OpenAI Terapkan Fitur Prediksi Usia di ChatGPT untuk Batasi Akses Pengguna di Bawah 18 Tahun

Author: Qoo Media

OpenAI akan menghadirkan fitur baru yang memungkinkan ChatGPT memperkirakan usia pengguna untuk meningkatkan keamanan terutama bagi anak di bawah umur. Fitur bernama "Age Predictions" ini pertama kali akan diluncurkan di wilayah Uni Eropa sebagai bagian dari upaya OpenAI melindungi pengguna muda dari konten sensitif dan berpotensi membahayakan.

Model AI ini akan menganalisis berbagai indikator akun, termasuk usia yang diisi pengguna, jam aktif, dan pola penggunaan untuk menilai kemungkinan pengguna berusia di bawah 18 tahun. Bila ChatGPT mendeteksi indikasi tersebut, sistem akan secara otomatis membatasi akses pengguna ke konten yang dianggap tidak pantas seperti kekerasan grafis, tantangan berbahaya, atau konten yang mempromosikan standar kecantikan ekstrem serta body shaming.

Mekanisme Kerja dan Batasan Fitur

OpenAI menyatakan bahwa Age Predictions bukanlah teknologi yang sempurna dan akurasinya masih dioptimalkan secara bertahap. Meski begitu, pengguna yang dirasa salah dikenakan pembatasan usia dapat mengajukan verifikasi menggunakan layanan Persona, sebuah sistem verifikasi identitas yang aman melalui foto selfie. Langkah ini memungkinkan pengguna membuktikan usia mereka sehingga pembatasan dapat dicabut secara cepat dan transparan.

Fitur ini juga terinspirasi oleh pendekatan serupa yang sebelumnya diterapkan Google pada platform YouTube. Dengan langkah ini, OpenAI memperkuat komitmennya dalam memberikan pengalaman AI yang lebih aman dan bertanggung jawab bagi kalangan muda sekaligus meminimalisir risiko eksploitasi konten negatif.

Kontrol Orang Tua untuk Akun Remaja

Sebagai bagian dari keamanan tambahan, OpenAI menghadirkan kontrol khusus bagi orang tua untuk mengatur pengalaman AI anak mereka. Orang tua dapat menentukan waktu "quiet hours" dimana akses ke ChatGPT untuk akun remaja akan dibatasi dan tidak dapat digunakan di luar jam-jam tersebut. Fitur ini membantu mengelola penggunaan AI agar tidak berlebihan atau mengganggu aktivitas lain.

Selain itu, orang tua bisa mengontrol informasi apa yang diingat oleh ChatGPT terkait anak mereka serta melakukan pembatasan terhadap pelatihan model berbasis interaksi anak. OpenAI juga menyediakan opsi notifikasi otomatis jika ditemukan tanda-tanda "distress akut" atau gangguan emosional pada perilaku anak saat menggunakan layanan. Pendekatan ini memungkinkan pengawasan yang lebih aktif dan responsif terhadap kesejahteraan mental pengguna muda.

Peluncuran dan Pengembangan Berkelanjutan

OpenAI menyatakan fitur Age Predictions akan dijalankan secara bertahap dimulai dari wilayah Uni Eropa dalam beberapa minggu ke depan guna memenuhi regulasi regional. Perusahaan berkomitmen untuk melakukan pengujian dan penyempurnaan terus-menerus demi menjaga keseimbangan antara keamanan dan kemudahan akses. Hal ini juga selaras dengan rencana mereka memperkenalkan model berbayar baru serta iklan yang lebih relevan dan tidak mengganggu pembicaraan pengguna di platform ChatGPT.

Langkah ini memperlihatkan keseriusan OpenAI dalam menyesuaikan teknologi AI dengan kebutuhan saat ini yang semakin menuntut tata kelola etis dan tanggung jawab sosial, khususnya dalam menghadapi pengguna generasi muda yang masih rentan terhadap konten tidak sehat.

Daftar fitur utama Age Predictions dan kontrol orang tua:

  1. Prediksi usia berdasarkan data pola penggunaan dan waktu aktif.
  2. Pembatasan otomatis konten sensitif untuk pengguna di bawah 18 tahun.
  3. Verifikasi usia cepat melalui layanan Persona dengan selfie.
  4. Penentuan "quiet hours" oleh orang tua untuk membatasi akses.
  5. Kontrol orang tua atas informasi yang disimpan dan pelatihan AI.
  6. Notifikasi otomatis jika terdeteksi tanda-tanda distress pada pengguna muda.

Melalui inovasi ini, OpenAI berharap dapat menjadikan ChatGPT lebih ramah keluarga dan aman digunakan oleh semua kalangan usia, terutama demi mendukung ekosistem digital yang sehat bagi generasi penerus. Penggunaan AI yang bertanggung jawab kini bukan hanya soal fitur canggih, melainkan juga perlindungan nyata terhadap risiko yang dihadapi pengguna muda di era teknologi cerdas.

Terbaru