar-pilar Hercules.

Selain bendera nasional, ada bendera daerah untuk 17 komunitas otonom Spanyol. Bendera-bendera itu mewakili identitas budaya yang unik dan dikibarkan di samping bendera nasional.

Keberadaan bendera daerah memperlihatkan struktur pemerintahan Spanyol yang terdesentralisasi. Setiap daerah memiliki otonomi sendiri dan menampilkan identitasnya melalui simbol resmi yang berbeda.

Australia: simbol nasional dan pengakuan untuk penduduk asli

Bendera nasional Australia menampilkan Union Jack, Commonwealth Star, dan Southern Cross. Di samping bendera nasional, Australia juga mengakui dua bendera penting lainnya secara nasional.

Bendera Aborigin memakai hitam, merah, dan kuning untuk mewakili masyarakat adat. Bendera Torres Strait Islander menampilkan hijau, biru, dan hitam dengan dhari putih yang melambangkan Penduduk Kepulauan Selat Torres.

Keduanya merupakan bendera resmi Australia dan kerap dikibarkan bersama bendera nasional. Praktik itu menunjukkan pengakuan terhadap penduduk asli dan menegaskan bahwa satu negara bisa memiliki lebih dari satu simbol kebangsaan yang sah.

Source: www.idntimes.com

Terkait