Century Aluminum & EGA Bangun Pabrik Peleburan Aluminium Pertama AS Sejak 1980, Kebutuhan Impor Diperkecil

Author: Qoo Media

Century Aluminum Company (CENX) dan Emirates Global Aluminium (EGA) sepakat membangun pabrik peleburan aluminium primer baru di Amerika Serikat. Proyek ini menjadi pabrik peleburan aluminium primer pertama yang dibangun di AS sejak tahun 1980.

Pabrik baru akan berlokasi di Inola, Oklahoma, dan akan beroperasi sebagai perusahaan patungan dengan kepemilikan 60 persen oleh EGA dan 40 persen oleh Century Aluminum. Fasilitas tersebut diprediksi mampu memproduksi 750.000 ton aluminium per tahun, yang akan menggandakan kapasitas produksi aluminium primer AS secara signifikan.

Investasi dalam proyek ini mencapai 4 miliar dolar AS dan diperkirakan menciptakan 1.000 lapangan kerja permanen serta 4.000 pekerjaan selama tahap konstruksi. Pembangunan pabrik ditargetkan dimulai pada akhir 2026, dengan produksi komersial diharapkan berjalan pada akhir dekade ini.

Kemitraan Strategis dan Manfaat Ekonomi

Abdulnasser Bin Kalban, CEO Emirates Global Aluminium, menyatakan bahwa kemitraan ini menjadi tonggak penting bagi masa depan industri aluminium Amerika dan kedua perusahaan. Ia menekankan sinergi modal, teknologi, dan keahlian global EGA dengan pengalaman Century dalam industri aluminium.

Senada, CEO Century Aluminum, Jesse Gary, menyebut kolaborasi ini menghadirkan teknologi peleburan kelas dunia serta keunggulan konstruksi untuk memperkuat produksi aluminium domestik. Saat ini, sekitar 85 persen kebutuhan aluminium industri Amerika masih berasal dari impor. Pabrik ini diharapkan memperluas pasokan aluminium primer lokal sekaligus memperkuat tenaga kerja di sektor tersebut.

Teknologi dan Lokasi Strategis

Pabrik di Inola akan menggunakan teknologi EX mutakhir dari EGA, yang merupakan teknologi peleburan aluminium terbaru dan tercanggih yang pernah diimplementasikan di AS. Dengan teknologi ini, proses produksi diprediksi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Lokasi pabrik berada di kawasan industri Tulsa Port of Inola, yang memiliki akses mudah ke jalur kereta api, transportasi tongkang, serta jalur air global melalui Sistem Navigasi Sungai McClellan-Kerr Arkansas. Fasilitas ini mendukung distribusi aluminium yang optimal ke berbagai pasar nasional maupun internasional.

Respons Pemerintah dan Dampak Regional

Gubernur Oklahoma, Kevin Stitt, menyambut baik rencana pembangunan pabrik ini pada Mei tahun lalu. Ia menyebut investasi ini sebagai langkah monumental bagi negara bagian dan mengapresiasi potensi dampak jangka panjang terhadap ekonomi lokal dan lapangan kerja.

Proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Oklahoma sebagai pusat industri aluminium di Amerika Serikat. Selain itu, kehadiran pabrik baru akan mendukung upaya Amerika Serikat dalam menekan ketergantungan impor aluminium primer dan meningkatkan ketahanan industri nasional.

Fakta Kunci Proyek Peleburan Aluminium Inola

  1. Lokasi: Tulsa Port of Inola, Oklahoma.
  2. Kapasitas produksi: 750.000 ton aluminium per tahun.
  3. Kepemilikan: 60% Emirates Global Aluminium, 40% Century Aluminum.
  4. Nilai investasi: 4 miliar dolar AS.
  5. Lapangan kerja: 1.000 pekerjaan permanen dan 4.000 selama konstruksi.
  6. Teknologi: Teknologi EX terbaru dari EGA.
  7. Jadwal konstruksi: Mulai akhir 2026.
  8. Target operasional: Akhir dekade ini.

Proyek ini menandai era baru bagi industri aluminium di Amerika Serikat dengan kehadiran fasilitas peleburan primer yang modern dan berkapasitas tinggi. Selain berkontribusi pada peningkatan produksi domestik, pabrik ini diharapkan menjadi pusat inovasi dan pengembangan teknologi aluminium di kawasan.

Kesepakatan antara Century Aluminum dan Emirates Global Aluminium tersebut mencerminkan tren global memperkuat industri dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan baku strategis. Implementasi proyek ini akan menjadi contoh penting kolaborasi internasional dalam sektor manufaktur dan industri bahan dasar.

Terbaru