
Komunal Group berhasil menutup tahun 2025 dengan stabilitas kinerja yang terjaga dan pertumbuhan yang positif. Sebagai perusahaan fintech terintegrasi di Indonesia, Komunal Group membuktikan perannya melalui dua ekosistem utama, yaitu DepositoBPR by Komunal dan Komunal P2P, yang bersama-sama memperkuat inklusi keuangan nasional secara aman dan transparan.
Sepanjang tahun ini, Komunal P2P telah menyalurkan pinjaman usaha senilai lebih dari Rp600 miliar kepada lebih dari 500 pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Total penyaluran pinjaman sejak berdiri hingga akhir 2025 mencapai Rp6,2 triliun. Strategi diversifikasi portofolio penerima pinjaman yang diterapkan Komunal P2P juga terbukti efektif, dengan setiap borrower tidak mengambil porsi lebih dari 5% dari total portofolio sehingga risiko tersebar merata.
Kinerja Pembiayaan UMKM yang Stabil
Tingkat Net NPL (Non-Performing Loan) Komunal P2P tercatat stabil di angka 7% hingga 9%, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri BPR yang berada pada angka 11,91% berdasarkan data OJK per Maret 2025. Hal ini menunjukkan bahwa Komunal menerapkan manajemen risiko yang prudent serta pendekatan pengelolaan risiko yang transparan dan efektif.
Pertumbuhan DepositoBPR yang Konsisten
Sementara itu, DepositoBPR by Komunal berhasil menyalurkan dana deposito hingga total Rp25,7 triliun sejak berdiri. Sepanjang tahun 2025, penyaluran dana deposito meningkat 4% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp9,2 triliun. Dana tersebut dikelola oleh lebih dari 160 BPR yang tersebar di lebih dari 80 kabupaten/kota di 21 provinsi, menunjukkan jangkauan yang luas dan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap produk deposito BPR melalui platform ini.
Co-Founder dan CEO Komunal Group, Hendry Lieviant, menyatakan bahwa stabilitas kinerja ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan deposan. Ia menegaskan bahwa fokus utama sepanjang 2025 adalah menjaga kualitas pertumbuhan, tata kelola, dan stabilitas di seluruh lini bisnis fintech ini. Dalam menghadapi dinamika ekonomi, Komunal mengutamakan transparansi dan keandalan layanan agar dapat menjadi mitra terpercaya bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Peran sebagai Fasilitator dan Pendamping
DepositoBPR by Komunal berfungsi sebagai platform aggregator yang mempertemukan deposan dengan BPR secara langsung. Dana deposito ditempatkan oleh deposan langsung ke BPR, sementara pengelolaan dan tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan bank tersebut. Komunal menyediakan layanan pendampingan, khususnya saat deposan membutuhkan klarifikasi terkait proses perbankan, termasuk komunikasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) jika diperlukan. Pendampingan ini meningkatkan rasa aman serta kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi.
Dampak Positif Bagi UMKM dan Masyarakat
Ekosistem Komunal Group, terutama melalui Komunal P2P, turut mendukung pelaku UMKM dengan memberikan akses pembiayaan yang dibutuhkan untuk menjaga kelancaran arus kas dan meningkatkan kapasitas usaha. Dukungan ini penting bagi pengembangan usaha mikro dan kecil agar dapat memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Selain itu, DepositoBPR by Komunal membantu masyarakat untuk mengakses produk deposito dengan bunga kompetitif yang dijamin oleh LPS. Hal ini selain meningkatkan minat investasi juga berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan terkait produk simpanan berjangka di tingkat masyarakat.
Komitmen untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Melangkah ke tahun 2026, Komunal Group bertekad memperkuat sistem internal, tata kelola, dan keberlanjutan dua ekosistem utama mereka. Perusahaan ini akan terus menghadirkan solusi keuangan yang aman, mudah diakses, dan prudent. Hendry menyatakan, “Kami berharap pertumbuhan yang berkelanjutan dapat memberikan dampak positif luas bagi masyarakat, UMKM, dan BPR di Indonesia serta mendukung inklusi keuangan nasional secara menyeluruh.”
Secara keseluruhan, pencapaian Komunal Group selama tahun 2025 menunjukkan bahwa perusahaan ini tidak hanya tumbuh dalam angka, tetapi juga mampu mempertahankan stabilitas dan kualitas kinerja di tengah tantangan ekonomi. Hal ini menjadi sinyal positif bagi industri fintech dan sektor UMKM di Indonesia, yang sangat membutuhkan layanan pembiayaan dan simpanan yang terpercaya dan inklusif.





